<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932</id><updated>2011-10-14T15:12:35.689+07:00</updated><category term='Tausiyah Singkat'/><category term='Artikel Bebas'/><category term='Uswah'/><category term='Resensi'/><category term='Artikel Ramadhan'/><category term='Artikel Islami'/><category term='Suami Istri'/><title type='text'>Liqo'at Online</title><subtitle type='html'>Sesungguhnya manusia itu dalam kerugian, kecuali mereka yang saling mengingatkan dalam kebenaran &amp;amp; kebaikan ^_^</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>42</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-5639704816522082254</id><published>2011-04-21T11:38:00.006+07:00</published><updated>2011-04-21T11:57:02.085+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Suami Istri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><title type='text'>Istrimu Bukan Pembantu</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt; Beberapa waktu lalu, saya membaca artikel dari teman facebook yang membuat saya mengerti akan apa artinya tanggung jawab dan keikhlasan. Menurut teman saya yang telah mendengarkan pengajian shubuh di salah satu siaran TV swasta beberapa tahun lalu yang isi dari ceramah tersebut adalah tentang diantara kewajiban seorang suami adalah memberikan nafkah kepada keluarga berupa sandang, pangan dan papan (tempat tinggal)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah penjabaran mengenai isi ceramah yang beliau ikuti di pengajian shubuh tersebut : &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sandang&lt;/span&gt;, seorang suami berkewajiban memberikan sandang kepada keluarga tentu sandang/pakaian yg sesuai syariat. Nah, tentu sang istri atau anak menginginkan setiap kali diberi nafkah sandang selalu dalam kondisi bersih. Kalau suami harus membelikan pakaian yang baru setiap hari untuk keluarga tentu hal ini akan berat, jadi agar pakaian yg dinafkahkan ke keluarga menjadi bersih, maka harus diCUCI, jadi kesimpulannya MENCUCI adalah kewajiban SUAMI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pangan&lt;/span&gt;, tentu keluarga jika diberi nafkah oleh seorang kepala keluarga (suami) menginginkan makanan yang matang bukan makanan mentah, agar makanan tersebut matang maka harus dimasak, jadi MEMASAK adalah kewajiban seorang SUAMI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Papan&lt;/span&gt; (Membersihkan rumah), seorang istri dan anak jika diberi nafkah oleh seorang suami atau ayah tentu menginginkan rumah yang bersih, maka MEMBERSIHKAN RUMAH adalah kewajiban SUAMI. (Serentak Bapak2 cemberut, xixixii...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Ustadz bertanya kepada ibu2, "Buu... Ibu pengen masuk surga?"&lt;br /&gt;Lalu dijawab serentak "Ingiiiiiiiinnnnn".&lt;br /&gt;Baik saya beri jalannya.&lt;br /&gt;Nabi Muhammad SAW bersabda : "Jika seorang istri mau memasak untuk suami dan keluarga, mau mencucikan pakaian suami dan keluarga, dan mau menjaga rumah, maka akan dibukakan 7 (tujuh) pintu surga baginya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 3 kewajiban ini bisa menjadikan suatu keharmonisan dalam rumah tangga.&lt;br /&gt;Ketika suami melihat pakaian kotor, sang suami berkata : "Ohh... Ini kewajibanku menafkahi sandang yang bersih"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika sang istri melihat pakaian kotor, ia pun berkata "Oh... Ini ladang surga"&lt;br /&gt;Akhirnya baik suami atau istri mencuci bersama dengan niat yang ikhlas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika nabi Muhammad SAW pulang ke rumah kemudian tidak dijumpainya makanan, maka tanpa berkata apa2 beliau langsung menyingsingkan lengan bajunya untuk memasak.&lt;br /&gt;Dirumah banyak ladang amal, surganya wanita adalah dirumah, ada kesempatan, jangan kesempatan ini kita berikan semuanya kepada pembantu/khadimat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kalau pun saat ini ibu-ibu melakukannya, niatkan ibadah dan jangan lupa, lakukan dengan ikhlas. Walau sebenarnya itu bukan kewajiban. Semoga Allah SWT memberikan pahala yang teramat besar buat para ibu sekalian.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-5639704816522082254?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/5639704816522082254/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=5639704816522082254' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/5639704816522082254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/5639704816522082254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2011/04/istrimu-bukan-pembantu.html' title='Istrimu Bukan Pembantu'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-5289520467126613165</id><published>2011-04-20T13:33:00.002+07:00</published><updated>2011-04-20T13:48:13.812+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tausiyah Singkat'/><title type='text'>Alhamdulillah... Welcome Back ^_^</title><content type='html'>Bismillahirahmanirrahiim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekian lama blog ini ga di update, so untuk update pertama (lagi) kita tafakur dulu yuk!! &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hitunglah nikmat Tuhanmu. Sungguhkah kau sanggup menghitungnya?&lt;br /&gt;Lalu mengapa kamu masih saja bersedih hati ketika ujian-Nya menghampirimu.&lt;br /&gt;Mengapa pulakau masih saja dilalaikan oleh mereka yang fana?&lt;br /&gt;Bukankah janji Allah itu pasti?&lt;br /&gt;Maka janji mana yang akan kau pilih?&lt;br /&gt;Khusyuk dalam ketaatan pada-Nya ataukah terlena dalam kelalaian akan cinta-Nya?&lt;br /&gt;Malulah pada Dia yang selalu menatap, malulah pada mereka yang mencatat di sisi kanan kirimu. Sesungguhnya apapun yang kita lakukan akan dimintai pertanggung jawabannya.&lt;br /&gt;Sikapmu saat ini menentukan nasibmu di akhir. Selamat memilah milih tindakan yang akan kau lakukan. ^_^&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-5289520467126613165?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/5289520467126613165/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=5289520467126613165' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/5289520467126613165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/5289520467126613165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2011/04/alhamdulillah-welcome-back.html' title='Alhamdulillah... Welcome Back ^_^'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-5310539811951436145</id><published>2009-07-01T12:02:00.000+07:00</published><updated>2009-07-01T12:04:23.910+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><title type='text'>Kesempurnaan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Seorang murid bertanya pada gurunya:&lt;br /&gt;“Guru, saya tahu bahwa Allah menciptakan manusia sebagai makhluk yang paling sempurna karena hanya manusia yang dikaruniai nafsu, akal, dan hati dalam satu tubuh. Yang ingin saya tanyakan, kesempurnaan apalagi yang ada pada manusia?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang guru menjawab:&lt;br /&gt;“Saudaraku, tak perlu kau memikirkan yang terlalu rumit. Karena banyak hal-hal sederhana di sekelilingmu yang bisa menjelaskan pertanyaanmu. Bukankah Allah berfirman bahwa jika kau ingin mengenalNya, kau harus mengenal dirimu sendiri terlebih dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah dirimu. &lt;span class="fullpost"&gt; Bukankah Allah meletakkan otak lebih tinggi daripada mata? Itu berarti kau harus lebih banyak berpikir daripada melihat. Berapa banyak ayat yang difirmankan Allah yang menyebutkan bahwa mengapa manusia tidak berpikir, atau menyebutkan bahwa kebesaran Allah hanya dipahami oleh orang yang berakal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah dirimu, mata lebih tinggi daripada telinga. Itu berarti kau harus lebih banyak melihat daripada mendengar. Bukankah banyak ayat yang difirmankan Allah bahwa banyak manusia yang tidak melihat kebesaran Allah. Atau lihatlah langit apakah kau melihat ada retak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah dirimu. Mulutmu terletak lebih rendah daripada telinga. Itu berarti kau harus lebih sedikit berbicara, lebih banyak mendengar. Karena mulut adalah sumber penyakit, baik fisik maupun hati. Lebih baik kau mendengar nasehat orang atau mendengar lantunan ayat Al-Quran. Atau gunakanlah mulutmu untuk berdzikir, atau membaca Al-Quran, atau untuk saling menasehati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebabnya mengapa kepala berada di posisi paling tinggi, dan nafsu berada di posisi paling rendah. Di antaranya ada hati yang bolak-balik antara kefasikan dan ketakwaan. Maka gunakanlah hatimu untuk memahami ayat-ayat Allah jika kau ingin menjadi hambaNya yang bertakwa. Maka manakah yang akan kau pilih, berjalan tegak dengan kepala di atas, sesuai dengan fitrah manusia, dengan banyak menggunakan akalmu ataukah berjalan dengan kepala sejajar dengan nafsumu, seperti binatang ternak, karena kau mengutamakan nafsumu daripada akalmu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sang murid pun menunduk dan menyadari bahwa selama ini tak pernah terpikirkan olehnya mengapa kepalanya berada di posisi paling tinggi, dan nafsunya berada di posisi paling rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka jahanam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati tapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tapi) tidak digunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah) dan mereka mempunyai telinga (tapi) tidak digunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu seperti binatang ternak bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.” [QS. Al A'raaf:179] &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-5310539811951436145?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/5310539811951436145/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=5310539811951436145' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/5310539811951436145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/5310539811951436145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2009/07/kesempurnaan.html' title='Kesempurnaan'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-3471579733708329790</id><published>2009-06-20T14:37:00.001+07:00</published><updated>2009-06-20T14:39:42.989+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><title type='text'>Mensyukuri Yang Sedikit</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Orang yang tidak pernah memuji Allah atas nikmat air dingin yang bersih dan segar, ia akan lupa kepada-Nya jika mendapatkan istana yang indah, kendaraan yang mewah, dan kebun-kebun yang penuh buah-buahan yang ranum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang tidak pernah bersyukur atas sepotong roti yang hangat, tidak akan pernah bisa mensyukuri hidangan yang lezat dan menu yang nikmat. Orang yang tidak pernah bersyukur dan bahkan kufur tidak akan pernah bisa membedakan antara yang sedikit dan yang banyak. Tapi ironisnya, tak jarang orang-orang seperti itu yang pernah berjanji kepada Allah bahwa ketika nanti Allah menurunkan nikmat kepadanya dan menyirami mereka dengan nikmat-nikmat-Nya maka mereka akan bersyukur, memberi dan bersedekah.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, di antara mereka ada orang yang telah berikrar kepada Allah, “Sesungguhnya jika Allah memberikan sebahagian karunia-Nya kepada kami, pastilah kami akan bersedekah dan pastilah kami termasuk orang-orang yang saleh. Maka setelah Allah memberikan kepada mereka sebahagian dari karunia-Nya, mereka kikir dengan karunia itu, dan berpaling, dan mereka memanglah orang-orang yang selalu membelakangi (kebenaran).” (QS At-Taubah: 75-76)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari kita banyak melihat manusia model ini. Hatinya hampa, pikirannya kotor, perasaannya kosong, tuduhannya kepada Rabbnya selalu yang tidak senonoh, yang tidak pernah memberi karunia yang besarlah, tidak pernah memberinya rezkilah, dan yang lainnya. Dia mengucapkan itu ketika badannya sangat sehat dan serba kecukupan. Dalam kemudahan yang baru seperti itu saja, dia sudah tidak bersyukur. Lalu bagaimana jika harta yang melimpah, rumah yang indah, dan istana yang megah telah menyita waktunya? Yang pasti dia akan lebih kurang ajar dan akan lebih banyak durhaka kepada Rabbnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang bertelanjang kaki, karena tidak punya alas kaki mengatakan, “Saya akan bersyukur jika Rabbku memberiku sepatu.” Tapi orang yang telah memiliki sepatu akan menangguhkan syukurnya sampai dia mendapatkan mobil mewah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang ajar sekali. Kita mengambil kenikmatan itu dengan kontan, namun mensyukurinya dengan mencicil. Kita tak pernah bosan mengajukan keinginan-keinginan kita, tapi perintah-perintah Allah yang ada di sekeliling kita lamban sekali dilaksanakan. (Aidh Al-Qarni)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu'alam Bis Showab&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-3471579733708329790?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/3471579733708329790/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=3471579733708329790' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/3471579733708329790'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/3471579733708329790'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2009/06/mensyukuri-yang-sedikit.html' title='Mensyukuri Yang Sedikit'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-4348542843880761119</id><published>2009-05-05T10:30:00.001+07:00</published><updated>2009-06-20T11:12:13.321+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><title type='text'>Cinta Mereka Yang Luar Biasa</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Salman Al-Farisi demi cintanya kepada kebenaran. Ia rela mencari agama yang sanggup mencerahkan pikiran dan mengobati kegundahan jiwanya. From Persia With Love. Boleh dibilang Salman al-Farisi begitu. Sebab, dengan cinta di dada untuk mencari kebenaran, beliau rela jauh-jauh dari Persia berkelana sampe terdampar di Madinah. Bertemu Rasul dan masuk Islam. Kecintaannya kepada Islam mengalahkan kepercayaannya sebagai kaum penyembah api dan manusia. Yes, Salman meninggalkan agama Majusi dan Nashrani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenal dengan Mush’ab bin ‘Umair? Duh, sahabat Rasulullah saw. yang satu ini ridho meninggalkan istana megahnya demi cinta kepada Islam. Rela mencampakkan pakaian indah dan gelimang harta. Islam, mampu menenggelamkan segala kenikmatan dunia lainnya. Mush'ab bin ‘Umair adalah orang pertama yang diutus Rasulullah saw. untuk membacakan Al-Quran, mengajarkan Islam, dan memberi pemahaman agama kepada masyarakat Madinah. Mush'ab menemani 12 orang laki-laki Madinah setelah Bai'at ‘Aqabah pertama. &lt;span class="fullpost"&gt; Alhamdulillah, Islam kemudian tersebar cepat di Madinah hanya dalam kurun waktu tiga tahun, hingga membuat Rasulullah saw. gembira dan memikirkan untuk hijrah ke sana sekaligus menerapkan Islam sebagai ideologi negara. Subhanallah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah jika cinta sudah terpatri kuat di hati. Islam memang layak kita cintai, kita bela, dan kita perjuangkan. Drama kehidupan bersama Islam yang dimainkan para sahabat Rasulullah saw. dalam membela Allah, Rasul-Nya, dan tentunya juga Islam sungguh sangat mengagumkan. Suatu ketika Zaid bin Datsinah bersama lima sahabat lainya diutus Rasulullah menemani sekelompok kecil kabilah untuk mengajarkan Islam ke kabilah yang bertetangga dengan Bani Hudzail tersebut. Waktu itu, negara Islam sudah berdiri. Kejadiannya pasca Perang Uhud. Sayangnya, enam utusan Rasulullah saw. itu dikhianati. Tiga di antaranya syahid. Tiga lagi menjadi tawanan dan dijadikan budak untuk dijual (termasuk Zaid bin Datsinah). Waktu itu, Zaid hendak dibeli oleh Shafwan bin Umayyah, untuk kemudian dibunuh sebagai balasan atas kematian ayahnya, Umayyah bin Khalaf yang tewas di tangan kaum Muslimin saat Perang Badar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaid ditanya oleh Abu Sufyan: “Hai Zaid, aku telah mengadukanmu kepada Allah. Sekarang, apakah engkau senang Muhammad berada ditangan kami menggantikan tempatmu, lalu engkau memenggal lehernya dan engkau kembali kepada keluargamu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Demi Allah!” jawab Zaid lantang, “Aku tidak rela Muhammad menempati suatu tempat yang akan dihantam jerat yang menyiksanya, sementara aku duduk-duduk dengan keluargaku.” Abu Sufyan sangat terkesan dengan kata-kata Zaid. Bibirnya menyungingkan senyuman sinis sambil berkata, “Aku tidak pernah melihat seseorang yang mencintai sahabatnya seperti kecintaan sahabat-sahabat Muhammad.” kata Abu Sufyan geram ditengah kekagumannya. Kemudian, Zaid pun dibunuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, ini memang bukan cinta biasa. Membela dan memperjuangkan Islam, sebagai bentuk kecintaan kepada agama Allah ini, membuat Khubaib, temannya Zaid yang juga diutus Rasulullah dalam misi tersebut, rela melepaskan nyawanya. Sebelum syahid, beliau memandang musuh-musuh Allah dengan marah sambil meneriakkan doa: “Ya Allah, sesungguhnya telah sampai kepada kami risalah Rasul-Mu, maka besok sampaikan kepadanya apa yang membuat kami demikian. Ya Allah, hitunglah (bilangan) mereka (dan lemparkan mereka) berkali-kali, bunuhlah mereka dengan sekali lumat, dan janganlah Engkau biarkan mereka hidup seorang pun dari mereka!” Mendengar teriakan Khubaib, mereka menjadi gemetar. Dengung suara itu seolah merobek-robek nyawa mereka. Kemudian, Khubaib pun dibunuh. Itu baru sahabat Rasulullah saw. bagaimana dengan ummat Islam kini? Ini salah satu kisahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di perbatasan Gaza, tersengguk, disekanya tetes-tetes yang menggenang dipelupuk kedua mata. Bukan! Bukan tangis kedukaan! Tetapi keterharuan yang memuncak dalam impian akan perjumpaan dengan wajah Kekasih yang dirindukan. Diucapkannya basmalah, dan ditanggalkannya berlapis-lapis riya’ yang mungkin masih terpasung di alam bawah sadarnya. Bangkit ia bergegas menyambut seruan Tuhan, dan menggumam perlahan, “Ini untuk ayah-bundaku, adik-kakak-ku, teman-teman seperjuanganku, untuk Al Aqsho, untuk Palestina, untuk Al Islam!”. Mengeras rahangnya menahan degup dendam suci atas tercabiknya tanah kehormatan. Berkilat mata elangnya menyiratkan tekad penuh kesungguhan dan keberanian tak kenal gentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam I'm in Love. Mengendap. Berkelibat di bawah bayang-bayang purnama yang tersaput awan. Begitu mudah memasuki perbatasan yang dijaga ketat budak-budak hina, sosok-sosok kera berwujud manusia. Aman sudah. Dan… “Dduuaaaarrrrrr!!!!!”. Jasad itu musnah sudah. Namun ruhnya melayang mengangkasa, dijemput cantik bidadari yang tak sempat ditemuinya di dunia. Subhanallah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan Rasulullah saw.? Aisyah ra. bercerita tentang Rasulullah saw. setelah didesak oleh Abdullah bin Umar. Apa yang diceritakan Ummul Mukminin Aisyah ra? Beliau menceritakan sepotong kisah bersama Rasulullah saw. (Tafsir Ibnu Katsir I: 1441) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu malam, ketika dia (Rasulullah) tidur bersamaku dan kulitnya sudah bersentuhan dengan kulitku, dia berkata, “Yaa Aisyah, izinkan aku beribadah kepada Rabbku.”&lt;br /&gt;Aku berkata, “Aku sesungguhnya senang merapat denganmu, tetapi aku senang melihatmu beribadah kepada Rabbmu.”&lt;br /&gt;Dia bangkit mengambil gharaba air, lalu berwudhu. Ketika berdiri shalat, kudengar dia terisak-isak menangis. Kemudian dia duduk membaca al-Quran, juga sambil menangis sehingga air matanya membasahi janggutnya, ketika dia berbaring, air matanya mengalir lewat pipinya mambasahi bumi di bawahnya. Pada waktu fajar, Bilal datang dan masih melihat Nabi saw. Menangis.&lt;br /&gt;“Mengapa Anda menangis, padahal Allah ampuni dosa-dosamu yang telah lalu dan yang kemudian?” tanya Bilal&lt;br /&gt;“Bukankah aku belum menjadi hamba yang bersyukur. Aku menangis karena malam tadi turun ayat Ali Imran 190-191. Celakalah orang yang membaca ayat ini dan tidak memikirkannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi cintanya kepada Allah, dan juga agama ini, Rasulullah saw. sanggup mengesampingkan kenikmatan-kenikmatan lainnya. Subhanallah…&lt;br /&gt;Sekali lagi, ini bukan cinta biasa! Islam, I’m in Love.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Wa Allahu 'Alam Bis Showab&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-4348542843880761119?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/4348542843880761119/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=4348542843880761119' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/4348542843880761119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/4348542843880761119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2009/05/cinta-mereka-yang-luar-biasa.html' title='Cinta Mereka Yang Luar Biasa'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-5989483155401740799</id><published>2009-04-12T17:26:00.005+07:00</published><updated>2009-06-20T11:14:10.939+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><title type='text'>Undzur Ma Qoola Walaa Tandzur Man Qoola</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Dengar apa yang dikatakannya dan jangan lihat siapa yang mengatakannya. Satu ungkapan lama dari ulama yang sejatinya dimaknai agar kita bersikap kritis terhadap setiap perkataan orang, disisi lain tidak mengambil kebenaran hanya karena memandang kedudukan, status orang yang mengatakannya. Namun, sejalan dengan beragam pemikiran manusia, beragam pula interpretasi terhadap ungkapan tersebut hingga satu titik interpretasi sederhana bahwa tidak perlu melihat siapa yang mengatakannya, karena yang penting adalah apa yang dikatakan orang tersebut. Satu interpretasi yang salah yang terus bergulir yang kemudian tidak jarang dijadikan alasan pembenaran bagi seorang juru dakwah (da’i) untuk tidak tampil dengan penampilan terbaiknya, karena baginya yang penting apa yang akan disampaikannya penuh nilai dan berbobot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tentu pernah melihat tukang obat yang beraksi di tengah keramaian, meski tak pernah belajar teori komunikasi, apalagi kuliah strata satu di fakultas ilmu komunikasi, tapi memiliki kemampuan untuk menyedot perhatian orang banyak hingga rela berdiri untuk sekian lama memperhatikan cuap-cuap si tukang obat. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; Jual obat belakangan, yang penting orang senang dulu dan betah untuk berlama-lama bersamanya. Bisa jadi kita juga semua tahu bahwa obat yang dijual masih perlu dipertanyakan kualitasnya, juga kemanjurannya, tapi pernahkah Anda mempertanyakan pada diri sendiri, kenapa Anda mau berhenti sejenak untuk memperhatikan tukang obat itu sendiri. Dan tidak jarang, pada akhirnya, ada yang membeli obat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap marketing yang handal dan pengalaman, tentu sangat mengerti jawabannya. Prinsip dasar yang dipegang selama ini dalam menentukan keberhasilan marketing adalah “The singer not the song”. Pada umumnya, keputusan untuk membeli suatu barang sangat ditentukan oleh emosi si pembeli. Termasuk misalnya, pembeli merasa senang, suka ataupun sebaliknya terhadap penjual. Setiap penjual yang baik, biasanya memulai dengan dan mampu untuk “menjual” dirinya terlebih dulu sebelum menjual produk. Syukurnya, dalam kerangka budaya masyarakat Indonesia pada umumnya masih lebih berorientasi pada “siapa yang berbicara”. Sebagai contoh lagu dan penyanyi misalnya, orang kita masih memandang penyanyinya, bukan lagunya. Coba Anda perhatikan di kampung-kampung misalnya, tertulis besar-besar pengumuman, “Hadirilah pagelaran musik, menghadirkan Cucum Cumenah, Artis Top Ibukota”. Anda tidak akan pernah mendapati, judul lagu yang ditulis dalam pengumuman tersebut. Apapun lagunya, kalau yang membawakannya adalah artis top yang sudah kondang dan kesohor bahkan menjadi pujaan, tidak penting lagi apakah lagu tersebut jelek atau bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, sekedar untuk mengembalikan pemahaman sebenarnya dari ungkapan ulama (bukan hadits) di atas, bahwa setiap kita semestinya kritis terhadap apa yang dikatakan orang. Namun jika masih tetap ada yang “keukeuh” menginterpretasikan hal itu sebagai tidak perlu melihat siapa yang mengatakannya, kali ini, seharusnya dipahami bahwa sesungguhnya masyarakat kita sangat betul memperhatikan siapa yang berbicara. Sebagus apapun, sebaik apapun nasihat yang akan anda sampaikan kepada orang lain, luangkan waktu sejenak untuk sekedar memperhatikan penampilan Anda, dan memperbaiki bagian yang kurang sedap dipandang. Dalam pemahaman yang lebih luas, seperti dijelaskan dalam Surat Ash Shaft ayat 2 dan 3, bahwa sebelum mengatakan sesuatu, semestinya kita sudah melakukannya. Sehingga orang lain akan melihat kita sebagai tauladan, bukan sebagai pembual yang hanya pandai mengajak orang, tapi tetap pada keburukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa allahu 'alam bis showab&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-5989483155401740799?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/5989483155401740799/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=5989483155401740799' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/5989483155401740799'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/5989483155401740799'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2009/04/berkata-baik-dan-benar-atau-diam.html' title='Undzur Ma Qoola Walaa Tandzur Man Qoola'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-4443334602886535740</id><published>2009-03-14T13:14:00.003+07:00</published><updated>2009-06-20T11:25:31.096+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resensi'/><title type='text'>Jalan Cinta Para Pejuang</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Salman Al-Farisi memang sudah waktunya menikah. Seorang wanita Anshar yang dikenalnya sebagai wanita mukminah lagi shalihah juga telah mengambil tempat di hatinya. Tentu saja bukan sebagai kekasih. Tetapi sebagai sebuah pilihan dan pilahan yang dirasa tepat. Pilihan menurut akal sehat. Dan pilahan menurut perasaan yang halus, juga ruh yang suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bagaimana pun, ia merasa asing di sini. Madinah bukanlah tempat kelahirannya. Madinah bukanlah tempatnya tumbuh dewasa. Madinah memiliki adat, rasa bahasa, dan rupa-rupa yang belum begitu dikenalnya. Ia berfikir, melamar seorang gadis pribumi tentu menjadi sebuah urusan yang pelik bagi seorang pendatang. &lt;span class="fullpost"&gt; Harus ada seorang yang akrab dengan tradisi Madinah berbicara untuknya dalam khithbah. Maka disampaikannyalah gelegak hati itu kepada sahabat Anshar yang dipersaudarakan dengannya, Abud Darda’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Subhanallaah... wal hamdulillaah...”, girang Abud Darda’ mendengarnya. Mereka tersenyum bahagia dan berpelukan. Maka setelah persiapan dirasa cukup, beriringanlah kedua sahabat itu menuju sebuah rumah di penjuru tengah kota Madinah. Rumah dari seorang wanita yang shalihah lagi bertaqwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Saya adalah Abud Darda’ dan ini adalah saudara saya Salman seorang Persia. Allah telah memuliakannya dengan Islam dan dia juga telah memuliakan Islam dengan amal dan jihadnya. Dia memiliki kedudukan yang utama di sisi Rasulullah Shallallaahu ’Alaihi Wa Sallam, sampai – sampai beliau menyebutnya sebagai ahli bait-nya. Saya datang untuk mewakili saudara saya ini melamar putri Anda untuk dipersuntingnya”, fasih Abud Darda’ bicara dalam logat Bani Najjar yang paling murni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Adalah kehormatan bagi kami”, ucap tuan rumah, ”Menerima Anda berdua, sahabat Rasulullah yang mulia. Dan adalah kehormatan bagi keluarga ini bermenantukan seorang sahabat Rasulullah yang utama. Akan tetapi hak jawab ini sepenuhnya saya serahkan pada puteri kami” Tuan rumah memberi isyarat ke arah hijab yang di belakangnya sang puteri menanti dengan segala debar hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Maafkan kami atas keterusterangan ini”, kata suara lembut itu. Ternyata sang ibu yang bicara mewakili puterinya. ”Tetapi karena Anda berdua yang datang, maka dengan mengharap ridha Allah saya menjawab bahwa puteri kami menolak pinangan Salman. Namun jika Abud Darda’ kemudian juga memiliki urusan yang sama, maka puteri kami telah menyiapkan jawaban mengiyakan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas sudah. Keterusterangan yang mengejutkan, ironis, sekaligus indah. Sang puteri lebih tertarik kepada pengantar daripada pelamarnya! Itu mengejutkan dan ironis. Tapi saya juga mengatakan indah karena satu alasan; reaksi Salman. Bayangkan sebuah perasaan, di mana cinta dan persaudaraan bergejolak berebut tempat dalam hati. Bayangkan sebentuk malu yang membuncah dan bertemu dengan gelombang kesadaran; bahwa dia memang belum punya hak apapun atas orang yang dicintainya. Mari kita dengar ia bicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Allahu Akbar!”, seru Salman, ”Semua mahar dan nafkah yang kupersiapkan ini akan aku serahkan pada Abud Darda’, dan aku akan menjadi saksi pernikahan kalian!” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta tak harus memiliki. Dan sejatinya kita memang tak pernah memiliki apapun dalam kehidupan ini. Salman mengajarkan kita untuk meraih kesadaran tinggi itu di tengah perasaan yang berkecamuk rumit; malu, kecewa, sedih, merasa salah memilih pengantar (untuk tidak mengatakan ’merasa dikhianati’), merasa berada di tempat yang keliru, di negeri yang salah, dan seterusnya. Ini tak mudah. Dan kita yang sering merasa memiliki orang yang kita cintai, mari belajar pada Salman. Tentang sebuah kesadaran yang kadang harus kita munculkan dalam situasi yang tak mudah. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Wa Allahu 'Alam Bis Showab&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-4443334602886535740?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/4443334602886535740/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=4443334602886535740' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/4443334602886535740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/4443334602886535740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2009/03/jalan-cinta-para-pejuang.html' title='Jalan Cinta Para Pejuang'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-2459419959089150496</id><published>2009-02-28T09:58:00.007+07:00</published><updated>2009-06-20T11:20:18.063+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Bebas'/><title type='text'>Awas, Facebook Menjebak Sodara Dalam Term Of Use nya..!!!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernahkah sodara iseng membaca Term of Use, atau bahasa Indonesianya "Ketentuan Pemakaian/Perjanjian penggunaan Facebook (selanjutnya akan saya namakan pesbuk) yang sering sodara gunakan itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, saya dapat email dari temen, untuk mencoba membaca satau persatu pasal apsal yang disodorkan kepada kita, ketika pertama kali menggunakan pesbuk (sodara boleh menolaknya, dan tentunya sodara tidak bisa menggunakan pesbuk).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, setelah saya baca baca, saya menemukan bahwa kita memang harus hati hati bila memposting sesuatu pada pesbuk kita.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini langkahnya:&lt;br /&gt;1. Log in ke pesbuk sodara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Lihat bagin bawah, dengan tulisan kecil kecil tulisan Term, klik tulisan ituh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Sodara akan diantarkan ke halaman Term of Use dari Pesbuk, dan coba baca satu persatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Nah di Term of Use, pada bagian  "User Content Posted on the Site" lihat di alenia kedua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Nah pada alenia kedua sodara akan mendapatkan tulisan ini&lt;br /&gt;“When you post User Content to the Site, you authorize and direct us to make such copies thereof as we deem necessary in order to facilitate the posting and storage of the User Content on the Site. By posting User Content to any part of the Site, you automatically grant, and you represent and warrant that you have the right to grant, to the Company an irrevocable, perpetual, non-exclusive, transferable, fully paid, worldwide license (with the right to sublicense) to use, copy, publicly perform, publicly display, reformat, translate, excerpt (in whole or in part) and distribute such User Content for any purpose, commercial, advertising, or otherwise, on or in connection with the Site or the promotion thereof, to prepare derivative works of, or incorporate into other works, such User Content, and to grant and authorize sublicenses of the foregoing. You may remove your User Content from the Site at any time. If you choose to remove your User Content, the license granted above will automatically expire, however you acknowledge that the Company may retain archived copies of your User Content. Facebook does not assert any ownership over your User Content; rather, as between us and you, subject to the rights granted to us in these Terms, you retain full ownership of all of your User Content and any intellectual property rights or other proprietary rights associated with your User Content.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Coba terjemahkan tulisan diatas tadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Nah, kurang lebihnya, dari tulisan diatas, anda beratrti telah setuju untuk "Saat anda posting sesuatu baik gambar atau apapaun kedalam pesbuk, maka sodara berarti telah mengijinkan pesbuk untuk mengkopi untuk tujuan apapun. dngan memposting sesuatu kedalam pesbuk, maka secara otomatis sodara telah memberikannya pada pesbuk, dimana tidak dapat ditarik kembali, terus menerus, non eksklusip, dapat dipindah tangankan, dianggap lunas dan selesai, untuk dipergunakan dimanapun di seluruh dunia, untuk dikopi, ditampilken pada publik, reformat, dikutip (seluruhnya atau sebagian saja) dan didistribusikan untuk tujuan apapun, secara komersial, iklan dan sebagainya. Jika sodara memutuskan untuk menghapusnya, pesbuk dapat menyimpan kopinya dan mempergunakan untuk tujuan apapun"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Sekarang anda sudah membaca pasal apa/perjanjian apa yang telah sodara setujui, sehingga sodara boleh memakai pesbuk, jadi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KEPUTUSAN DITANGAN ANDA..!!!&lt;/span&gt; Apakah masih mau memposting data data privat di pesbuk dan layanan lainnya tanpa terlebih dahulu membaca perjanjiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Dan yang membuat saya aneh dan CURIGA, kenapa pasal yang saya kutip diatas, ketika saya mau mencoba mengeprint nya langsung dari Firefox saya, maka pasal tersebut tidak bisa tercetak????? dan hanya tercetak 2 lembar dengan pasal pasal atau bagian bagian yang tidak krusial????? jadi????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo mau mencoba, Silahkan..!!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-2459419959089150496?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/2459419959089150496/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=2459419959089150496' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/2459419959089150496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/2459419959089150496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2009/02/awas-facebook-menjebak-sodara-salam.html' title='Awas, Facebook Menjebak Sodara Dalam Term Of Use nya..!!!'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-6931739596361084451</id><published>2009-02-27T17:24:00.002+07:00</published><updated>2009-06-20T11:26:50.175+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uswah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><title type='text'>Sentuhan Sang Kuli Pasar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kuli angkut itu terus berjalan memanggul beban. Memanggul dan memanggul. Di pasar Baghdad, di tepian sungai Dajlah yang membelah kota peradaban itu, ia mencari hidup. Bila dhuha menyingsing, ia berhenti sejenak. Pergi ke tepian sungai untuk berwudhu. Lalu shalat dhuha, memohon kepada Allah Yang Maha Meneguhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai shalat ia melanjutkan kerjanya. Menjelang dzuhur ia menerima upah yang ia pergunakan untuk membeli roti. Lalu pergi ke tepian sungai Dajlah. Di sana ia makan, lalu minum dari sungai yang airnya sangat jernih. Sesudah shalat Dzuhur, ia melanjutkan kembali kerjanya. Menjadi kuli angkut. Bila sore tiba, ia pergi ke sungai berwudhu, shalat Ashar, lalu melanjutkan kembali kerjanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa disadari, telah beberapa hari kehidupan kuli itu menjadi perhatian anak seorang khalifah. Ali bin Al-Makmun. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; Ali mengamati tingkah laku kuli pasar itu dari atas menara istana ayahnya. Dari atas menara itu, segala aktifitas orang – orang di pasar itu terlihat jelas. Termasuk apa yang selalu dilakukan kuli itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa hari, ia meminta pengawal agar memanggil kuli pasar itu ke istana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa pekerjaanmu?” Tanya anak khalifah.&lt;br /&gt;“Aku bekerja bersama hamba – hamba Allah di bumi Allah.”&lt;br /&gt;“Aku telah mengamati kamu, dan melihat beratnya pekerjaanmu. Maukah kamu hidup bersamaku? Bawalah keluargamu. Di sini kamu bisa makan, istirahat, tidak ada kesedihan, tidak ada duka, tidak ada kegalauan.”&lt;br /&gt;“Wahai putra khalifah, sesungguhnya tidak ada kegalauan bagi orang yang tidak bermaksiat, tidak ada kesedihan bagi orang yang tidak berbuat buruk. Adapun orang yang hari – harinya dilalui kemarahan dari Allah, bermaksiat kepada Allah, maka dialah yang merasakan galau, sedih, dan duka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putra khalifah, yang tumbuh di istana itu terus bertanya tentang keluarganya. Dan terus memintanya agar mau tinggal bersamanya. Tetapi kuli angkut di pasar Baghdad itu tidak mau. Ia mengatakan, bahwa setiap sore, ia kumpulkan upahnya di sore hari. Untuk membeli roti dan di bawa pulang. Sebab, ibunya yang sudah renta dan saudara perempuannya yang buta selalu berpuasa. Bila sore tiba, mereka menunggu buka dari lelaki kuli itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka kami berbuka bersama, lalu tidur.”&lt;br /&gt;“Jadi kapan kamu bangun?” tanya sang anak khalifah&lt;br /&gt;“Pada saat Allah turuh ke langit bumi (sepertiga malam terakhir).”&lt;br /&gt;“Apakah kamu punya hutang atau tanggungan?”&lt;br /&gt;“Ya, dosa – dosa yang belum aku tebus di sisi Allah,” jawab sang kuli itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak pengusaha itu begitu tergugah. Beberapa hari sesudah pertemuan itu, ia memutuskan untuk pergi. Ia berpesan kepada pembantunya, “Setelah tiga hari kepergianku, sampaikan kepada ayahku bahwa aku pergi dan kita bertemu di hari perhitungan kelak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengganti pakaian kebesarannya sebagai keluarga khalifah. Lalu memakai pakaian biasa. Ia pergi dan bergaul dengan orang – orang yang ada di pasar. Dan, juga memulai bekerja sebagai kuli angkut. Tidak seorang pun tahu bahwa ia adalah anak khalifah. Tidak juga kuli yang telah diundangnya ke istana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itu ia punya jadwal ibadah yang rutin, seperti yang ia saksikan pada sosok kuli angkut yang mempengaruhi jiwanya. Termasuk berpuasa pada senin dan kamis. Pagi sebelum bekerja ia menghafal Al-Qur’an. Bila dhuha tiba, ia pergi ke sungai Dajlah, lalu berwudhu dan shalat. Begitu seterusnya. Ia sangat merasakan nikmatnya upah satu hari yang ia pergunakan untuk membeli roti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu terus berjalan. Suatu hari ia jatuh sakit. Ketika merasa ajalnya sudah dekat, ia sampaikan pesan kepada pedagang tempatnya bekerja menjadi kuli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bila aku mati, tolong urus jenazahku, setelah engkau makamkan aku, maka kirimkan cincin ini kepada Khalifah Al-Makmun.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa terkejutnya sang khalifah setelah mengetahui anaknya sudah meninggal. Ia menangis, begitu juga para pengawalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah kisah tentang sentuhan kuli yang menggugah jiwa anak pengusaha. Ini adalah sentuhan kuli yang mengubah jalan hidup anak khalifah. Sentuhan itu tidak mengubahnya lari dari dunia secara ekstrim, seperti pelarian orang – orang salah. Tidak. Sentuhan itu mengubahnya menjadi pekerja keras yang bisa menikmati jerih payahnya dengan sangat nikmat. Sebab, betapa banyak dari kita, yang memburu apa – apa yang mungkin bisa kita miliki tetapi tidak pernah bisa kita nikmati. Lebih dari itu, sentuhan itu membuatnya memiliki kesempatan untuk bermunajat kepada Allah, menghafal Al-Qur’an, bekal yang menyemangati kembali hidupnya menyongsong hidup sesudah hidup. Sentuhan itu telah memberinya dorongan kuat untuk menempuh ritme hidup yang lebih berkualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa Allahu ‘Alam Bis Showab&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-6931739596361084451?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/6931739596361084451/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=6931739596361084451' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/6931739596361084451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/6931739596361084451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2009/02/sentuhan-sang-kuli-pasar.html' title='Sentuhan Sang Kuli Pasar'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-6917800866608788118</id><published>2009-02-17T11:50:00.004+07:00</published><updated>2009-02-17T11:58:24.503+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uswah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><title type='text'>Karenamu, Ujian Itu Semakin....</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Penting untuk diketahui suami istri, bahwa hidup adalah suatu seni kemungkinan, hendaknya masing – masing ridha dengan apa yang telah Allah berikan dan berusaha untuk mencapai sesuatu yang lebih baik pada batasan yang memungkinkan. &lt;strong&gt;(Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Ummu Sulaim bintu Milhan nama wanita itu. Ia yang dinikahi Abu Thalhah Al Anshari dengan mahar keislaman calon suaminya. Kisah agung pernikahan suci mereka berlanjut hingga saat mereka sudah dikaruniai putra. Para penulis hadits mengabadikan kisah sakitnya putra semata mayang dari kedua pasangan mulia ini. Ya, kisah ini memberikan hikmah yang dalam dan pelajaran yang, tinggi kepada siapapun yang mencari teladan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, putra Abu Thalhah dan Ummu Sulaim sakit keras. Semakin hari semakin parah saja tampaknya, sedangkan Abu Thalhah harus tetap menjalankan usaha perniagaannya. Allah berkehendak mengambil kembali anak kecil itu dari kehidupan Abu Thalhah dan Ummu Sulaim ketika sang ayah tak ada di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ummu Sulaim berkata kepada keluarganya, "Janganlah kalian memberitahukan kepada Abu Thalhah akan kematian putra kesayangannya. Biar aku sendiri yang akan menyampaikannya." Jasad sang putera pun ditempatkan di ruangan tertutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Ummu Sulaim mengenakan busananya yang paling bagus. Dia merias dirinya secantik mungkin dan memasak makanan istimewa kesukaan Abu Thalhah. Ketika pulang, Abu Thalhah segera menanyakan bagaimana keadaan sang putera yang ditinggalkan dalam kondisi sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ummu Sulaim menjawab, "Dia sekarang jauh lebih tenang daripada sebelumnya." Jawaban ini sangat melegakan bagi Abu Thalhah, padahal tentu yang dimaksud Ummu Sulaim 'lebih tenang daripada sebelumnya' berbeda dari pemahaman Abu Thalhah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena merasa tenang, maka Abu Thalhah menyantap makanan yang telah dihidangkan oleh isterinya. Setelah itu sang isteri memperlakukannya dengan sangat mesra layaknya pengantin barn. Lalu 'shadaqah' pun selesai ditunaikan Abu Thalhah, hingga ia merasa tenang dan tenteram. Luar biasa wanita ini. la pun sebenarnya dirundung duka begitu dalam, tetapi ia ingin agar beban kesedihan dan nestapa yang akan segera didengar suaminya agak terkurangi dengan sambutannya malam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wahai Aba Thalhah...", kata Ummu Sulaim kemudian. "Bagaimana pendapatmu, sekiranya ada seseorang yang menitipkan sesuatu kepada orang lain untuk suatu masa tertentu. Kemudian ketika si pemilik itu hendak mengambil barangnya kembali, patutkah jika orang yang dititipi itu keberatan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebenarnya tidak boleh begitu", kata Abu Thalhah. "Ia wajib untuk segera mengembalikan barang itu kepada pemiliknya dengan penuh keikhlasan. Bukankah barang itu memang bukan miliknya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ummu Sulaim kemudian mengatakan, "Kalau begitu, ketahuilah bahwa putra kita adalah milik Allah yang dititipkan kepada kita. Ikhlaskanlah putramu, karena kini Sang Pemilik telah mengambil barang titipannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Thalhah marah dan dongkol sekali. Bagaimana bisa tadi dia makan dengan sangat lahap kemudian bermesraan bagaikan pengantin baru padahal putera terkasihnya terbujur kaku di kamar sebelah. "Mengapa baru sekarang kau katakan? Mengapa sejak tadi kau diam saja? Sampai – sampai keadaan kita berdua sudah seperti ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paginya dengan menahan kesedihan, keharuan, dan kejengkelan pada isterinya, Abu Thalhah pergi menemui Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam. Dia laporkan apa yang telah dilakukan Ummu Sulaim kepadanya. Sungguh agung, Rasul mulia itu justru bersabda: "Pengantinankah kalian berdua semalam? Mudah – mudahan Allah memberikan barakahNya untuk kalian berdua pada malam yang telah kalian lalui bersama."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarlah yang beliau sabdakan. Tak lama kemudian Ummu Sulaim mengandung dan ketika lahir, sang bayi ini diberi nama 'Abdullah. Perawi hadits ini berkomentar, "Aku telah mendapatkan informasi bahwa Abdullah memiliki sembilan orang putera yang kesemuanya adalah Qari’ penghafal Al Quran. Inilah barakah malam itu. Inilah yang dilahirkan oleh seorang wanita mukminah lagi shalihah." &lt;strong&gt;(HR Al Bukhari, Muslim, dan Abu Dawud)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran indah apalagi yang kita dapat setelah membaca kisah Ummu Sulaim ini? Lihatlah bagaimana ketegaran seorang isteri seperti Ummu Sulaim dan kecerdasannya menyikapi kondisi. Luar biasa! Ia tak panik, meratap, dan pilu mendapati kematian putra kesayangan. Ia justru berusaha menjadi orang yang paling tenang dan menenangkan, orang yang paling kuat dan menguatkan, orang yang paling tegar dan meneguhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan jika kita sedang lelah – lelahnya pulang dari bepergian, lalu di depan kita ada wanita menangis tanpa kita tahu sebabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan di tengah penat yang serasa memutus urat, bukan pijatan lembut tapi berita duka yang di dapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan jika setelah perjalanan yang membuat kta merindukan canda anak – anak, justru tubuh terbujur kaku yang kita saksikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ummu Sulaim Radhiyallahu 'Anha, betapa mulianya pribadi ini. Ia tidak berkata apapun apalagi menangis meraung di depan suaminya yang sedang sangat lelah, dipenuhi kekhawatiran, dan gelisah. Ia justru hidangkan yang terbaik, berdandan dengan cantik, serat memberikan waktu dan dirinya agar sang suami kenyang, tenang, puas, dan rileks. Dalam kondisi emosi suami yang stabil, baru ia sampaikan berita itu dengan bahasa yang sangat empatik. Perumpamaan yang sungguh membuat sang suami tak bisa berkata apa – apa, "Ikhlaskanlah putramu, karena kini Sang Pemilik telah mengambil barang titipan-Nya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa Allahu ‘Alam Bis Showab&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-6917800866608788118?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/6917800866608788118/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=6917800866608788118' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/6917800866608788118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/6917800866608788118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2009/02/karenamu-ujian-itu-semakin.html' title='Karenamu, Ujian Itu Semakin....'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-6694069910711353259</id><published>2009-02-13T18:25:00.011+07:00</published><updated>2009-02-14T20:15:50.355+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Bebas'/><title type='text'>Valentine Lagi..??? Cape Dech..!!!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;“Barang siapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka.”  (HR. Ahmad dan Abu)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Membicarakan valentine day sulit lepas dari kata pacaran. Tak perlu banyak debat, insya Allah. Kita semua sudah banyak mendapati bahasan bahwa perayaan ini berasal dari agama paragnisme yang najis lalu dihidup - hidupkan oleh pemuka - pemuka agama Nasrani yang bodoh dan seenak perut mereka menentukan tatacara ibadah. Kini ia menjadi alat kapitalisme untuk memasarkan produknya dengan memeras para remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya ada dua jenis manusia yang merayakan valentine: kapitalisme yang keji, dan orang bodoh yang tertindas. Materialisme - kapitalisme memang sedang mengepung kita. Mengajarkan bahwa kemuliaan dinilai dengan kekayaan dan harta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Adapun manusia apabila Rabbnya menguji, lalu ia dimuliakan, dan diberi-Nya kesenangan, maka dia berkata, “Rabbku memuliakanku...” Adapun bila Rabbnya menguji lalu membatasi rizqinya, dia berkata, “Rabbku menghinakanku...” (Al Fajr : 15 – 16)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Tak perlu kita menjadi korban, apalagi dengan memboroskan milik kita. Cinta yang sehat mengajarkan untuk mempersiapkan masa depan kita penuh rencana, karena engkau akan memiliki keluarga yang akan kau pertanggung jawabkan nafkahnya di hadapan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Sesungguhnya pemboros - pemboros itu adalah saudara - saudara syaithan, dan syaithan itu sangat ingkar kepada Rabbnya.” (Al Israa’ : 27)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Valentine, Bukan Budaya Kita Loh...&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kan boleh, cuma sekedar ikut merayakan saja. Bukankah ini hari kasih sayang sedunia yang universal..??? Mungkin sebagian dari kamu berdalih begitu. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Oke, tapi bagi kaum muslimin, kita udah diwanti-wanti sama Allah Swt. : &lt;em&gt;“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” (QS Al Israa’ : 36) &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Nah, inilah uniknya Islam. Tidak ada yang namanya sekadar ikut, cuma ngikut atau ikut - ikutan saja. Sebelum melakukan suatu perbuatan, sebagai muslim, kita harus paham apa dan bagaimana Islam menyikapinya. Ini mendidik kamu, para remaja muslim, agar tidak menjadi generasi pembebek. Generasi yang bisanya cuma ikut - ikutan tanpa tahu ilmunya. Islam mengajak kamu untuk cerdas dalam menyikapi sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Saat Ku Katakan Padamu, “Be My Valentine” &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Saatnya kita mencampakkan budaya yang jelas - jelas nggak memberi manfaat apa pun pada kita, kaum muslimin. Kalo hanya dengan alasan kasih sayang, Islam adalah sumber dan muara kasih sayang itu sendiri. Mulai dari haramnya aborsi karena setiap anak punya hak hidup, naluri sayang seorang ibu juga dijaga agar tidak dirusak oleh paham atas nama kebebasan. Begitu juga dengan penghargaaan seorang anak yang tinggi untuk menghormati ibu dan bapaknya. Nggak ada konsep penitipan panti jompo dalam Islam. Toh, betapa pun tuanya orangtua kita, merekalah yang dulu pernah melahirkan dan membesarkan kita dengan kasih sayang. Betul kan? &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hubungan laki-laki dan perempuan bila ingin berkasih-sayang, ada sarananya. Pernikahan. Di sinilah satu sama lain diajari untuk mengenal kasih-sayang sejati yang diikuti tanggung jawab. Bukan hanya bisa memberi bunga, coklat dan boneka tanpa berani berkomitmen dan maunya sekadar pacaran mulu. Tapi Islam mengajarkan cowok untuk jadi laki-laki sejati, begitu dengan para cewek. Jangan mau digombali hanya dengan rayuan tak bermutu. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang suka gembar gembor Valentine’s Day dan kasih sayang, malah mereka juga yang enggan untuk melindungi dan menyayangi bumi. Contohnya, Amerika tuh yang menolak peduli terhadap efek global warming atau pemanasan global. Ozon yang semakin menipis karena efek rumah kaca, toh itu juga banyak berasal dari negaranya yang penuh dengan gedung bertingkat dan pemakaian freon secara berlebihan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kalau sudah begini, kamu masih percaya dengan Valentine’s Day adalah hari kasih sayang? Universal pula? Naif banget kalo iya. Cukup Islam saja sebagai tolok ukur dalam seluruh perbuatan kita. Insya Allah pasti selamat dunia-akhirat. Dijamin! &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;So, mari kita campakkan Valentine dan ambil Islam saja sebagai the way of life yang penuh kasih sayang. Yuk, kaji Islam biar cerdas dan takwa. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Wa Allahu 'Alam Bis Showab&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-6694069910711353259?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/6694069910711353259/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=6694069910711353259' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/6694069910711353259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/6694069910711353259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2009/02/valentine-lagi-cape-dech.html' title='Valentine Lagi..??? Cape Dech..!!!'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-4500471666671991489</id><published>2009-02-11T11:17:00.000+07:00</published><updated>2009-02-11T11:19:21.662+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Bebas'/><title type='text'>Mengubah Masalah Menjadi Energi</title><content type='html'>Masalah akan selalu ada, itu pasti. Karena hidup ini sesungguhnya, hanyalah perpindahan dari satu masalah kepada masalah yang lain. Lapar adalah masalah, maka kita harus mencari makanan untuk menghilangkan rasa lapar. Kantuk adalah masalah, maka kita harus tidur untuk melepaskan rasa kantuk. Lelah adalah masalah, maka kita harus beristirahat agar kita bisa semangat lagi dalam bekerja. Begitulah seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Masalah, bagi orang yang selalu melihat sesuatu dengan kacamata negatif adalah beban, kesulitan, pesimisme. Tapi bagi orang yang yang memiliki kepedulian dan sensifitas memberi, masalah adalah tantangan. Masalah adalah motivasi. Masalah adalah optimisme. Mengapa? Karena masalah tidak hanya menyimpan petaka, tetapi juga dia menyediakan ruang yang luas untuk memberi, berkontribusi, agar ada maslahat yang diciptakan. Karena itu, masalah harus dilihat dari banyak sisi agar ia bisa diubah menjadi kekuatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Rasulullah pernah mengingatkan kita, “Perumpamaan orang yang menjaga dan menerapkan peraturan Allah seperti kelompok penumpang kapal yang mengundi tempat duduk mereka. Sebagian mereka mendapat tempat di bagian atas, dan sebagian yang lain di bagian bawah. Penumpang bagian bawah, jika mereka membutuhkan air, maka harus berjalan melewati bagian atas kapal. Maka mereka pun berujar, “Bagaimana jika kami lubangi saja bagian bawah kapal ini (untuk mendapatkan air), toh hal itu tidak akan menyakiti orang yang berada di bagian atas.” Jika kalian biarkan mereka berbuat menurut keinginan mereka itu, maka binasalah mereka dan seluruh penumpang kapal itu. Tetapi jika kalian cegah mereka, maka selamatlah mereka dan seluruh penumpang yang lain.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kapal bisa saja tenggelam jika orang yang ada di bagian bawah kapal melubangi kapal untuk mendapatkan air. Hal itu tidak akan terjadi jika orang yang di bagian atas kapal mengetahui kebutuhan orang yang berada di bagian bawah kapal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Karena itulah kita perlu memberikan kontribusi dengan kemampuan dan keahlian kita, pada satu masalah yang memang kita mengerti. Sebab, mencampuri masalah yang tidak kita mengerti, bukan saja tidak akan selesai tapi mungkin justru akan membuatnya semakin rumit. Rasulullah sendiri telah menegaskan, bahwa jika sebuah urusan diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya maka yang akan terjadi adalah kehancuran. Maka, cukuplah sabda Rasulullah itu sebagai panduan, agar kita tidak memperparah masalah yang ada dengan memberikan komentar-komentar yang salah bahkan menyesatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa Allahu ‘Alam Bis Showab&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-4500471666671991489?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/4500471666671991489/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=4500471666671991489' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/4500471666671991489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/4500471666671991489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2009/02/mengubah-masalah-menjadi-energi.html' title='Mengubah Masalah Menjadi Energi'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-5162687946209986698</id><published>2009-02-07T16:17:00.001+07:00</published><updated>2009-02-07T16:17:44.554+07:00</updated><title type='text'>Jika Esok....</title><content type='html'>Rasulullah SAW bersabda, "Orang yang paling cerdas adalah orang yang paling sering mengingat kematian. Setiap waktu yang berlalu seakan menjadi langkah terakhir. Beramal untuk akhiratmu, bersikap terbaik untuk sesamamu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matahari yang membuka hari selalu menjadi alasan untuk mengisi hari. Mengisi hari dengan segala sikap dan sifat yang sudah kita bawa sebelumnya, tanpa pernah menghiraukan apa yang akan terjadi esok. Membiarkan rasa sakit menjadi bagian yang kita beri untuk orang lain. Membiarkan rasa acuh menjadi kebiasaan yang terkadang tanpa terasa juga terberi untuk orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matahari yang masih membuka hari memang menjadi alasan untuk menjalani hari dengan apa adanya. Menjalani sekedar mengikuti angin berhembus, membiarkan suara hati dikalahkan nafsu duniawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, pernahkah terbesit jika esok matahari sudah tidak dapat bersinar lagi? Pernahkah terbesit detik penutup hari ini, menjadi detik penutup usia kita juga? Pernahkah terbesit bahwa jika esok kita tak akan berjumpa dengan orang-orang yang sudah menyapa dan tersenyum untuk kita? Pernahkah terbesit bahwa jika esok kita kan kehilangan orang kita kasihi dan mengasihi kita? Pernahkah terbesit waktu yang berlari bersama kita harus berhenti karena ketetapanNya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika esok tak pernah datang, apakah engkau masih membiarkan waktu berlalu tanpa arti? Jika esok tak pernah datang, apakah engkau masih berdiri di sini terdiam tanpa pernah mengucapkan terima kasih dan rasa syukur?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika esok tak pernah datang, apakah engkau masih terdiam jika ada yang bertanya kepadamu? Jika esok tak pernah datang, apakah engkau masih mengacuhkan suara hatimu perwujudan nuranimu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika esok tak pernah datang, apakah engkau masih melewatkan waktumu tanpa pernah memahami semua waktu yang berlalu untukmu? Jika esok tak pernah datang, apakah engkau masih belum bermuhasabah sebelum hari akhir datang menjemputmu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika esok tak pernah datang, maukah engkau berjanji untuk dirimu sendiri untuk melakukan yang terbaik sepenuh hati kepada orang lain ketika detik itu memberimu kesempatan? Jika esok tak pernah datang, maukah engkau menemani dan mengingatkanku bahwa umur kita terbatas?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika esok tak pernah datang...&lt;br /&gt;Aah, apakah harus menunggu esok hari?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-5162687946209986698?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/5162687946209986698/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=5162687946209986698' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/5162687946209986698'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/5162687946209986698'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2009/02/jika-esok_7086.html' title='Jika Esok....'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-2708652174746406634</id><published>2009-01-22T10:33:00.008+07:00</published><updated>2009-01-22T11:10:54.531+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Bebas'/><title type='text'>Obama Will Be The First Jewish President Of USA</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/SXfpTikQjvI/AAAAAAAAAB0/6OhurjRbpbw/s1600-h/untitled.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 226px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/SXfpTikQjvI/AAAAAAAAAB0/6OhurjRbpbw/s320/untitled.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293956408902979314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barrack Obama meletakkan karangan bunga di dalam Hall of Remembrance, Yad Vashem Holocaust Memorial di Jerusalem, pada hari Rabu, 23 Juli 2008 dalam rangka memperingati Holocaust. Apakah Obama dipengaruhi oleh Zionis Israel?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pertama&lt;/strong&gt;, Obama memakai Yarmulke, semacam peci khas keagamaan Yahudi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kedua&lt;/strong&gt;, hanya orang Yahudi sahaja dibenarkan mendampingi Master Jew. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Obama mendapat keistimewaan seperti itu?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Ketiga&lt;/strong&gt;, Obama sedang melakukan ritual Yahudi pada dinding Monument Jew. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbuatan ini dilakukan oleh orang Yahudi untuk menyampaikan pesan rahasia hanya untuk sesama orang Yahudi saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/SXfqog2tkfI/AAAAAAAAACM/guTBV2e6VTg/s1600-h/untitled4.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 213px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/SXfqog2tkfI/AAAAAAAAACM/guTBV2e6VTg/s320/untitled4.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293957868732387826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Obama melakukan perkara yang dibuat oleh Yahudi ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barrack nama pertama Obama adalah nama Yahudi yang berasal dari ayat “baruch”. Kebanyakan ahli ibadat Yahudi menggunakan nama “baruch” sebagai nama pertama mereka. Mantan Perdana Menteri Israel, Ehud Barak juga mengambil nama baruch.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama kedua Obama juga hampir sama dengan “Ahabah”. Bent Ahabah adalah nama untuk synagogue (satu upacara khitan untuk bayi-bayi Yahudi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika berusia 10 tahun, Obama pernah ke sekolah sosialis Yahudi atau disebut kibbutz. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obama menyatakan bahwa dia hanya mampir sebentar ke sekolah itu. Namun ada saksi lain menyatakan bahwa Obama telah menghadiri kelas di sekolah tersebut selama tiga jam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Barack Obama sudah dipersiapkan kaum Yahudi AS untuk menjadi Presiden AS?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak heran ketika pemilu 2004, Obama mendapat dukungan 77% suara dari peserta pemilu orang-orang Yahudi di AS. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara John Kerry hanya mendapat 74% suara dari kaum Yahudi AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2000, Al Gore paling banyak mendapat suara dari kaum Yahudi AS yaitu sejumlah 79%. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/SXfqC3BdVOI/AAAAAAAAACE/8pmHUe3BrGk/s1600-h/untitled3.bmp"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 221px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/SXfqC3BdVOI/AAAAAAAAACE/8pmHUe3BrGk/s320/untitled3.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293957221848012002" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obama mendapat banyak suara dari kaum Yahudi di Connecticut dan Massachusetts.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Connecticut, 61% kaum Yahudi menyokong Obama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Our job is to rebuild the road to real peace and lasting security throughout the region. Our job is to do more than lay out another road map. That effort begins with a clear and strong commitment to the security of Israel : Our strongest ally in the region and its only established democracy. That will always be my starting point.” kata Obama ketika berada di hadapan American Israel Public Affairs Committee (AIPAC) di Chicago pada 2 Mac 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang Yahudi mulai menyukai Obama sejak Obama menyatakan secara terbuka menyokong rezim Zionis Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika akhirnya Barack Obama terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat untuk 2009, banyak orang berharap Obama akan mengadakan perubahan besar di AS. Tv tv swasta di Indonesia menayangkan profile Obama sebagai seorang “Hero” yang ditunggu-tunggu umat manusia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi banyak yang tidak sadar bahwa Partai Demokrat telah tercatat jauh lebih banyak menimbulkan peperangan di berbagai belahan dunia ketimbang Partai Republik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Obama tidak berbeda dengan Bush? Waktu yang akan membuktikan hal ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada November 2008, Rahm Emanuel (seorang Zionis Israel ) baru saja ditawarkan jabatan oleh Obama menjadi White House Chief Of Staff (Kepala Rumah Tangga Gedung Putih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lebih mengejutkan lagi adalah ternyata penasihat Obama sendiri yaitu Abner Mikva menyatakan "Obama will be the first Jewish President Of USA" -Obama akan menjadi Presiden Yahudi AS pertama- dalam Jerusalem Post pada 5 November 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/SXfpnEWM6KI/AAAAAAAAAB8/WiJFLRI4Un0/s1600-h/untitled2.bmp"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/SXfpnEWM6KI/AAAAAAAAAB8/WiJFLRI4Un0/s320/untitled2.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293956744388339874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Obama akan lebih “lunak” dari Bush atau sebaliknya, dia akan lebih kejam dari Bush yang telah memporak-porandakan negeri-negeri Muslim dengan dalih ingin “membersihkan” dunia dari teroris seraya menciptakan the New World atau tatanan dunia baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda akan menunggu atau berpikir sejenak bahwa tidak bisa dipungkiri AS memang dikuasai oleh lobi-lobi Yahudi yang kuat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa'allahu 'Alam Bi Showab&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-2708652174746406634?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/2708652174746406634/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=2708652174746406634' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/2708652174746406634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/2708652174746406634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2009/01/obama-will-be-first-jewish-president-of_22.html' title='Obama Will Be The First Jewish President Of USA'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/SXfpTikQjvI/AAAAAAAAAB0/6OhurjRbpbw/s72-c/untitled.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-8247135731354295552</id><published>2009-01-03T15:15:00.007+07:00</published><updated>2009-01-14T13:43:57.092+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uswah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><title type='text'>Belajar Dari Penyelam Mutiara</title><content type='html'>Perjalanan hidup manusia tak ubahnya bagaikan kisah penyelam mutiara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang penyelam mutiara, dalam melaksanakan tugasnya selalu di bekali dengan tabung oksigen yang terpasang di punggungnya, pada saat terjun ke laut, ia punya tekat yang sangat bulat untuk mencari tiram mutiara sebanyak-banyaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi begitu sampai di dasar laut, pemandangan dasar laut membuat si penyelam terpesona, hingga ia lupa pada tugas semula, untuk mencari tiram mutiara yang berada jauh di dasar laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga pada suatu ketika. Dia terkejut manakala disadarinya oksigen yang berada di tabungya tinggal sedikit lagi.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Timbullah rasa takutnya, tak terbayangkan kemarahan majikannya kelak bila ia tidak mendapatkan tiram mutiara yang diinginkannya, seraya dengan tergopoh - gopoh ia pun berusaha tiram mutiara di sekitarnya, namun sayang kekuatan fisiknya semakin melemah, energinya terkuras habis hanya untuk menikmati keindahan alam bawah laut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya isi tabung oksigenya pun benar - benar kosong, mau tidak mau ia pun harus segera muncul kepermukaan, malangnya lagi karena tergesa-gesa ia tidak sempat mengikat kantongnya dengan baik, sehingga ketika dalam perjalanan muncul kepermukaan, tiram mutiara yang susah payah didapatnya, jatuh berhamburan, dan tumpah kembali ke dasar laut.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sesampai di permukaan, sang majikan telah menunggu, dan begitu melihat isi kantong mutiara itu tidak berisi mutiara sama seperti yang ia harapkan, maka wajahnya pun berubah menjadi beringas, tumpahlah caci makinya dan saat itu pula dipecatnya si penyelam tanpa pesangon sedikitpun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan bagaimana gundahnya perasaan si penyelam???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan penuh penyesalan, si penyelam berusaha mendapatkan kesempatan ulang untuk menyelam lagi, ” Tuan, ijinkanlah aku menyelam lagi, aku akan mencai tiram sebanyak - banyaknya untukmu!” namun sang majikan menolaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini sangat mirip dengan perjalanan hidup manusia di dunia.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;· Tabung oksigen adalah lambang jatah umur manusia&lt;br /&gt;· Tiram mutiara adalah pahala yang harus kita kumpulkan&lt;br /&gt;· Tiram mutiara yang tumpah, menggambarkan pahala yang hilang karena riya’&lt;br /&gt;· Keindahan yang ada di bawah laut adalah lambang godaan-godaan kenikmatan duniawi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita introspeksi diri.&lt;br /&gt;Sudah cukupkah tiram mutiara yang kita peroleh..??? Sehingga apabila suatu saat kita harus benar - benar muncul kepermukaan menemui majikan kita, Allah swt dengan ridha menerima kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidaklah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main - main, sesungguhnya akhirat itulah yang sebenar - benarnya kehidupan." (Al - Ankabut : 64)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-8247135731354295552?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/8247135731354295552/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=8247135731354295552' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/8247135731354295552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/8247135731354295552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2009/01/belajar-dari-penyelam-mutiara.html' title='Belajar Dari Penyelam Mutiara'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-2365805089670834643</id><published>2008-12-30T11:45:00.002+07:00</published><updated>2008-12-30T11:50:08.222+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><title type='text'>Gaza Menangis</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/SVmnsP5B_5I/AAAAAAAAABU/TNdK1BNjvR4/s1600-h/gaza-menangis.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/SVmnsP5B_5I/AAAAAAAAABU/TNdK1BNjvR4/s320/gaza-menangis.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285440016317808530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat dunia berdiam diri, hanya menyaksikan tindakan keji Zionis Israel, dan embargo terhadap warga Palestina di Gaza, kini mereka kembali mengalami kekejaman biadab zionis israel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumi Palestina sedang merana ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumi para Nabi sedang dicabik-cabik ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumi Isra Mi’raj Nabi SAW sedang dinistakan ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumi yang disucikan sedang dikotori ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumi kota suci ketiga setelah Makkah dan Madinah sedang diinjak - injak ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah yang akan menolong..??? Siapakah yang akan membela..??? Siapakah yang akan mengembalikan kesuciannya..???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah negeri yang telah dimerdekakan oleh sang Al-Faruq Umar bin Khattab dan direbut oleh Shalahuddin Al-Ayyubi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita menjadi penolongnya, pembelanya dan penerus sang Al-Faruq dan Al-Ayyubi..!!! Demi tegaknya Islam dan kejayaannya. Demi kembalinya kehormatan dan kesucian bumi Allah Palestina, bumi Al-Aqsha yang tercita dan bumi para Anbiya..!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-2365805089670834643?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/2365805089670834643/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=2365805089670834643' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/2365805089670834643'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/2365805089670834643'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2008/12/gaza-menangis.html' title='Gaza Menangis'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/SVmnsP5B_5I/AAAAAAAAABU/TNdK1BNjvR4/s72-c/gaza-menangis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-7050202797024824753</id><published>2008-12-19T10:32:00.002+07:00</published><updated>2008-12-19T10:48:23.193+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><title type='text'>Akhlak Muslim Adalah Dakwah</title><content type='html'>Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang shalih dan berkata: "Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri." (Fushilat:33)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amal nyata lebih berkarya dari kata-kata. Berdakwah kepada Allah, tidak saja mengamalkan ajaran-Nya dan menjauhi segala yang dilarang melainkan lebih dari itu menampilkan diri sebagai seorang Muslim di manapun ia berada, wa qaala innanii minal muslimiin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Allah SWT mencela orang yang shalatnya tidak mampu mencegah dirinya dari perbuatan keji dan munkar. Apa artinya haji, bolak-balik bila tak peduli pada tetangga. Zakat juga, korupsi juga? Hidup sehari-harinya tidak mencerminkan Islam. Ia tidak merasa berdosa dengan mempertontonkan auratnya di mana-mana, bergandengan tangan dengan wanita bukan istrinya di depan banyak orang, melakukan kemaksiatan, kezhaliman, korupsi, judi, dan perzinaan dengan terang-terangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Aneh memang, betapa banyak orang yang KTP-nya tertulis Islam dalam keterangan agamanya. Tapi anehnya, tergila-gila dengan budaya barat. Atau sebaliknya lebih membela adat istiadat yang kental kemusyrikannya. Rumah tangganya jauh dari Islam. Ada perasaan minder ketika mengaku muslim.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Seorang aktivis dakwah sejati selalu bangga dengan identitasnya sebagai seorang muslim. Ia tidak takut menampilkan Islam sebagai pedoman hidup dalam kesehariannya. Sungguh hal ini tidak boleh dianggap enteng. Enggan untuk menampilkan wajah Islam yang sebenarnya adalah krisis yang paling dahsyat ancamannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Islam mengajarkan kedisiplinan, kebersihan, dan akhlak mulia, tetapi mengapa santrinya kudisan dan toiletnya jorok. Islam mengajarkan kejujuran, dan ketegasan dalam menegakkan hukum, tetapi budaya kongkalikong dan KKN justru merebak. Padahal Indonesia mayoritasnya umat Islam. Bahkan untuk perjalanan mulia seperti ibadah haji ke tanah suci, masih harus melewati cara-cara kotor. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Ada pengakuan seorang muallaf, ia masuk Islam bukan karena umat Islam melainkan kebenaran Islam. Bahkan ada ungkapan yang sangat terkenal al-Islam mahjuubun bil muslimiin (kebenaran Islam terhalang oleh orang-orang Islam sendiri). Lihat saja kondisi umat Islam sekarang ini, kalau tidak berperang di antara mereka sendiri, mereka dizhalimi oleh pemimpinnya sendiri yang mengaku muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Menampilkan sosok Islam dalam keseharian, dalam rumah tangga, dalam bermasyarakat, dalam berbangsa dan bernegara adalah sebuah keniscayaan. Termasuk perbuatan yang sangat baik dan mulia. Lihatlah mereka yang tergabung dalam anak Punk. Mereka dengan bangga tampil seperti itu. Padahal anting-anting yang ditanam di tubuh mereka sangat berbahaya bagi kesehatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Mereka yang berada di jalur kebathilan dengan terang-terangan menampakkan diri. Mereka berpola hidup bukan Islam toh merasa bangga meski masa depannya tidak jelas. Mereka yang memilih jalur di luar Islam mati-matian menjalankan filsafat hidup yang mereka pilih.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Walaa tastawil hasanatu walas sayyi’ah. Benar, tidak akan pernah sama antara kebaikan dan keburukan. Melangkah di jalan dakwah tetap lebih mulia dari kata-kata pencerca yang menghadang dakwah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-7050202797024824753?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/7050202797024824753/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=7050202797024824753' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/7050202797024824753'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/7050202797024824753'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2008/12/akhlak-muslim-adalah-dakwah.html' title='Akhlak Muslim Adalah Dakwah'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-7137260551229468198</id><published>2008-12-09T13:15:00.001+07:00</published><updated>2008-12-09T13:20:50.251+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><title type='text'>Mendengarlah..!!!</title><content type='html'>AIlah, dalam berbagai firman-Nya, memerintahkan pada manusia untuk mendengar. Sekurang - kurangnya, kita dapat menemukan 145 ayat dalam Al-Qur'an, dengan berbagai varian tentang mendengar. Bahkan, dalam banyak firman pula, Allah berkali - kali memperingatkan dengan kalimat yang tegas. "Apakah kamu tidak mendengar?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, mendengar ternyata jauh lebih sulit daripada bicara. Mendengar, tidak saja membuka telinga lebar-lebar dan mempersilakan suara untuk masuk ke dalamnya. Tapi, mendengar juga meminta dan mensyaratkan sesuatu yang mutlak, dan itu adalah diam. Sebab, tak mungkin seorang manusia mampu mendengar secara maksimal jika hasratnya untuk berbicara tak bisa ia kalahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah juga demikian. Beliau meminta umatnya untuk berkata baik dan benar atau diam. Artinya, mendengar lebih baik daripada bicara tentang sesuatu yang tak baik, apalagi tak benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi hari-hari ini, justru kita mendapat pertunjukan yang sama sekali kontra dengan perintah Allah untuk mendengar dan anjuran Rasul untuk berkata yang baik dan benar. Manusia, seolah saling berlomba untuk berbicara, dan lupa mendengar. Orang – orang bersaing membuat pernyataan, dan telinga mereka sudah lupa apa fungsinya. Begitu juga mereka yang disebut tokoh, saling adu keras suara menyatakan pikiran yang sama sekali belum tentu kebaikannya, pun kebenarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia lupa mengajarkan pada dirinya sendiri tentang kebaikan mendengar. Mereka tak ingat lagi bagaimana caranya mendengar. Bahkan, tanpa sadar, kita tak lagi peduli apa makna telinga. Padahal, jumlah telinga yang dua dan mulut yang hanya satu, adalah isyarat tersendiri dari Sang Pencipta, agar manusia lebih banyak mendengar dan sedikit bicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengarlah ...&lt;br /&gt;Begitu banyak suara yang harus kita dengar. Begitu banyak peristiwa yang harus kita dengar. Begitu banyak kesengsaraan yang mengetuk-ngetuk untuk kita dengar. Begitu banyak tangis dan keluh yang harus kita dengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersabarlah untuk tidak terlalu nafsu berbicara. Sebab, keinginan berbicara selalu mengalahkan kemampuan untuk mendengar. Sebab, setiap kali kita lebih banyak bicara, semakin bertambah kemungkinan bersalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari belajar mendengar. Karena begitu banyak yang harus kita perhatikan, jauh lebih banyak dari sesuatu yang harus dikomentari. Mari belajar mendengar. Karena kekuatan kita sebagai manusia, kian terasah. Dan kemanusiaan kita kian baik ketika kita membuka telinga lebar-lebar. Tidak untuk masuk telinga kiri dan keluar kanan, tapi untuk menggerakkan hati dan memberikan yang terbaik pada seluruh alam .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengarlah...!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-7137260551229468198?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/7137260551229468198/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=7137260551229468198' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/7137260551229468198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/7137260551229468198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2008/12/mendengarlah.html' title='Mendengarlah..!!!'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-2017454247131227864</id><published>2008-12-09T13:05:00.002+07:00</published><updated>2008-12-09T13:13:15.222+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><title type='text'>Dimana Komitmenmu..???</title><content type='html'>&lt;strong&gt;“Afwan ukhti, Afwan akhi ana bisa saja membantu amanah di tim ini tapi ana tidak usah dimasukkan dalam tim ya”&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;“Akhi, ana banyak amanah di lain jadi untuk di sini saya bantu-bantu saja ya tidak usah dimasukkan dalam tim”&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua ungkapan menghiris hati yang kian kelu menyaksikan betapa kualitas dakwah kian hari kian menurun. Menginsafi betapa amanah teremban di pundak yang kian lelah. Di sisi lain tak jua bisa dielakkan bahwa dakwah ini tak bisa diistirahatkan meski hanya sekejap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, bagaimana mungkin kemenangan akan kita raih bila ternyata komitmen kita (para aktivis dakwah) masih sedemikiannya...???? Jangan - jangan kita penyumbang aset terbesar atas tertundanya kemenangan dakwah yang kita impikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwah fillah ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa jadi kita tidak menyadari dan menganggap remeh serta sekedar mencari aman dengan ungkapan seperti di atas. Seolah kita merasa tidak terbebani dengan mengungkapkan bahwa kita tidak berada di dalam lingkaran secara langsung. Tapi dengan mengatakan bahwa siap membantu seolah kita adalah orang yang sangat bertanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal...???? Betapa tersimpan satu sikap yang picik dalam ungkapan itu dan betapa terkesan bahwa kita bukan orang yang bisa bertanggung jawab atas amanah. Kita hanya mau mengekor tanpa mau memegang kendali amanah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melemahnya komitmen ...&lt;br /&gt;Gambaran yang sangat jelas membuat semakin ketir hati bahwa kehancuran dakwah seolah di depan mata dan yang paling menyakitkan bahwa penyumbang terbesar kehancuran itu adalah dari para aktivis dakwah sendiri. Tak jarang waktu - waktu kegiatan yang kita agendakan harus mundur setengah sampai satu jam lantaran belum ada yang nongol, sampai-sampai panitia sekalipun. Naudzubillah. Entah virus apa yang tengah menghinggapi setiap benak ikhwah aktivis kita kali ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak bisa mengharap kemenangan ...&lt;br /&gt;Bagaimana malunya kita kepada Allah untuk menengadahkan tangan memohon kemenangan sementara komitmen kita terhadap dakwah ini sedemikian lemah. Tidakkah kita merasa malu atas apa yang kita pinta...????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komitmen yang melemah ...&lt;br /&gt;Sampai kapan.....?????????????&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-2017454247131227864?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/2017454247131227864/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=2017454247131227864' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/2017454247131227864'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/2017454247131227864'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2008/12/dimana-komitmenmu.html' title='Dimana Komitmenmu..???'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-3000517779140952561</id><published>2008-12-04T12:45:00.002+07:00</published><updated>2008-12-04T13:12:42.706+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><title type='text'>Tingkatkan Taat di 10 Awal Dzulhijjah</title><content type='html'>Tak terasa, kita sekarang sudah memasuki bulan mulia, bulan di dalamnya ada lebaran haji dan kurban, yaitu bulan Dzulhijjah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sepuluh hari di awal bulan ini adalah merupakan jenak - jenak waktu yang sangat berharga bagi siapa saja yang menghendaki rahmat Allah SWT, karena hari - hari ini lebih afdhol dibandingkan hari - hari setahun lainnya secara mutlak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT dalam Al Qur'an telah bersumpah dengan malam - malam sepuluh hari awal bulan ini, hal ini membuktikan bahwa waktu ini sangatlah istimewa, memiliki keutamaan yang besar di sisi Allah swt, adalah hari - hari untuk meningkatkan amal shaleh, dan karena itu mendapatkan apresiasi yang besar dan balasan yanng melimpah dari sisi Allah SWT Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Demi fajar. Dan malam yang sepuluh. Dan yang genap dan yang ganjil." QS. Al Fajr:1-3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Empat hal yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah SAW : "Puasa hari Asyura, Puasa 1-8 zulhijjah, 3 hari tiap bulan dan dua rakaat sebelum fajar." Imam Ahmad, Abu Daud dan Nasa’i.&lt;br /&gt;Dari Ibni Abbas ra bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada amal yang lebih dicintai Allah dari hari ini, (yaitu 10 hari bulan Zulhijjah).” Mereka bertanya, “Ya Rasulullah SAW dibandingkan dengan jihad fi sabilillah?”  “Meskipun dibandingkan dengan jihad fi sabililllah.” Riwayat Jamaah kecuali Muslim dan Nasa’i.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari-hari ini ada momentum yang sangat berharga, yaitu hari Arafah, siapa yang melaksanakan shaum sunnah pada waktu tersebut, maka dosanya akan diampuni satu tahun yang telah lewat dan satu tahun yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rasulullah SAW ditanya tentang shaum hari Arafah, beliau menjawab: “Shaum Arafah menghapus dosa satu tahun yang telah lewat dan satu tahun yang akan datang.” Imam Muslim dalam sahihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari ini merupakan puncak prosesi ibadah haji, waktu-waktu mahal bagi seseorang yang melaksanakan ibadah ke tanah suci. Rasulullah SAW :&lt;br /&gt;“Haji mabrur tiada balasan baginya kecuali surga. Dan dua umrah atau antara umrah satu dengan umrah berikutnya, menghapus kesalahan antara keduanya.” Imam Ahmad dalam musnadnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara hari-hari inilah ada yang disebut dengan “Al Hajjul Akbar”, yaitu hari penyembelihan, penyembelihan hewan kurban yang hukumnya sunnah mu’akkadah, sunnah yanng sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad saw. dilaksanakan setelah shalat Idul Adha pada tanggal 10 Dzulhijjah dan dilanjutkan pada hari ketiga berikutnya, 11,12, dan 13 Dzulhijjah, yang dikenal dengan “ayyamun nahr” (hari - hari penyembelihan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa memiliki kelapangan riski, namun tidak menyembelih hewan kurban, maka janganlah ia mendekati tempat shalat kami.” Imam Ahmad dan Ibnu Majah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahu a’lam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-3000517779140952561?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/3000517779140952561/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=3000517779140952561' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/3000517779140952561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/3000517779140952561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2008/12/tingkatkan-taat-di-10-awal-dzulhijjah.html' title='Tingkatkan Taat di 10 Awal Dzulhijjah'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-6808006244201225834</id><published>2008-11-16T20:15:00.000+07:00</published><updated>2008-11-16T20:17:20.150+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><title type='text'>Jangan Banyak Bicara</title><content type='html'>Lidah secara fisik hanya pendek dan lunak. Bahkan sudah "dipenjarakan" di dalam mulut dan dibatasi oleh barisan gigi yang kokoh dan kuat. Namun begitu, masih saja lidah ini sewaktu-waktu menjadi bahaya laten. Ternyata dia bisa lebih panjang dari jalanan yang ada. Statemen yang keluar diterbangkan ke mana-mana. Terkadang masih terus diabadikan, bahkan ketika pemilik lidah itu tiada. Ketajamannya juga bisa melebihi mata pisau. Karena lidah, korban bisa berjatuhan. Meninggalkan luka berkepanjangan. Bahkan melahirkan pendendam dan orang-orang yang sakit hati. Lidah juga bisa lebih berbisa dari ular yang lebih berbisa sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa banyak orang tidak menyadari, alangkah banyak dosa yang telah dikoleksi melalui lisannya. Lebih dari itu, tak jarang kehancuran seseorang terjadi karena kurang hati-hatinya dalam menyusun kata-kata di atas lidahnya, karena terlalu banyak bicara akan mengakibatkan kemampuan otak menurun, membuatnya lemah, sehingga kata-katanya keluar begitu saja tanpa kontrol dari si pembicaranya. Padahal, ucapan apa pun yang kita ucapkan, baik yang diucapkannya itu baik ataupun busuk, semuanya tercatat, semuanya terekam oleh malaikat pencatat. Sebagaimana yang dikatakan oleh Allah SWT dalam beberapa firmanNya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tiada suatu ucapan pun yang diucapkan melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir." (QS. Qaaf (50) : 18).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan di dalam surat yang lain Allah SWT berfirman, "Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu), yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu), mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-Infithar (82) : 10-12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Inilah kitab (catatan) Kami yang menuturkan kepada kalian dengan benar. Sesungguhnya Kami telah menyuruh mencatat apa yang kalian telah kerjakan." (QS. Al-Jatsiyah (45) : 29).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ayat-ayat di atas, kita akan sadar dan mengerti bahwa kalau kita banyak bicara untuk hal yang tidak berguna, maka akan menjerumuskan kita sendiri ke dalam dosa yang amat besar yang semuanya tercatat dalam buku catatan malaikat yang diperintahkan oleh Allah SWT untuk mencatat apa-apa yang kita ucapkan dan kita kerjakan. Maka alangkah baiknya kalau kita menyadari hal tersebut dan menjaga apa-apa yang kita ucapkan sebaik mungkin, sehingga apa-apa yang keluar dari lisan kita adalah kata-kata yang baik dan bermanfaat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan alangkah baik sekali kalau kita memperhatikan atau belajar dari Rasulullah SAW. Bagaimana Rasulullah SAW dalam berbicara. Untuk itu, coba kita perhatikan ucapan Anas RA, yang berbicara mengenai Rasulullah SAW. Anas RA berkata bahwa, "Tidaklah aku menyentuh sutera yang lebih halus daripada telapak tangan Rasulullah SAW dan juga tidak pernah mencium bau yang lebih wangi daripada bau Rasulullah SAW. Sungguh aku telah melayani Rasulullah SAW selama sepuluh tahun. Beliau sama sekali tidak pernah berkata kepadaku 'hus', juga tidak pernah menanyakan sesuatu yang telah kulakukan, 'Kenapa kamu melakukannnya?' dan juga tidak pernah mengucapkan kepada apa yang tidak kulakukan, 'Tidakkah kamu melakukan hal ini.'." (HR. Mutafaq 'Alaih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa indah ucapan tersebut, yaitu ucapan seorang Nabi SAW. Beliau tidak pernah berkata melainkan sesuatu yang baik. Coba lihat mulut kita ini beserta kesalahan yang diperbuatnya. Barangkali kita mengucapkan kata "hus" yang telah dijauhi oleh Rasulullah SAW. Sungguh kita tidak bisa hidup tanpanya, sebuah kalimat yang diucapkan tanpa dosa. Kemudian perkataan, "Tidaklah kamu melakukan hal ini?" Itu adalah kalimat yang sangat ringan di mulut, yang sudah biasa diucapkan banyak orang dan tidak pernah ditinggalkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, lihatlah keadaan kita ini agar kita bisa memperbaikinya, dan perhatikanlah mulut kita ini untuk mematuhi tata krama. Ketahuilah bahwasannya Rasulullah SAW adalah figur yang banyak diam sebagaimana sabda beliau berikut ini,&lt;br /&gt;"Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka ia harus mengatakan yang baik atau (lebih baik) diam." (HR. Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah penjelasan ini, apakah kita akan menjadi orang yang banyak bicara? Apakah kita ingin catatan buku kita di hari akhirat penuh dengan isu dan kesia-siaan? Apakah kita ingin catatan buku kita menjadi hitam dengan catatan gunjingan dan cacian terhadap orang lain? Banyak bicara akan menyebabkan kita kesulitan dalam menghadapi hari penghitungan. Banyak bicara menghilangkan wibawa. Banyak bicara akan menghilangkan ketenangan dan ketentraman. Banyak bicara membuat orang tidak mampu mengingat apa yang mereka dengar. Mereka hanya ingat sebagian dan lupa sebagian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itulah, ucapan-ucapan Rasulullah SAW sangat ringkas dan padat. Ketika Rasulullah berkata-kata, jika ada orang yang hendak menghitung kata-katanya, pasti dia dapat menghitungnya. Maka, sekali lagi camkanlah sabda beliau ini, "Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka ia harus mengatakan yang baik atau (lebih baik) diam."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a'lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-6808006244201225834?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/6808006244201225834/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=6808006244201225834' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/6808006244201225834'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/6808006244201225834'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2008/11/jangan-banyak-bicara.html' title='Jangan Banyak Bicara'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-8948362309398201149</id><published>2008-11-16T19:54:00.000+07:00</published><updated>2008-11-16T19:58:05.555+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><title type='text'>Rahasia Dibalik Waktu Shalat</title><content type='html'>Apabila filosofi waktu shalat itu bisa kita maknai dan kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, insya Allah kita akan menjadi orang yang terpelihara dari keburukan, dan akan sukses dalam kehidupan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang menyebabkan shalat belum banyak membawa pengaruh adalah karena spirit of shalat belum diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kita harus melakukan suatu perenungan dan penerjemahan ulang dari makna shalat itu sendiri. Mengapa shalat fardhu dilaksanakan lima kali dan dalam pos waktu yang berbeda? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Shalat Shubuh &lt;/strong&gt;yang dikerjakan sekitar jam setengah lima pagi, mengandung indikasi bahwa kita harus memulai aktivitas sepagi mungkin dan tidak boleh bermalas-malasan. Setiap shalat selalu pula diawali ucapan takbir. Itu pun mengandung indikasi bahwa kita harus membuka hari dengan takbir. Jangan ada kata-kata lain yang diucapkan sebelum takbir. Dengan dibukanya hari kita dengan Allahu Akbar, insya Allah hari kita menjadi berkah. Nilai filosofis shalat Shubuh sangat berkaitan erat dengan dunia kerja. Dengan shalat Shubuh, kita harus ke pasar sepagi mungkin, ke kantor tidak akan terlambat, dan ke jalan tidak akan terlalu macet. Ini mengandung arti pula bahwa kita harus menjadi yang terdepan dan yang pertama; we have to be the first. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kedua adalah shalat Dzuhur&lt;/strong&gt;. Waktu shalat Dzuhur merupakan waktu puncak dalam beraktivitas. Melalui shalat Dzuhur kita diingatkan kembali kepada Allah yang membagikan rezeki. Hikmah shalat Dzuhur di tengah pasar adalah Allah akan menggerakan hati manusia untuk menjatuhkan pilihannya kepada kita yang berjualan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Memasuki sore hari, kita berjumpa dengan shalat Ashar&lt;/strong&gt;. Pada saat inilah kita mulai menghitung untung rugi, dan kadangkala hati kita mulai bimbang, konsentrasi hilang, dan rasa lelah mulai menyerang. Di sinilah kita harus kembali membesarkan Allah lewat shalat Ashar. Hikmahnya dalam mengevaluasi hasil, kita harus selalu ingat pada Allah. Kalau untung kita harus bersyukur, dan kalau rugi kita sabar. Harus diingat pula kita harus menghitung, apakah ada hak orang lain yang terambil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Berikutnya adalah shalat Maghrib&lt;/strong&gt;. Dalam shalat Maghrib terdapat pengejawantahan nilai sosial dari shalat, yaitu kita harus konsen kepada keluarga. Shalat Maghrib berjamaah itu sangat baik untuk mendekatkan hubungan kita dengan keluarga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Yang kelima adalah shalat Isya&lt;/strong&gt;, sebagai shalat terakhir menjelang kita tidur. Di sini kita harus membesarkan dan mengagungkan Allah Swt. Hikmahnya we must closing our day with Allahu Akbar. Kita harus membuka dan menutup hari dengan kalimat takbir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila semua itu bisa kita maknai dan kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, insya Allah kita akan menjadi orang yang terpelihara dari keburukan, dan akan sukses dalam kehidupan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-8948362309398201149?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/8948362309398201149/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=8948362309398201149' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/8948362309398201149'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/8948362309398201149'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2008/11/rahasia-dibalik-waktu-shalat.html' title='Rahasia Dibalik Waktu Shalat'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-9123555586641014260</id><published>2008-11-16T19:36:00.002+07:00</published><updated>2008-11-16T19:51:28.240+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><title type='text'>Hubungan Shalat Shubuh dengan Kesehatan</title><content type='html'>Setiap pagi kalau kita tinggal di dekat mesjid maka akan terbangun mendengar adzan shubuh, yang menyuruh kita untuk melaksanakan shalat shubuh. Bagi mereka yang beriman segera saja melemparkan selimut dan segera wudhu dan shalat baik di rumah masing-masing atau ke mushalla atau masjid terdekat dengan berjalan kaki. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin menjadi pertanyaan mengapa Allah memerintahkan kita bangun pagi dan shalat shubuh? Berbagai jawaban dari semua disiplin ilmu tentunya akan banyak dijumpai dan membedah serta memberikan jawaban akan manfaat shalat shubuh itu. Dibawah akan diulas sedikit mengenai manfaat shalat shubuh, instruksi Allah sejak 1400 tahun yang lalu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam adzan shubuh juga akan terdengar kalimat lain dibandingkan dengan kalimat-kalimat yang dikumandangkan muadzin untuk waktu-waktu shalat selanjutnya. Kalimat yang terdengar berbeda dan tidak ada pada adzan di lain waktu adalah &lt;em&gt;"Ash Shalatu Khairun Minan Naum". &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti kalimat itu adalah shalat itu lebih baik dari pada tidur. Pernahkah kita mencoba sedikit saja menghayati kalimat &lt;em&gt;"Ash Shalatu Khairun Minan Naum"? &lt;/em&gt;Mengapa kalimat itu justru dikumandangkan hanya pada shalat shubuh, tatkala kita semua sedang terlelap, dan bukan pada adzan untuk shalat lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat mudah bagi kita semua mengatakan bahwa shalat shubuh memang baik karena menuruti perintah Allah SWT, Tuhan semesta Alam. Apapun perintahnya pasti bermanfaat bagi kehidupan manusia. Tetapi disisi mana manfaat itu? Apa supaya waktu banyak untuk mencari rezeki, tidak ketinggalan kereta atau bus karena macet? Pada waktu dulu kan belum ada desak-desakan seperti sekarang semua masih lancar, untuk itu tinjauan dari sisi kesehatan kardiovaskular masih menarik untuk dicermati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk tidak berpanjang kata, maka dikemukakan data bahwa shalat shubuh bermanfaat karena dapat mengurangi kecenderungan terjadinya gangguan kardiovaskular. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada studi MILIS, studi GISSI 2 dan studi-studi lain di luar negeri, yang dipercaya sebagai suatu penelitian yang shahih maka dikatakan puncak terjadinya serangan jantung sebagian besar dimulai pada jam 6 pagi sampai jam 12 siang. Mengapa demikian? Karena pada saat itu sudah terjadi perubahan pada sistem tubuh dimana terjadi kenaikan tegangan saraf simpatis (istilah Cina : Yang) dan penurunan tegangan saraf parasimpatis (YIN). Tegangan simpatis yang meningkat akan menyebabkan kita siap tempur, tekanan darah akan meningkat, denyutan jantung lebih kuat dan sebagainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tegangan saraf simpatis yang meningkat maka terjadi penurunan tekanan darah, denyut jantung kurang kuat dan ritmenya melambat. Terjadi peningkatan aliran darah ke perut untuk menggiling makanan dan berkurangnya aliran darah ke otak sehingga kita merasa mengantuk, pokoknya yang cenderung kepada keadaan istirahat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pergantian waktu pagi buta (mulai pukul 3 dini hari) sampai siang itulah secara diam-diam tekanan darah berangsur naik, terjadi peningkatan adrenalin yang berefek meningkatkan tekanan darah dan penyempitan pembuluh darah (efek vasokontriksi) dan meningkatkan sifat agregasi trombosit (sifat saling menempel satu sama lain pada sel trombosit agar darah membeku) walaupun kita tertidur. Aneh bukan? Hal ini terjadi pada semua manusia, setiap hari termasuk anda dan saya maupun bayi anda. Hal seperti ini disebut sebagai ritme Circardian/Ritme sehari-hari, yang secara kodrati diberikan Allah kepada manusia. Kenapa begitu dan apa keuntungannya Allah yang berkuasa menerangkannya saat ini? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun apa kaitannya keterangan di atas dengan kalimat &lt;em&gt;"Ash Shalatu Khairun Minan Naum"&lt;/em&gt;? Shalat shubuh lebih baik dari tidur?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara tidak langsung hal ini dapat dirunut melalui penelitian Furgot dan Zawadsky yang pada tahun 1980 dalam penelitiannya mengeluarkan sekelompok sel dinding arteri sebelah dalam pada pembuluh darah yang sedang diseledikinya (dikerok). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembuluh darah yang normal yang tidak dibuang sel-sel yang melapisi dinding bagian dalamnya akan melebar bila ditetesi suatu zat kimia yaitu : Asetilkolin. Pada penelitian ini terjadi keanehan, dengan dikeluarkannya sel-sel dari dinding sebelah dalam pembuluh darah itu, maka pembuluh tadi tidak melebar kalau ditetesi asetilkolin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penemuan ini tentu saja menimbulkan kegemparan dalam dunia kedokteran. "Jadi itu toh yang menentukan melebar atau menyempitnya pembuluh darah, sesuatu penemuan baru yang sudah sekian lama, sekian puluh tahun diteliti tapi tidak ketemu." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian itu segera diikuti penelitian yang lain diseluruh dunia untuk mengetahui zat apa yang ada didalam sel bagian dalam pembuluh darah yang mampu mengembangkan/melebarkan pembuluh itu. Dari sekian ribu penelitian maka zat tadi ditemukan oleh Ignarro serta Murad dan disebut NO/Nitrik Oksida. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga penelitian itu Furchgott dan Ignarro serta Murad mendapat hadiah NOBEL tahun 1998. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zat NO selalu diproduksi, dalam keadaan istirahat tidur pun selalu diproduksi, namun produksi dapat ditingkatkan oleh obat golongan Nifedipin dan nitrat dan lain-lain tetapi juga dapat ditingkatkan dengan bergerak, dengan olahraga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek Nitrik oksida yang lain adalah mencegah kecenderungan membekunya darah dengan cara mengurangi sifat agregasi/sifat menempel satu sama lain dari trombosit pada darah kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kalau kita kita bangun tidur pada pagi buta dan bergerak, tatkala tamu yang tidak kita inginkan selalu saja sowan pada setiap pagi gelap, maka hal itu akan memberikan pengaruh baik pada pencegahan gangguan kardiovaskular. Naiknya kadar NO dalam darah karena exercise yaitu wudhu dan shalat sunnah dan wajib, apalagi bila disertai berjalan ke mesjid merupakan proteksi bagi pencegahan kejadian kardiovaskular. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu patut dicatat bahwa pada posisi rukuk dan sujud terjadi proses mengejan, posisi ini meningkatkan tonus parasimpatis (yang melawan efek tonus simpatis). Dengan exercise tubuh memproduksi NO untuk melawan peningkatan kadar zat adrenalin di atas yang berefek menyempitkan pembuluh darah dan membuat sel trombosit darah kita jadi bertambah liar dan inginnya rangkulan terus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah kekuasaan Allah, ciptaannya selalu dalam berpasang-pasangan, siang-malam, panas-dingin, dan NO-Kontra anti NO. Allah, sudah sejak awal Islam datang menyerukan shalat shubuh. Hanya saja Allah tidak secara jelas menyatakan manfaat akan hal ini karena tingkat ilmu pengetahuan manusia belum sampai dan masih harus mencarinya sendiri walaupun harus melalui rentang waktu ribuan tahun. Petunjuk bagi kemaslahatan umat adalah tanda kasihNya pada hambaNya. Bukti manfaat instruksi Allah baru datang 1400 tahun kemudian. Allahu Akbar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-9123555586641014260?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/9123555586641014260/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=9123555586641014260' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/9123555586641014260'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/9123555586641014260'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2008/11/hubungan-shalat-shubuh-dengan-kesehatan.html' title='Hubungan Shalat Shubuh dengan Kesehatan'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-4206497046097863173</id><published>2008-10-25T16:40:00.002+07:00</published><updated>2008-10-25T17:11:37.864+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><title type='text'>Tanda Tanda Saat Kematian</title><content type='html'>&lt;em&gt;“Bagaimana kamu kufur (ingkar) dengan Allah dan adalah kamu itu mati maka kamu dihidupkan, kemudian kamu dimatikan kemudian kamu dihidupkan kemudian kepada-Nya kamu dikembalikan” (Surah Al-Baqarah : Ayat 28)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW diriwayatkan masih mampu memperlihat dan menceritakan kepada keluarga dan sahabat secara lansung akan kesukaran menghadapi sakaratul maut dari awal hinggalah akhirnya hayat Baginda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ghazali rahimahullah diriwayatkan memperolehi tanda-tanda ini sehingga beliau mampu menyediakan dirinya untuk menghadapi sakaratul maut secara sendirian. Beliau menyediakan dirinya dengan segala persiapan termasuk mandinya, wudhunya serta kafannya sekali cuma ketika sampai bagian tubuh dan kepala saja beliau telah memanggil abangnya yaitu Imam Ahmad Ibnu Hambal untuk menyambung tugas tersebut. Beliau wafat ketika Imam Ahmad bersedia untuk mengkafankan bagian mukanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun riwayat-riwayat ini memperlihatkan kepada kita sesungguhnya Allah SWT tidak pernah berlaku zalim kepada hambanya. Tanda-tanda yang diberikan adalah untuk menjadikan kita umat Islam supaya dapat bertaubat dan bersedia dalam perjalanan menghadap Allah SWT. Walau bagaimanapun semua tanda-tanda ini akan berlaku kepada orang-orang Islam saja manakala orang-orang kafir yaitu orang yang menyekutukan Allah nyawa mereka ini akan terus di rentap tanpa sembarang peringatan sesuai dengan kekufuran mereka kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun tanda-tanda ini terbagi kepada beberapa keadaan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tanda 100 hari sebelum hari mati&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah tanda pertama dari Allah SWT kepada hambanya dan hanya akan disadari oleh mereka-mereka yang dikehendakinya. Walau bagaimanapun semua orang Islam akan mendapat tanda ini cuma mereka sadar atau tidak. Tanda ini akan berlaku lazimnya selepas waktu Ashar. Seluruh tubuh yaitu dari ujung rambut hingga ke ujung kaki akan mengalami getaran atau seakan-akan mengigil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya seperti daging lembu yang baru disembelih dimana jika diperhatikan dengan teliti kita akan mendapati daging tersebut seakan-akan bergetar. Bagi mereka yang sadar akan berdetik di hati bahwa mungkin ini adalah tanda mati maka getaran ini akan berhenti dan hilang setelah kita sedar akan kehadiran tanda ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi mereka yang tidak diberi kesadaran atau mereka yang hanyut dengan kenikmatan tanpa memikirkan soal kematian, tanda ini akan lenyap begitu saja tanpa manfaat. Bagi yang sadar dengan kehadiran tanda ini maka ini adalah peluang terbaik untuk memanfaatkan masa yang ada untuk mempersiapkan diri dengan amalan dan urusan yang akan dibawa atau ditinggalkan sesudah mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tanda 40 hari sebelum hari mati&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda ini juga akan berlaku sesudah waktu Ashar. Bagian pusat kita akan berdenyut-denyut. Ketika itu daun yang tertulis nama kita akan gugur dari pokok yang letaknya di atas Arsh Allah SWT. Maka malaikat maut akan mengambil daun tersebut dan mulai membuat persediaannya ke atas kita antaranya ialah ia akan mula mengikuti kita sepanjang masa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan terjadi malaikat maut ini akan memperlihatkan wajahnya sekilas lalu dan jika ini terjadi, mereka yang terpilih ini akan merasakan seakan-akan bingung seketika. Adapun malaikat maut ini wujudnya cuma seorang tetapi kuasanya untuk mencabut nyawa adalah bersamaan dengan jumlah nyawa yang akan dicabutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tanda 7 hari&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun tanda ini akan diberikan hanya kepada mereka yang diuji dengan musibah kesakitan di mana orang sakit yang tidak makan secara tiba-tiba berselera untuk makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tanda 3 hari&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada ketika ini akan terasa denyutan di bagian tengah dahi kita yaitu diantara dahi kanan dan kiri. Jika tanda ini dapat dikesan maka berpuasalah kita selepas itu supaya perut kita tidak mengandungi banyak najis dan ini akan memudahkan urusan orang yang akan memandikan kita nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ini juga mata hitam kita tidak akan bersinar lagi dan bagi orang yang sakit hidungnya akan perlahan-lahan jatuh dan ini dapat dikesan jika kita melihatnya dari bagian sisi. Telinganya akan layu dimana bagian ujungnya akan beransur-ansur masuk ke dalam. Telapak kakinya yang terlunjur akan perlahan-lahan jatuh ke depan dan sukar ditegakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tanda 1 hari&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan berlaku sesudah waktu Ashar di mana kita akan merasakan satu denyutan di sebelah belakang yaitu di kawasan ubun-ubun di mana ini menandakan kita tidak akan sempat untuk menemui waktu Ashar keesokan harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tanda Akhir&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan berlaku keadaan di mana kita akan merasakan satu keadaan sejuk di bagian pusat dan akan turun ke pinggang dan seterusnya akan naik ke bagian halkum. Ketika ini hendaklah kita terus mengucap kalimah syahadah dan berdiam diri dan menantikan kedatangan malaikat maut untuk menjemput kita kembali kepada Allah SWT yang telah menghidupkan kita dan sekarang akan mematikan pula. Seelok-eloknya bila sudah merasa tanda yang akhir sekali, mengucap dalam keadaan qiam and jangan lagi bercakap-cakap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya marilah kita bertaqwa dan berdoa kepada Allah SWT semoga kita adalah di antara orang-orang yang yang dipilih oleh Allah SWT yang akan diberi kesadaran untuk peka terhadap tanda-tanda mati ini semoga kita dapat membuat persiapan terakhir dalam usaha memohon keampunan dari Allah SWT maupun dari manusia sendiri dari segala dosa dan urusan hutang piutang kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau bagaimanapun sesuai dengan sifat Allah SWT yang Maha Berkuasa lagi Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani maka diriwatkan bahwa tarikh mati seseorang manusia itu masih boleh diubah dengan amalan doa yaitu doa dari kita sendiri ataupun doa dari orang lain. Namun itu semua adalah ketentuan Allah SWT semata-mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh itu marilah kita bersama-sama berusaha dan berdoa semoga kita diberi hidayah dan petunjuk oleh Allah SWT serta kelapangan masa dan kesehatan tubuh badan dan juga fikiran dalam usaha kita untuk mencari keridhaan Allah SWT di dunia mah pun akhirat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-4206497046097863173?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/4206497046097863173/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=4206497046097863173' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/4206497046097863173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/4206497046097863173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2008/10/tanda-tanda-saat-kematian.html' title='Tanda Tanda Saat Kematian'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-2466709526387757040</id><published>2008-10-23T12:39:00.002+07:00</published><updated>2008-10-23T12:50:15.319+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uswah'/><title type='text'>Hamzah bin Abdul Muthalib</title><content type='html'>Thabarani telah mengeluarkan dari Al-Harits At-Taimi dia berkata: Adalah Hamzah bin Abdul Mutthalib r.a pada hari pertempuran di Badar membuat tanda dengan bulu burung Na'amah (Bangau). Sesudah selesai peperangan, maka seorang dari kaum Musyrikin bertanya: Siapa orang yang bertanda dengan bulu burung Na'amah itu? Maka orang berkata: Dialah Hamzah bin Abdul Mutthalib. Sahut orang itu lagi: Dialah orang yang banyak mempermalukan kita di dalam peperangan itu. (Majma'uz Zawa'id 6:81) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bazzar mengeluarkan dari Abdul Rahman bin Auf r.a dia berkata: Bertanya Umaiyah bin Khalaf kepadanya: Hai Abdullah! Siapa orang yang memakai bulu burung Na'amah di dadanya pada perang Badar itu? jawabku: Dia itu paman Muhammad, dialah Hamzah bin Abdul Mutthalib r.a Berkata lagi Umaiyah bin Khalaf: Dialah orang yang banyak mempermalukan kita dengan senjatanya sehingga dia dapat membunuh banyak orang di antara kita. (Majma'uz Zawa'id 6:81) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hakim telah mengeluarkan dari Sabir bin Abdullah r.a dia berkata: Rasulullah SAW mencari-cari Hamzah pada hari Ubud setelah selesai peperangan, dan setelah semua orang berkumpul di sisinya: Di mana Hamzah? Maka salah seorang di situ menjawab: Tadi, saya lihat dia berperang di bawah pohon di sana, dia terus menerus mengatakan: Aku singa Allah, dan singa RasulNya! Ya Allah, ya Tuhanku! Aku mencuci tanganku dari apa yang dibawa oleh mereka itu, yakni Abu Sufyan bin Harb dan tentera Quraisy. Dan aku memohon uzur kepadamu dari apa yang dibuat oleh mereka itu dan kekalahan mereka, yakni tentera Islam yang melarikan diri! Lalu Rasulullah SAW pun menuju ke tempat itu, dan didapati Hamzah telah gugur. Sewaktu Beliau melihat dahinya, Beliau menangis, dan melihat mayatnya dicincang-cincang, Beliau menarik nafas panjang. Kemudian Beliau berkata: Tidak ada kain kafan buatnya?! Maka segeralah seorang dari kaum Anshar membawakan kain kafan untuknya. Berkata Jabir seterusnya, bahwa Rasulullah SAW telah berkata: Hamzah adalah penghulu semua orang syahid nanti di sisi Allah pada hari kiamat. (Hakim 3:199) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Ishak telah mengeluarkan dari Ja'far bin Amru bin Umaiyah Adh-Dhamri, dia berkata: Aku keluar bersama Abdullah bin Adiy bin Al-Khiyar pada zaman Mu'awiyah r.a dan disebutkan ceritanya hingga kami duduk bersama Wahsyi (pembunuh Hamzah r.a), maka kami berkata kepadanya: Kami datang ini untuk mendengar sendiri darimu, bagaimana engkau membunuh Hamzah r.a Wahsyi bercerita: Aku akan memberitahu kamu berdua, sebagaimana aku telah memberitahu dahulu kepada Rasulullah SAW ketika Beliau bertanya ceritanya dariku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada mulanya, aku ini adalah hamba kepada Jubair bin Muth'im, dan pamannya yang bernama Thu'aimah bin Adiy telah mati terbunuh di perang Badar. Pada saat kaum Quraisy keluar untuk berperang di Uhud, Jubair berkata kepadaku: Jika engkau dapat membunuh Hamzah, paman Muhammad untuk menuntut balas kematian pamanku di Badar, engkau akan aku merdekakan. Begitu tentara Quraisy keluar ke medan Uhud, aku turut keluar bersama mereka. Aku seorang Habsyi yang memang mahir untuk melempar pisau , dan sebagaimana biasanya orang Habsyi, jarang-jarang tidak mengenai sasaran apabila melempar. Apabila kedua belah pihak bertempur di medan Uhud itu, aku keluar mencari-cari Hamzah untuk kujadikan sasaranku, hingga aku melihatnya di antara orang yang bertarung, seolah-olahnya dia unta yang mengamuk, terus memukul dengan pedangnya segala apa yang datang menyerangnya, tiada seorang pun yang dapat melawannya. Aku pun bersiap untuk menjadikannya sasaranku. Aku lalu bersembunyi di balik batu berdekatan dengan pohon yang dia sedang bertarung, sehingga sewaktu dia datang berdekatan denganku, mudahlahlah aku melemparkan pisau racunku itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatkala dia dalam keadaan begitu, tiba-tiba datang menyerangnya Sibak bin Abdul Uzza. Hamzah melihat Sibak datang kepadanya, lalu dia berteriak: Ayo ke sini, siapa yang mau mencari mati! Disabetnya dengan sekali ayunan kepalanya berguling di tanah. Maka pada ketika itulah, aku terus mengacung-acungkan pisau bengkokku itu, dan saat aku rasa sudah tepat sasaranku, aku pun melemparkannya ke Hamzah mengenai bawah perutnya terus menembus bawah selangkangnya. Dia mencoba menerkamku, tetapi dia sudah tidak berdaya lagi, aku lalu meninggalkannya di situ hingga dia mati. Kemudian aku kembali lagi untuk mengambil pisau bengkokku itu, dan aku membawanya ke perkemahan kami. Aku duduk di situ menunggu, dan aku tidak punya tujuan yang lain, kecuali membunuh Hamzah agar aku dapat dimerdekakan oleh tuanku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami kembali ke Makkah, seperti yang dijanjikan oleh tuanku, aku dimerdekakan. Aku terus tinggal di Makkah. Dan apabila kota Makkah ditaklukkan oleh Rasulullah SAW aku pun melarikan diri ke Tha'if dan menetap di sana. Ketika rombongan orang-orang Tha'if bersiap-siap hendak menemui Rasulullah SAW untuk memeluk Islam, aku merasa serba salah tidak tahu ke mana harus melarikan diri. Aku berfikir, apakah aku harus melarikan diri ke Syam, atau ke Yaman, ataupun ke negeri-negeri lainnya, sampai kapan aku akan menjadi orang buruan?! Demi Allah, aku merasakan diriku susah sekali. Tiba-tiba ada orang yang datang kepadaku memberi nasehat: Apa yang engkau takutkan? Muhammad tidak membunuh orang yang masuk ke dalam agamanya, dan menyaksikan syahadat kebenaran! Aku tidak punya jalan lain kecuali menerima nasehat itu. Aku pun menuju ke Madinah untuk menemui Rasulullah SAW. Tanpa diduga tiba-tiba Beliau melihatku berdiri di hadapannya menyaksikan syahadat kebenaran itu. Beliau lalu menoleh kepadaku seraya berkata: Apakah engkau ini Wahsyi? Jawabku: Saya, wahai Rasulullah! Beliau berkata lagi: Duduklah! Ceritakanlah bagaimana engkau rnembunuh Hamzah?! Aku lalu menceritakan kepadanya seperti aku menceritakan sekarang kepada kamu berdua. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai bercerita, Beliau berkata kepadaku: Awas! Jangan lagi engkau datang menunjukkan wajahmu kepadaku! Karena itu aku terus-menerus menjauhkan diri dari Rasulullah SAW supaya Beliau tidak melihat wajahku lagi, sehinggalah Beliau wafat meninggalkan dunia ini. Kemudian saat kaum Muslimin keluar untuk berperang dengan Musailamah Al-Kazzab, pemimpin kaum murtad di Yamamah, aku turut keluar untuk berperang melawannya. Aku bawa pisau bengkok yang membunuh Hamzah itu. Ketika orang-orang sedang bertempur, aku mencuri-curi masuk dan aku lihat Musailamah sedang berdiri dan di tangannya pedang yang terhunus, maka aku pun membuat persiapan untuk melemparnya dan di sebelahku ada seorang dari kaum Anshar yang sama tujuan denganku. Aku terus mengacung-acungkan pisau itu ke arahnya, dan setelah aku rasa bidikanku sudah cukup tepat, aku pun melemparkannya, dan mengenainya, lalu orang Anshar itu menghabisi hidupnya dengan pedangnya. Aku sendiri tidak memastikan siapa yang membunuh Musailimah itu, apakah pisau bengkokku itu, ataupun pedang orang Anshar tadi, hanya Tuhan sajalah yang lebih mengetahui. Jika aku yang membunuhnya, maka dengan demikian aku telah membunuh orang yang terbaik pada masa hidup Rasulullah SAW dan aku juga membunuh orang yang paling jahat sesudah masa Beliau. (Al-Bidayah Wan-Nihayah 4:18) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukhari telah mengeluarkan dari Ja'far bin Amru sebagaimana cerita yang sebelumnya, ketika orang ramai berbaris untuk berperang, keluarlah Sibak bin Abdul Uzza sambil berteriak: Siapa yang akan melawanku? Hamzah pun datang untuk melawannya, lalu Hamzah berkata kepadanya: Hai Sibak! Hai putera Ummi Anmar, tukang sunnat orang perempuan! Apakah engkau hendak melawan Allah dan RasulNya? Hamzah lalu menghantamnya dengan suatu pukulan yang keras hingg menghabisinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-2466709526387757040?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/2466709526387757040/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=2466709526387757040' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/2466709526387757040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/2466709526387757040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2008/10/hamzah-bin-abdul-muthalib.html' title='Hamzah bin Abdul Muthalib'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-3126755566614333834</id><published>2008-10-23T12:34:00.001+07:00</published><updated>2008-10-23T12:39:02.300+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uswah'/><title type='text'>Asma' Binti Abu Bakar</title><content type='html'>Asma’ binti Abu Bakar r.ha. sudah memeluk Islam sejak masa-masa awal datangnya Islam. Beliau adalah saudarinya ibunda Aisyah r.ha. Suatu waktu, ketika Rasullah SAW dengan Abu Bakar r.a. telah memerintah Zaid r.a. dan beberapa orang pegawainya untuk mengambil kudanya dan keluarganya untuk dibawa ke Madinah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asma, r.ha. berhijrah dengan rombongan tersebut. Sesampainya di Quba –dari rahim Asma r.ha.– lahirlah putra pertamanya yakni Abdullah bin Zubair r.a. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sejarah Islam, itulah bayi pertama yang dilahirkan setelah hijrah. Pada zaman itu banyak terjadi kesulitan, kesusahan, kemiskinan, dan kelaparan. Tetapi pada zaman itu juga muncul kehebatan dan keberanian yang tiada bandingannya. &lt;br /&gt;Dalam sebuah riwayat dari Bukhari dicertakan bahwa Asma’ r.ha. sendiri pernah menceritakan tentang keadaan hidupnya, “Ketika aku menikah dengan Zubair r.a., ia tidak memiliki harta sedikit pun, tidak memiliki tanah, tidak memiliki pembantu untuk membantu pekerjaan, dan juga tidak memiliki sesuatu apa pun. Hanya ada satu unta milikku yang biasa digunakan untuk membawa air, juga seekor kuda. Dengan unta tersebut, kami dapat membawa rumput dan lain-lainnya. AKulah yang menumbuk kurma untuk makanan hewan-hewan tersebtu. Aku sendirilah yang mengisi tempat air sampai penuh. Apabila embernya peceh, aku sendirilah yang memperbaikinya. Pekerjaan merawat kuda, seperti mencarikan rumput dan memberinya makan, juga aku sendiri yang melakukannya. Semua pekerjaan yang paling sulit bagiku adalah memberi makan kuda. Aku kurang pandai membuat roti. Untuk membuat roti, biasanya aku hanya mencampurkan gandum dengan air, kemudian kubawa kepada wanita tetangga, yaitu seorang wanita Anshar, agar ia memasakkannya. Ia adalah seorang wanita yang ikhlas. Dialah yang memasakkan roti untukku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Rasulullah SAW sampai di madinah, maka Zubair r.a. telah diberi hadiah oleh Rasulullah SAW berupa sebidang tanah, seluas kurang lebih 2 mil (jauhnya dari kota). Lalu, kebun itu kami tanami pohon-pohon kurma. Suatu ketika, aku sedang berjalan sambil membawa kurma di atas kepalaku yang aku ambil dari kebun tersebut. Di tengah jalan aku bertemu Rasulullah saw. dan beberapa sahabat Anshar lainnya yang sedang menunggang unta. Setelah Rasulullah saw melihatku, beliau pun menghentikan untanya. Kemudian beliau mengisyaratkan agar aku naik ke atas unta beliau. Aku merasa sangat malu dengan laki-laki lainnya. Demikian pula aku khawatir terhada Zubair r.a. yang sangat pencemburu. Aku khawatir ia akan marah. Memahami perasaanku, Rasulullah membiarkanku dan meninggalkanku. Lalu segera aku pulang ke rumah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setibanya di rumah, aku menceritakan peristiwa tersebut kepada Zubair r.a. tentang perasaanku yang sangat malu dan kekhawatiranku jangan-jangan Zubair r.a. merasa cemburu sehingga menyebabkannya menjadi marah. Zubair r.a berkata, “Demi Allah aku lebih cemburu kepadamu yang selalu membawa isi-isi kurma di atas kepalamu sementara aku tidak dapat membantumu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu Abu Bakar, ayah Asma’ r.ha., memberikan seorang hamba sahaya kepada Asma’. Dengan adanya pembantu di rumahnya, maka pekerjaan rumah tangga dapat diselesaikan dengan ringan, seolah-olah aku telah terbebas dari penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Abu Bakar ash-shidiq r.a. berhijrah, sedikit pun tidak terpikirkan olehnya untuk meninggalkan sesuatu untuk keluarganya. Ia berhijrah bersama-sama Rasulullah saw. Untuk keperluan itu, seluruh kekayaan yang ia miliki, sejumlah lebih kurang 5 atau 6 dirham dibawa serta dalam perjalanan tersebut. Setelah kepergiannya, ayah Abu Bakar r.a. yakni Abu Qahafah yang buta penglihatannya dan sampai saat itu belum masuk Islam mendatangi cucunya, Asma' r.ha. dan Aisyah r.ha. agar mereka tidak bersedih karena telah ditinggal oleh ayahnya. Ia berkata kepada mereka, “Aku telah menduga bahwa Abu Bakar r.a. telah menyebabkalian susah. Tentunya seluruh hartanya telah dibawa serta olehnya. Sungguh ia telah semakin banyak membebani kalian.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi perkataan kakeknya, Asma r.ha. berkata, “Tidak, tidak, wahai kakek. Ayah juga meninggalkan hartanya untuk kami.” Sambil berkata demikian ia mengumpulkan kerikil-kerikil kecil kemudian diletakkannya di tempat Abu Bakar biasa menyimpan uang dirhamnya, lalu ditaruh di atas selembar kain. Kemudian dipegangnya tangan kakeknya untuk merabanya. Kakeknya mengira bahwa kerikil yang telah dirabanya itu adalah uang. Akhirnya kakeknya berkata, “Ayahmu memang telah berbuat baik. Kalian telah ditinggalkan dalam keadaan yang baik.” Sesudah itu, Asma r.ha. berkata, “Demi Allah, sesungguhnya ayahku tidak meninggalkan harta sedikit pun. Aku berbuat demikian semata-mata untuk menenangkan hati kakek, supaya kakek tidak bersedih hati.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asma’ r.ha. memiliki sifat yang sangat dermawan. Pada mulanya, apabila ia akan mengeluarkan harta di jalan Allah ia akan menghitungnya dan menimbangnya. Akan tetapi, setelah Rasulullah saw. bersabda, “Janganlah kalian menyimpan-nyimpan atau menghitung-hitung (harta yang akan diinfakkan). Apabila mampu, belanjakanlah sebanyak mungkin.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya setelah mendengar nasihat ini, Asma r.ha. semakin banyak menyumbangkan hartanya. Ia juga selalu menasehati anak-anak dan perempuan-perempuan yang ada di rumahnya, “Hendaklah kalian selalu meningkatkan diri dalam membelanjakan harta di jalan Allah, jangan menunggu-nunggu kelebihan harta kita dari keperluan-keperluan kita (yaitu jika ada sisa harta setelah dibelanjakan untuk keperluan membeli barang-barang, barulah sisa tersebut disedekahkan.) Jangan kalian berpikir tentang sisanya. Jika kalian selalu menunggu sisanya, sedangkan keperluan kalian bertambah banyak, maka itu tidak akan mencukupi keperluan kalian sehingga kita tidak memiliki kesempatan untuk membelanjakannya di jalan Allah. Jika keperluan itu disumbangkan di jalan Allah, maka kalian tidak akan mengalami kerugian selamanya.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-3126755566614333834?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/3126755566614333834/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=3126755566614333834' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/3126755566614333834'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/3126755566614333834'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2008/10/asma-binti-abu-bakar.html' title='Asma&apos; Binti Abu Bakar'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-3376397501355085135</id><published>2008-10-23T12:33:00.000+07:00</published><updated>2008-10-23T12:34:06.526+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uswah'/><title type='text'>Utsman bin Affan</title><content type='html'>Utsman bin Affan r.a. berasal dari keluarga kaya raya dari silsilah Bani Umayyah. Sejak kecil Utsman telah mendapat pendidikan membaca dan menulis dari keluarganya. Selain berpendidikan Utsman bin Affan dikenal pula sebagai seorang yang memiliki akhlakul karimah. Tak hanya ketika ia berada dalam naungan Islam namun juga sebelumnya. Rasulullah saw sendiri menggambarkan Utsman bin Affan r.a sebagai pribadi yang paling jujur dan rendah hati diantara kaum muslimin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan hidupnya Utsman bin Affan berhasil menjadi seorang saudagar kaya raya. Namun kesederhanaan tetap melingkupi hati beliau. Dalam satu riwayat dikisahkan bahwa Utsman senang menjamu orang banyak dengan hidangan mewah bagaikan hidangan kaum bangsawan. Namun di rumahnya beliau hanya memakan roti dengan minyak atau cuka. Dikisahkan pula bahwa Utsman r.a pernah berpidato di atas mimbar memakai sehelai kain kasar dan kopiah seharga lima dirham. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Utsman bin Affan memiliki julukan Dzun Nurain yang berarti yang memiliki dua cahaya. Julukan ini didapat karena Utsman telah menikahi puteri kedua dan ketiga dari Rasullah saw yaitu Ruqayah dan Ummu Kaltsum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan Utsman dengan Ruqayah terjadi ketika Ruqayah diceraikan oleh suaminya terdahulu yang bernama Utbah. Utbah merupakan putra Abdul Uzza bin Abdul Muthallib atau yang lebih dikenal dengan Abu Lahab. Perceraian ini dilakukan atas desakan Abu Lahab dan istrinya, Ummu Jamil, untuk menghina dan merendahkan keluarga Rasulullah saw. Untuk meringankan beban Rasulullah dan keluarganya Utsman kemudian melamar Ruqayah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan Ruqayah, Utsman menjadi suami-istri pertama dari kalangan kaum muslimin yang berhijrah ke Habasyah. Lama tak terdengar kabar dari mereka berdua. Sampai seorang Quraisy memberikan kabar kepada Rasulullah bahwa ia telah melihat Utsman bin Affan r.a dengan Ruqayah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagaimana keadaan mereka berdua?” tanya Nabi. “Menantumu sedang menuntun keledai yang ditunggangi oleh istrinya yang sedang hamil,”jawab si Quraisy. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendapatkan kabar bahwa keadaan di Mekah telah aman bagi kaum muslimin, muhajirin yang berada di Habasyah pun kembali ke Mekah. Termasuk Utsman bin Affan dan Ruqayah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasangan ini tak lama menetap di Mekah karena kembali berhijrah ke Madinah. Saat berada di Madinah Ruqayah menderita penyakit campak. Keadaannya diperparah dengan kesedihan yang mendalam atas kepergian ibundanya, Khadijah r.a dan anaknya Abdullah yang baru berusia 6 tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama Ruqayah terbaring sakit, Utsman selalu berada di sisi istrinya dan mengurusnya dengan lemah lembut dan penuh kesabaran. Bersamaan dengan itu kaum muslimin diseru untuk bergabung menghadapi perang Badar. Hati Utsman bimbang. Tak tega rasanya ia meninggalkan istrinya yang tengah terbaring sakit. Akhirnya Rasulullah mengizinkan Utsman tetap di rumah untuk mengurus istrinya. Utsman mendampingi istrinya sampai Ruqayah wafat. Tak lama ia menikah lagi dengan Ummu Kaltsum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Utsman bin Affan r.a menjabat sebagai khalifah menggantikan Umar bin Khatab r.a. tepatnya pada tahun 23 H. Selama masa pemerintahan Utsman bin Affan kekhalifahan Islam berhasil diperluas mulai dari wilayah Armenia, Kaukasia, Khurasan, Kirman, Sijistan, Cyprus sampai Afrika Utara. Utsman juga telah berjasa memperbanyak salinan Al Qur’an dan menyebarkannya ke berbagai wilayah kekuasaan Islam. Di bawah pemerintahan Utsman bin Affan pulalah kaum muslimin memiliki gedung pengadilan tersendiri serta armada laut yang digunakan dalam perang Dzatu Sawari. ahannya Utsman juga memerintahkan perluasan Masjid Nabawi dan Masjidil Haram. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika masa pemerintahan Utsman berjalan 6 tahun terjadilah pemberontakan untuk menjatuhkan Utsman dari kursi kekhalifahan. Namun Utsman tak pernah memberantas para pemberontak tersebut. Kelemahlembutan hatinya menyebabkan ia mencoba menyelesaikan semuanya dengan komunikasi yang baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Utsman wafat sebagai syahid pada hari Jumat tanggal 17 Dzulhijah 35 H ketika para pemberontak berhasil memasuki rumahnya dan membunuh Utsman.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-3376397501355085135?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/3376397501355085135/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=3376397501355085135' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/3376397501355085135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/3376397501355085135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2008/10/utsman-bin-affan.html' title='Utsman bin Affan'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-505608577903886916</id><published>2008-10-23T12:32:00.000+07:00</published><updated>2008-10-23T12:33:17.418+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uswah'/><title type='text'>Salman Al-Farisi</title><content type='html'>Salman berasal dari desa Ji di Isfahan, Persia. Ia adalah anak kesayangan ayahnya, seorang bupati di daerah itu. Salman mulanya adalah penganut Majusi yang taat hingga ia diserahi tugas sebagai penjaga api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat ia melewati sebuah gereja Nashrani yang sedang mengadakan sembahyang. Setelah masuk dan memperhatikan apa yang mereka kerjakan, Salman menjadi kagum. Ia pun bertanya tentang asal agama mereka yang ternyata berasal dari Syria. Salman mennceritakan hal ini kepada bapaknya dan mengatakan bahwa upacara kaum Nashrani sungguh mengagumkan, lebih baik dari agama Majusi yang mereka anut. Lalu terjadilah diskusi antara Salman dan bapaknya yang berujung pada dijebloskannya Salman dalam penjara dengan kaki terikat rantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada orang-orang Nashrani, Salman memberitahukan bahwa ia telah menganut agama mereka dan berpesan agar ia diberitahu jika ada rombongan dari Syiria yang datang. Setelah permintaannya dipenuhi ia pun meloloskan diri dari penjara dan bergambung dengan rombongan tersebut ke Syiria. Di Syiria ia tinggal sebagai pelayan bersama dengan seorang Uskup untuk belajar agama yang baru ia anut. Salman sangat mencintainya dan ketika menjelang wafat ia menanyakan kepada sang Uskup siapa yang harus ia hubungi sepeninggalnya. Lalu orang tersebut menceritakan tentang masa itu yang ternyata sudah dekat dengan kebangkitan seorang Nabi pengikut agama Ibrahim yang hanif, beserta tanda-tanda kenabian yang ada padanya termasuk tempat hijrahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari lewatlah rombongan berkendaraan dari jazirah Arab. Salman minta agar mereka mau memintanya membawa pergi ke negeri mereka dengan imbalan sapi-sapi dan kambing-kambing hasil jerih payahnya sebagai peternak. Permintaan tersebut dikabulkan. Namun ketika sampai di negeri yang bernama Wadil Qura, rombongan tersebut menganiaya Salman dan menjualnya kepada seorang Yahudi sebagai budak. Setelah beberapa lama, Salman dibeli oleh seorang Yahudi lain dari Bani Quraidhah dan dibawa ke Madinah. Sesampainya di Madinah Salman pun akhirnya yakin bahwa negeri ini adalah sebagaimana yang disebutkan kepadanya dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendengar kedatangan Rasulullah SAW yang hijrah ke Madinah, Salman pun datang menjumpai beliau beberapa kali, dan ia mendapatkan semua tanda-tanda kenabian yang pernah diceritakan kepadanya. Hal ini membuat Salman yakin akan kebenaran Rasulullah SAW dan menyatakan keislamannya. Namun statusnya sebagai budak telah menghalangi Salman untuk turut serta dalam perang Badar dan Uhud. Dengan bantuan finansial para sahabat, Salman pun akhirnya berhasil ditebus dan dimerdekakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika terjadi perang Khandaq, kaum Muslimin di Madinah diserang oleh kekuatan gabungan anti Islam dari luar dan dari dalam. Pasukan Quraisy dan Ghathfan menyerbu Madinah dari luar sedangkan Yahudi Bani Quraidhah menyerang dari dalam. Melihat kondisi ini Salman menyarankan strategi perang Persia yang asing bagi bangsa Arab, yakni penggalian parit sepanjang daerah terbuka mengelilingi kota. Melihat ini, pasukan kaum kafir yang hendak menyerbu Madinah merasa terpukul dan dipaksa berkemah di luar kota Madinah hingga pada suatu malam Allah mengirimkan angin topan yang memporak-porandakan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salman adalah sahanat utama yang taqwa, cerdas, dan bersahaja. Kendatipun dari golongan kelas atas dan seorang putera Persia, negeri yang terkenal dengan kemewahan, namun ia amat zuhud kepada dunia. Ketika menanti ajal, Sa'ad bin Abi Waqqash datang menjenguknya dan ia dapati Salman menangis, teringat pesan Rasulullah : "Hendaklah bagian masing-masingmu dari kekayaan dunia ini seperti bekal seorang pengendara", sedangkan ia merasa hartanya masih banyak. Sa'ad mengatakan : "Saya perhatikan, tak ada yang tampak di sekelilingku kecuali satu piring dan sebuah baskom."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekelumit kisah sang pencari kebenaran Salman Al Faritsi ini mengandung banyak pelajaran. Kecintaan dari ayah, kedudukan terhormat sebagai anak pembesar dan penunggu api, serta kehidupan yang berkecukupan tidaklah menjadi tujuan tertinggi hidupnya. Kendatipun belum menjadi seorang muslim, Salman seakan memiliki pribadi yang hanif dengan fitrah yang bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salman mampu bersifat objektif dan mau mengakui kekurangan agama Majusi yang dianutnya dibandingkan agama Nashrani yang kemudian dipeluknya. Ia pun tak segan-segan masuk Islam ketika Rasul ditunggu-tunggunya tiba. Bukanlah menjadi soal bagi Salman sang pemuda Persi untuk memeluk agama Nashrani yang berasal dari Syiria. Sungguh bahagia hati Salman, budak dari Persi untuk memeluk Islam yang dibawa oleh Muhammad, orang Arab. Kebenaran adalah dari Allah, tak peduli siapa yang menyampaikan dan darimana asalnya. Maka seseorang yang berjiwa hanif sudah sewajarnya mengikuti kebenaran yang datangnya dari Allah. Wallahu'alam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-505608577903886916?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/505608577903886916/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=505608577903886916' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/505608577903886916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/505608577903886916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2008/10/salman-al-farisi.html' title='Salman Al-Farisi'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-4736784866442956118</id><published>2008-10-23T12:20:00.002+07:00</published><updated>2008-10-23T12:32:04.763+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uswah'/><title type='text'>Fatimah Az-Zahra</title><content type='html'>Pada suatu hari di Madinah, ketika Nabi Muhammad berada di masjid sedang dikelilingi para sahabat, tiba-tiba anaknya tercinta Fatimah, yang telah menikah dengan Ali --prajurit umat Islam yang terkenal-- datang pada Nabi. Dia meminta dengan sangat kepada ayahnya untuk dapat meminjam seorang pelayan yang dapat membantunya dalam melaksanakan tugas pekerjaan rumah. Dengan tubuhnya yang kurus dan kesehatannya yang buruk, dia tidak dapat melaksanakan tugas menggiling jagung dan mengambil air dari sumur yang jauh letaknya, di samping juga harus merawat anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi tampak terharu mendengar permohonan si anak, tapi sementara itu juga Beliau menjadi agak gugup. Tetapi dengan menekan perasaan, Beliau berkata kepada sang anak dengan sinis, "Anakku tersayang, aku tak dapat meluangkan seorang pun di antara mereka yang terlibat dalam pengabdian 'Ashab-e Suffa. Sudah semestinya kau dapat menanggung segala hal yang berat di dunia ini, agar kau mendapat pahalanya di akhirat nanti." Anak itu mengundurkan diri dengan rasa yang amat puas karena jawaban Nabi, dan selanjutnya tidak pernah lagi mencari pelayan selama hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatimah Az-Zahra si cantik dilahirkan delapan tahun sebelum Hijrah di Mekkah dari Khadijah, istri Nabi yang pertama. Fatimah ialah anak yang keempat, sedang yang lainnya: Zainab, Ruqaya, dan Ummi Kalsum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatimah dibesarkan di bawah asuhan ayahnya, guru dan dermawan yang terbesar bagi umat manusia. Tidak seperti anak-anak lainnya, Fatimah mempunyai pembawaan yang tenang dan perangai yang agak melankolis. Badannya yang lemah, dan kesehatannya yang buruk menyebabkan ia terpisah dari kumpulan dan permainan anak-anak. Ajaran, bimbingan, dan aspirasi ayahnya yag agung itu membawanya menjadi wanita berbudi tinggi, ramah-tamah, simpatik, dan tahu mana yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatimah, yang sangat mirip dengan ayahnya, baik roman muka maupun dalam hal kebiasaan yang saleh, adalah seorang anak perempuan yang paling disayang ayahnya dan sangat berbakti terhadap Nabi setelah ibunya meninggal dunia. Dengan demikian, dialah yang sangat besar jasanya mengisi kekosongan yang ditinggalkan ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada beberapa kesempatan Nabi Muhammad SAW menunjukkan rasa sayang yang amat besar kepada Fatimah. Suatu saat Beliau berkata, "Fatimah, Allah tidak suka orang yang membuat kau tidak senang, dan Allah akan senang orang yang kau senangi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga Nabi dikabarkan telah berucap: "Fatimah itu anak saya, siapa yang membuatnya sedih, berarti membuat aku juga menjadi sedih, dan siapa yang menyenangkannya, berarti menyenangkan aku juga."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aisyah, istri Nabi tercinta pernah berkata, "Saya tidak pernah berjumpa dengan sosok pribadi yang lebih besar daripada Fatimah, kecuali kepribadian ayahnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas suatu pertanyaan, Aisyah menjawab, "Fatimah-lah yang paling disayang oleh Nabi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Bakar dan Umar keduanya berusaha agar dapat menikah denga Fatimah, tapi Nabi diam saja. Ali yang telah dibesarkan oleh Nabi sendiri, seorang laki-laki yang padanya tergabung berbagai kebajikan yang langka, bersifat kesatria dan penuh keberanian, kesalehan, dan kecerdasan, merasa ragu-ragu mencari jalan untuk dapat meminang Fatimah. Karena dirinya begitu miskin. Tetapi akhirnya ia memberanikan diri meminang Fatimah, dan langsung diterima oleh Nabi. Ali menjual kwiras (pelindung dada dari kulit) yang ia miliki yang bagus. Kwiras ini dimenangkannya pada waktu Perang Badar. Ia menerima 400 dirham sebagai hasil penjualan, dan dengan uang itu ia mempersiapkan upacara pernikahannya. Upacara yang amat sederhana. Agaknya, maksud utama yang mendasari perayaan itu dengan kesederhanaa, ialah untuk mencontohkan kepada para Musllim dan Musllimah perlunya merayakan pernikahan tanpa jor-joran dan serba pamer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatimah hampir berumur delapan belas tahun ketika menikah dengan Ali. Sebagai mahar dari ayahnya yang terkenal itu, ia memperoleh sebuah tempat air dari kulit, sebuah kendi dari tanah, sehelai tikar, dan sebuah batu gilingan jagung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada putrinya Nabi berkata, "Anakku, aku telah menikahkanmu dengan laki laki yang kepercayaannya lebih kuat dan lebih tinggi daripada yang lainnya, dan seorang yang menonjol dalam hal moral dan kebijaksanaan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan perkawinan Fatimah berjalan lancar dalam bentuknya yang sangat sederhana, gigih, dan tidak mengenal lelah. Ali bekerja keras tiap hari untuk mendapatkan nafkah, sedangkan istrinya bersikap rajin, hemat, dan berbakti. Fatimah di rumah melaksanakan tugas-tugas rumah tangga; seperti menggiling jagung dan mengambil air dari sumur. Pasangan suami-istri ini terkenal saleh dan dermawan. Mereka tidak pernah membiarkan pengemis melangkah pintunya tanpa memberikan apa saja yang mereka punyai, meskipun mereka sendiri masih lapar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat penuh perikemanusiaan dan murah hati yang terlekat pada keluarga Nabi tidak banyak tandingannya. Di dalam catatan sejarah manusia, Fatimah Zahra terkenal karena kemurahan hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu waktu, seorang dari suku bani Salim yang terkenal kampiun dalam praktek sihir datang kepada Nabi, melontarkan kata-kata makian. Tetapi Nabi menjawab dengan lemah-lembut. Ahli sihir itu begitu heran menghadapi sikap luar biasa ini, hingga ia memeluk agama Islam. Nabi lalu bertanya: "Apakah Anda berbekal makanan?" Jawab orang itu: "Tidak". Maka, Nabi menanyai Muslimin yang hadir di situ: "Adakah orang yang mau menghadiahkan seekor unta tamu kita ini?" Mu'ad ibn Ibada menghadiahkan seekor unta. Nabi sangat berkenan hati dan melanjutkan: "Barangkali ada orang yang bisa memberikan selembar kain untuk penutup kepala saudara seagama Islam?" Kepala orang itu tidak memaki tutup sama sekali. Sayyidina Ali langsung melepas serbannya dan menaruh di a tas kepala orang itu. Kemudian Nabi minta kepada Salman untuk membawa orang itu ke tempat seseorang saudara seagama Islam yang dapat memberinya makan, karena dia lapar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salman membawa orang yang baru masuk Islam itu mengunjungi beberapa rumah, tetapi tidak seorang pun yang dapat memberinya makan, karena waktu itu bukan waktu orang makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Salman pergi ke rumah Fatimah, dan setelah mengetuk pintu, Salman memberi tahu maksud kunjungannya. Dengan air mata berlinang, putri Nabi ini mengatakan bahwa di rumahnya tidak ada makanan sejak sudah tiga hari yang lalu. Namun putri Nabi itu enggan menolak seorang tamu, dan tuturnya: "Saya tidak dapat menolak seorang tamu yang lapar tanpa memberinya makan sampai kenyang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatimah lalu melepas kain kerudungnya, lalu memberikannya kepada Slaman, dengan permintaan agar Salman membawanya barang itu ke Shamoon, seorang Yahudi, untuk ditukar dengan jagung. Salman dan orang yang baru saja memeluk agama Islam itu sangat terharu. Dan orang Yahudi itu pun sangat terkesan atas kemurahan hati putri Nabi, dan ia juga memeluk agama Islam dengan menyatakan bahwa Taurat telah memberitahukan kepada golongannya tentang berita akan lahirnya sebuah keluarga yang amat berbudi luhur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salman balik ke rumah Fatimah dengan membawa jagung. Dan dengan tangannya sendiri, Fatimah menggiling jagung itu, dan membakarnya menjadi roti. Salman menyarankan agar Fatimah menyisihkan beberapa buah roti untuk anak-anaknya yang kelaparan, tapi dijawab bahwa dirinya tidak berhak untuk berbuat demikian, karena ia telah memberikan kain kerudungnya itu untuk kepentingan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatimah dianugerahi lima orang anak, tiga putra: Hasan, Husein, dan Muhsin, dan dua putri: Zainab dan Umi Kalsum. Hasan lahir pada tahun kegia dan Husein pada tahun keempat Hijrah. Muhsin meninggal dunia waktu masih kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatimah merawat luka Nabi sepulangnya dari Perang Uhud. Fatimah juga ikut bersama Nabi ketika merebut Mekkah, begitu juga ia ikut ketika Nabi melaksanakan ibadah Haji Wada, pada akhir tahun 11 Hijrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan haji terakhir ini Nabi jatuh sakit. Fatimah tetap mendampingi beliau di sisi tempat tidur. Ketika itu Nabi membisikkan sesuatu ke kuping Fatimah yang membuat Fatimah menangis, dan kemudian Nabi membisikkan sesuatu lagi yang membuat Fatimah tersenyum. Setelah nabi wafat, Fatimah menceritakan kejadian itu kepada Aisyah. Ayahnya membisikkan berita kematianya, itulah yang menyebabkan Fatimah menangis, tapi waktu Nabi mengatakan bahwa Fatimah-lah orang pertama yang akan berkumpul dengannya di alam baka, maka Fatimah menjadi bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama setelah Nabi wafat, Fatimah meninggal dunia, dalam tahun itu juga, eman bulan setelah nabi wafat. Waktu itu Fatimah berumur 28 tahun dan dimakamkan oleh Ali di Jaat ul Baqih (Madina), diantar dengan dukacita masyarakat luas.&lt;br /&gt;Fatimah telah menjadi simbol segala yang suci dalam diri wanita, dan pada konsepsi manusa yang paling mulia. Nabi sendiri menyatakan bahwa Fatimah akan menjadi "Ratu segenap wanita yang berada di Surga."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-4736784866442956118?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/4736784866442956118/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=4736784866442956118' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/4736784866442956118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/4736784866442956118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2008/10/fatimah-az-zahra.html' title='Fatimah Az-Zahra'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-8016198138066666067</id><published>2008-10-23T12:14:00.001+07:00</published><updated>2008-10-23T12:17:35.917+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uswah'/><title type='text'>Ali bin Abi Thalib</title><content type='html'>Pada suatu ketika Rasulullah SAW pernah menyatakan bahwa dirinya diibaratkan sebagai kota ilmu, sementara Ali bin Abi Thalib adalah gerbangnya ilmu. Mendengar pernyataan yang demikian, sekelompok kaum Khawarij tidak mempercayainya. Mereka tidak percaya, apa benar Ali bin Abi Thalib cukup pandai sehingga ia mendapat julukan "gerbang ilmu" dari Rasulullah SAW. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkumpullah sepuluh orang dari kaum Khawarij. Kemudian mereka bermusyawarah untuk menguji kebenaran pernyataan Rasulullah tersebut. Seorang di antara mereka berkata, "Mari sekarang kita tanyakan pada Ali tentang suatu masalah saja. Bagaimana jawaban Ali tentang masalah itu. Kita bisa menilai seberapa jauh kepandaiannya. Bagaimana? Apakah kalian setuju?"&lt;br /&gt;"Setuju!" jawab mereka serentak.&lt;br /&gt;"Tetapi sebaiknya kita bertanya secara bergiliran saja", saran yang lain. "Dengan begitu kita dapat mencari kelemahan Ali. Namun bila jawaban Ali nanti selalu berbeda-beda, barulah kita percaya bahwa memang Ali adalah orang yang cerdas."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baik juga saranmu itu. Mari kita laksanakan!" sahut yang lainnya.&lt;br /&gt;Hari yang telah ditentukan telah tiba. Orang pertama datang menemui Ali lantas bertanya, "Manakah yang lebih utama, ilmu atau harta?"&lt;br /&gt;"Tentu saja lebih utama ilmu," jawab Ali tegas.&lt;br /&gt;"Ilmu adalah warisan para Nabi dan Rasul, sedangkan harta adalah warisan Qarun, Fir'aun, Namrud dan lain-lainnya," Ali menerangkan.&lt;br /&gt;Setelah mendengan jawaban Ali yang demikian, orang itu kemudian mohon diri. Tak lama kemudian datang orang kedua dan bertanya kepada Ali dengan pertanyaan yang sama. "Manakah yang lebih utama, ilmu atau harta?"&lt;br /&gt;"Lebih utama ilmu dibanding harta," jawab Ali.&lt;br /&gt;"Mengapa?"&lt;br /&gt;"Karena ilmu akan menjaga dirimu, sementara harta malah sebaliknya, engkau harus menjaganya."&lt;br /&gt;Orang kedua itu pun pergi setelah mendengar jawaban Ali seperti itu. Orang ketiga pun datang menyusul dan bertanya seperti orang sebelumnya.&lt;br /&gt;"Bagaimana pendapat tuan bila ilmu dibandingkan dengan harta?"&lt;br /&gt;Ali kemudian menjawab bahwa, "Harta lebih rendah dibandingkan dengan ilmu?"&lt;br /&gt;"Mengapa bisa demikian tuan?" tanya orang itu penasaran.&lt;br /&gt;"Sebab orang yang mempunyai banyak harta akan mempunyai banyak musuh. Sedangkan orang yang kaya ilmu akan banyak orang yang menyayanginya dan hormat kepadanya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah orang itu pergi, tak lama kemudian orang keempat pun datang dan menanyakan permasalahan yang sama. Setelah mendengar pertanyaan yang diajukan oleh orang itu, Ali pun kemudian menjawab, "Ya, jelas-jelas lebih utama ilmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa yang menyebabkan demikian?" tanya orang itu mendesak.&lt;br /&gt;"Karena bila engkau pergunakan harta," jawab Ali, "jelas-jelas harta akan semakin berkurang. Namun bila ilmu yang engkau pergunakan, maka akan semakin bertambah banyak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang kelima kemudian datang setelah kepergian orang keempat dari hadapan Ali. Ketika menjawab pertanyaan orang ini, Ali pun menerangkan, "Jika pemilik harta ada yang menyebutnya pelit, sedangkan pemilik ilmu akan dihargai dan disegani."&lt;br /&gt;Orang keenam lalu menjumpai Ali dengan pertanyaan yang sama pula. Namun tetap saja Ali mengemukakan alasan yang berbeda. Jawaban Ali tersebut ialah, "Harta akan selalu dijaga dari kejahatan, sedangkan ilmu tidak usah dijaga dari kejahatan, lagi pula ilmu akan menjagamu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pertanyaan yang sama orang ketujuh datang kepada Ali. Pertanyaan itu kemudian dijawab Ali, "Pemilik ilmu akan diberi syafa'at oleh Allah Subhaanahu wa Ta'ala di hari kiamat nanti, sementara pemilik harta akan dihisab oleh Allah kelak."&lt;br /&gt;Kemudian kesepuluh orang itu berkumpul lagi. Mereka yang sudah bertanya kepada Ali mengutarakan jawaban yang diberikan Ali. Mereka tak menduga setelah mendengar setiap jawaban, ternyata alasan yang diberikan Ali selalu berbeda. Sekarang tinggal tiga orang yang belum melaksanakan tugasnya. Mereka yakin bahwa tiga orang itu akan bisa mencari celah kelemahan Ali. Sebab ketiga orang itu dianggap yang paling pandai di antara mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang kedelapan menghadap Ali lantas bertanya, "Antara ilmu dan harta, manakah yang lebih utama wahai Ali?"&lt;br /&gt;"Tentunya lebih utama dan lebih penting ilmu," jawab Ali.&lt;br /&gt;"Kenapa begitu?" tanyanya lagi.&lt;br /&gt;"Dalam waktu yang lama," kata Ali menerangkan, "harta akan habis, sedangkan ilmu malah sebaliknya, ilmu akan abadi."&lt;br /&gt;Orang kesembilan datang dengan pertanyaan tersebut. "Seseorang yang banyak harta", jawab Ali pada orang ini, "akan dijunjung tinggi hanya karena hartanya. Sedangkan orang yang kaya ilmu dianggap intelektual."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampailah giliran orang terakhir. Ia pun bertanya pada Ali hal yang sama. Ali menjawab, "Harta akan membuatmu tidak tenang dengan kata lain akan mengeraskan hatimu. Tetapi, ilmu sebaliknya, akan menyinari hatimu hingga hatimu akan menjadi terang dan tentram karenanya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali pun kemudian menyadari bahwa dirinya telah diuji oleh orang-orang itu. Sehingga dia berkata, "Andaikata engkau datangkan semua orang untuk bertanya, insya Allah akan aku jawab dengan jawaban yang berbeda-beda pula, selagi aku masih hidup."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesepuluh orang itu akhirnya menyerah. Mereka percaya bahwa apa yang dikatakan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam di atas adalah benar adanya. Dan ali memang pantas mendapat julukan "gerbang ilmu". Sedang mengenai diri Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam sudah tidak perlu diragukan lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-8016198138066666067?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/8016198138066666067/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=8016198138066666067' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/8016198138066666067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/8016198138066666067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2008/10/ali-bin-abi-thalib.html' title='Ali bin Abi Thalib'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-2762816129428552236</id><published>2008-10-23T12:04:00.002+07:00</published><updated>2008-10-23T12:13:49.836+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uswah'/><title type='text'>Mush'ab bin Umair</title><content type='html'>Sahabat Rasul yang satu ini berasal dari suku Quraisy, sama seperti Nabi Muhammad SAW. Selain penampilan sewaktu mudanya yang tampan dan rupawan, ia pun dibesarkan dalam keadaan yang serba kecukupan dan dimanjakan oleh kedua orang tuanya. Tak mengherankan jikalau ia menjadi buah bibir gadis-gadis Mekkah dan bintang di tempat-tempat pertemuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keislaman Mush'ab bin Umair diawali ketika ia mendengar tentang muhammad SAW yang mendakwahkan dirinya sebagai Rasulullah dan mengajak manusia untuk beribadah kepada Allah yang Esa. Setelah mendengar Rasulullah sering mengadakan pertemuan dengan para sahabatnya di rumah Arqam bin Abil Arqam, ia pun menyempatkan diri mengikuti majelis yang di dalamnya dibacakan ayat-ayat Al Qur'an. Wahyu yang kala itu dibacakan oleh Rasulullah didengar oleh Mush'ab hingga merasuki hatinya dan menjadi jalan hidayah Allah kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk beberapa saat lamanya, Mush'ab menyembunyikan keislamannya. Namun suatu ketika ada seseorang yang melihat gelagat Mush'ab sebagai orang yang telah mengikuti agama Muhammad dan memstorieshukan hal ini kepada ibunya. Sejak peristiwa ini cobaan terhadap keimanan sang pemuda pun mulai datang silih berganti. Mulai dari ibunya yang kemudian memenjarakannya di sebuah tempat terpencil, dua kali hijrah ke Habsyi, hingga pengusiran oleh ibunya yang tidak lagi sudi menganggapnya sebagai anak kandung. Ini juga berarti akhir dari kehidupan mewah dan perlente pemberian orang tuannya yang selama ini dinikmatinya. Begitulah, pemuda rupawan ini lebih memilih hidup miskin dan sengsara, dengan pakaiannya yang kasar dan usang, sehari makan dan beberapa hari lapar demi cintanya pada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari pernah beberapa orang Muslimin duduk di sekeliling Rasulullah SAW. Ketika mereka memandang Mush'ab, mereka menundukkan kepala dan memejamkan mata. Sebagian dari mereka tak kuasa menahan air mata karena rasa ibanya terhadap Mush'ab. Akan tetapi Rasulullah SAW melihat Mush'ab dengan pandangan penuh arti, rasa cinta kasih dan syukur. Sambil tersenyum beliau berkata : "Dahulu saya melihat Mush'ab ini tak ada yang mengimbangi dalam memperoleh kesenangan dari orang tuannya, kemudian ditinggalkannya semua itu demi cintanya kepada Allah dan Rasul-Nya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah keadaan Mush'ab. Namun berkurangnya atau hilangnya kemewahan dunia pada dirinya justru berakibat pada peningkatan pengabdiannya pada Allah dan Rasul-nya. Tercatat sumbangsihnya yang teramat besar bagi penegakkan kalimat Allah di muka bumi. Ia menjadi duta pertama Rasul yang diutus untuk berdakwah kepada masyarakat Madinah. Dengan sifat zuhud, kejujuran, dan kesungguhan hati, ia berhasil melunakkan dan menawan hati penduduk Madinah hingga mereka berbondong-bondong masuk Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perang Uhud melawan kaum musyrik, Mush'ab mendapat kehormatan dari Rasulullah SAW untuk membawa bendera kaum Muslimin. Perang ini berlangsung sedemikian dahsyat hingga sejumlah sahabat terkemuka gugur untuk menemui Rabb mereka, tak terkecuali Mush'ab. Seusai pertempuran. Rasulullah SAW dan para sahabat datang meninjau medan pertempuran untuk mengucapkan perpisahan kepada para syuhada. Ketika mereka mendapati jasad Mush'ab, bercucuranlah air matanya. Berkatalah Khabbah Ibnul 'Urrat : "Kami hijrah di jalan Allah bersama Rasulullah SAW dengan mengharap keridhaan-Nya, hingga pastilah sudah pahala di sisi Allah. Di antara kami ada yang telah berlalu sebelum menikmati sedikitpun juga pahala di dunia ini. Termasuk Mush'ab bin Umair yang gugur di Uhud ini." Tak sehelai pun kain untuk menutupinya selain sehelai burdah. Andainya ditaruh di atas kepalanya, terbukalah kedua belah kakinya. Sebaliknya bila ditutupkan ke kakinya, terbukalah kepalanya. Sehingga Rasulullah bersabda, "Tutupkanlah kebagian kepalanya, dan kakinya tutupilah dengan rumput kizir."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah. Kisah ini sepertinya mengajarkan kepada kita untuk tidak terlalu terlena dan terpedaya oleh segala kemewahan dunia yang Allah berikan. Bagaimanapun juga kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya adalah di atas segala-galanya. Seolah kisah diatas berpesan kepada kita, "Biarlah dunia berpisah denganmu, asalkan sang Pemilik dunia dan akhirat menghampirimu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran lain yang menarik adalah bagaimana Rasulullah SAW bersikap terhadap Mush'ab di saat sejumlah kaum Muslimin justru merasa iba melihat kondisi penampilan Mush'ab yang jauh lebih melarat dari sebelumnya. Ketika sebagian sahabat sedih dan menangis, Rasulullah SAW justru bersyukur dan tersenyum. Yah begitulah, manusia hendaknya melihat lebih dari sekedar sisi penampakan lahir dalam menilai seseorang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-2762816129428552236?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/2762816129428552236/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=2762816129428552236' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/2762816129428552236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/2762816129428552236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2008/10/mushab-bin-umair.html' title='Mush&apos;ab bin Umair'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-7435682542721591957</id><published>2008-10-07T12:20:00.002+07:00</published><updated>2008-10-07T12:25:17.257+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><title type='text'>Dunia Da'i &amp; Da'i Dunia</title><content type='html'>Berikut taujihat dari BPK DPW PKS DKI Jakarta &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia da’i bukan semata dunia retorika dan permainan kata, tapi dunia pergerakan yang penuh dinamika dan gelora, membawa misi besar gemuruh perubahan yang penuh dengan tantangan dan halangan. Dunia da’i adalah dunia besar tidak hanya merubah wajah pribadi tapi wajah umat manusia, dan bahkan wajah dunia. Tidak melulu bicara tentang agama tetapi bicara tentang semua persoalan hingga menghadirkan peradaban baru yang menakjubkan. Tidak hanya berskala lokal tapi juga internasional, tidak hanya bicara dengan wilayah dunia saja tapi juga bicara dengan wilayah akhirat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia da’i adalah dunia luas menembus waktu serta melintasi jarak dan zaman yang teramat panjang.Kalau pekerjaan dunia menuntut kerja profesional, maka kerja da’wah yang janji kebaikannya tiada hitungan, tentunya menuntut kerja profesional yang lebih. Jika menyembelih persoalan sepele, kita diminta profesional ”…maka jika kalian menyembelih, sembelih dengan profesional” maka da’wah yang wilayah garapannya dunia dan akhirat tentunya kita diminta profesional pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesionalisme da’wah dalam kerja duniawi adalah bagaimana kita berupaya menyiapkan segala perbekalan secara optimal baik keilmuan yang terkait dengan ilmu-ilmu kejiwaan, profesional dalam penyajian, penggunaan fasilitas dan media guna optimalnya penyampaian nilai pada objek dakwah. Profesional secara ukhrowi bagaimana kita berusaha membersihkan niat agar selalu mencari ridho Allah swt, hingga pengorbanan dan perjuangan menjadi nikmat yang tak tertandingkan, menyelaraskan kata dan perbuatan sehingga cahaya alhaq mampu menembus kegelapan hati yang paling dalam. Da’wah profesional da’wah yang layak mendapat pertolongan dan kemenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Da’i profesional memahami betul dunianya, dunia da’i difahaminya sebagai dunia perjuangan dan pengorbanan, dunia memberi bukan meminta, dunia panjang tanpa batas dan dunia terjal dipenuhi berbagai makar, namun da’i profesional memahami betul bahwa pengorbanannya di jalan da’wah tak kan pernah hilang tanpa hitungan,. Hanya da’i profesional yang mampu memahami da’wah, sementara mereka yang ingin hidup dari da’wah tak kan pernah merasakan manisnya da’wah dan perjuangan, meskipun memiliki dunia dari hasil dakwahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Da’i profesional tak pernah mengeluh karena beratnya beban, tak pernah sedih karena sedikitnya hadirin dan sepinya sanjungan, tak pernah kecewa karena tak ada sambutan dan hidangan, tak akan pernah putus asa karena lama dan panjangnya perjuangan. Bekerja dan bekerja, begitulah semboyannya, ditelusurinya jalan-jalan perkampungan di tengah terik mentari dan guyuran hujan menyeru dan memanggil umat agar kembali kepada kebenaran, tidak pernah menampakkan wajah kelelahan, dan tampilan kesedihan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Da’i profesional ke ujung gunungpun dia datang memenuhi undangan meski tanpa jemputan, mereka rela begadang membuat proyek-proyek besar penyelamatan, di tengah lelapnya masyarakat dalan keterlenaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Da’i profesional rela mengorbankan apa yang dimiliki demi kebaikan umat dan lingkungan. Semakin panjang jalan yang ditempuh, semakin nikmat dirasa, semakin berat medan yang dihadapi semakin membuat dirinya tertantang semakin besar pengorbanan yang diberi semakin membahagiakan, meski dalam perjalanannya membutuhkan biaya, dia tidak pernah menampakkan wajah dan belas kasihan kepad aumat, bahkan ketika diberi, dia mampu berkata, “Sesunguhnya aku tidak meminta upah kepada kalian , upahku hanya dari Allahswt”. Senandung bahagia selalu terlantun dari lisannya ketika kelalaiana dunia mengekangnya itu berucap: “Kami da’i sebelum segala seustau”. Ketika kelelahan dirasa dia berucap: “Kami sekelompok kaum yang bernikmat-nikmat dengan kelelahan dakwah. Ketika kekuasaan berda’wah dirasa dia berucap, “Tak kan mulia suatu kaum yang meninggalkan da’wah dan memburu dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski secara ekonomi pas-pasan bahkan sering mengalami kekurangam, namun dia berani berkata lantang: “Kapan orang-orang seperti kita, bukan kapan kita seperti orang-orang”. Izzah da’i profesional tidak memudar meski uang tiada, rumah ngontrak, pakaian sederhana, makan seadanya, dan berjalan beralaskan sandal yang tak lagi layak guna. Bahkan di tengah ketiadaannya dia mampu memberi, karena dia faham siapa yang menghidupi dakwah, dia akan mulia dan siapa yang jidup dari da’wah akan hina. Ketika dia tidak mampu memberi maka cucuran air mata kesedihan tak terbendung, ada rasa tertinggal memenuhi panggilan kebaikan. Sebagian orang menicbir dan menganggapnya aneh, mencela, memfitnah, menintimidasi, menyiksa bahkan emngusir dan membunuh, namun dia tak pernah peduli,m da’i profesionalmemahami itulah jalan suci. Jalan yang dirintis para nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjuangan panjang yang diawali keikhlasan, disemai kesabaran disirami keistiqomahan, dipupuk pengorbanan dan dirawat dengan do’a dan munajat akhirnya berbuah harapan. Perlahan tapi pasti, pohon da’wah nan indah menampakkan cikal bakalnya, bermula dari kalangan margginak, kemudian kalangan pemudan pelaja satu-persatu di anatra mereka sadar dari keterbuaiana. Mereka yang sadar merasagelisah ketika berdiam diri melihat keterpurukan, mereka bahu membahu memperkuat barisan, mengajak dan menyeru semua kalangan untuk memperkuat perjuangan. Kini pohon da’wah semakin besar, para tetua sesepuh dan tokoh ingin turut serta di dalamnya, sambutan kemenangan tidak hanya di kota, bahkan di d daerah dan pelosok pedesaan, da’wah memperlihatkan wajah segarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang da’i kini mulai dikenal, bahkan menjadi terkenal, dirinya kini dijadikan pusat rujukan dan konsultasi, saran dan pendapatnya didengar, fatwanya dipatuhi, putusannya dituruti, belum afdhol rasanya jika sebuah kebijakan tidak melibatkan kesertaannya. Semua orang menaruh hormat, terkesima khalayak dibuatnya ketika mendengar taujihatnya, bahkan tanpa terasa terkadang air mata mengucur deras demi mendengar sentuhan wasiat sang adi. Jamaahnya kian hari kian besar, sanjungan dan pujian tak pernah putus terlontar meski sang da’i tidak meminta, sang da’i kini dijemput dan diberi uang sangu sebagai tanda hormat sang murid kepada guru. Sang da’i menolak tapi karena ”dipaksa” diapun tak mampu mengelak, hari-hari sang da’i kini dihujani sanjungan, pujian, dan fasilitas keduniaan. Pengaruh sang da’i kini menguasai publik, semua kalangan meletakkan kepercayaan kepadanya, agar sang da’i membawa misi perubahan, tidak hanya rakyat jelata yang menaruh harap, bahkan sebagian birokrat dan pejabat kini mulai mendekat, bermodalkan dukungan kini sang da’i jadi pejabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia yang dahulu telah menaklukkan qorun, membuat ahlu badar khilaf dan ahlu uhud tercerai berai tak kan pernah membiarkan seorang pejuang untuk lepas dari jebakan pesonanya. Akankah sang da’i tetap menjadi da’i profesional atau menjadi da’i dunia, tetapi menjadi da’i profesional atau menjadi da’i dunia, waktu yang akan membuktikannya, apakah dia menjadi pejuang aqidah atau pejuang kepentingan. Dunia dahulu dan dunia kini masih digdayanya untuk mengecoh dan mengelabui pewaris nabi, akankah sang da’i mampu belajar dari pengalaman atau tidak. Namun sebagian dari kita sering belajar dari pengalaman, bahwa kita tidak belajar dari pengalaman. Anda’i kemenangan menjadikan sang da’i lebih dekat kepada sang Kholiq, lebih bersyukur dan menambah ketawadhu’an, serta menjadikan para kader pendukungnya ridho dan masyarakat semakin dekat dengan Allah swt maka ketahuilah sang da’i memang profesional, akan tetapi jika yang terjadi sebaliknya, maka sang da’i kini telah menjadi da’i dunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Na’udzubillah..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-7435682542721591957?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/7435682542721591957/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=7435682542721591957' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/7435682542721591957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/7435682542721591957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2008/10/dunia-dai-dai-dunia.html' title='Dunia Da&apos;i &amp; Da&apos;i Dunia'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-5171679329069624942</id><published>2008-10-07T12:16:00.001+07:00</published><updated>2008-10-07T12:17:35.526+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><title type='text'>Rahasia 1 Syawal</title><content type='html'>Dengan datangnya 1 Syawal, otomatis bulan Ramadhan telah pergi. Pergi meninggalkan kita, untuk kemudian datang lagi di tahun yang akan datang. Kita tidak tahu apakah kelak akan bertemu lagi dengan Ramadhan, atau ternyata ini adalah Ramadhan yang terakhir. Banyak suadara kita yang sebenarnya ingin menikmati Ramadhan tahun ini, tetapi ternyata ajal segera menjemptnya beberapa detik sebelum memasukinya. Karenanya kita sangat bersyukur bahwa Allah swt. telah memberikan kesempatan kepada kita bisa bertemu dengan Ramadhan tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar 1 Syawal telah tiba. Dan kita tidak serta merta gembira, karena di saat yang sama kita harus berpisah dengan Ramadhan. Perpisahan yang sangat mengharukan. Bayangkan selama Ramadhan kita telah mendapatkan suasana yang dalam, di mana kita dihantarkan kepada nuansa ketaatan yang tak terhingga. Nafsu yang selama ini diagungkan manusia, ternyata dengan Ramadhan, nafsu ini tidak berdaya. Setan yang selama ini sangat kuat menguasai manusia, ternyata dengan Ramadhan tersingkirkan. Kita bisa setiap saat membaca Al Qur’an selama Ramadhan, di mana di luar Ramadhan itu sangat sulit kita lakukan. Di malam hari kita selalu bangun sebelum fajar dan shalat subuh berjamaah di masjid, padahal itu sangat sedikit yang melakukannya di luar Ramadhan. Pun tangan kita terasa ringan berinfak selama Ramadhan, sementara di luar Ramadhan itu sangat berat dilakukan. Lebih jauh, kita bisa beri’tikaf -atau minimal selalu di masjid sepanjang malam- terutama pada 10 malam terakhir Ramadhan, dan kita tahu bahwa itu sangat jarang dapat kita lakukan di luar Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpisah dengan Ramadhan memang tidak dapat dibandingkan dengan perpisahan yang lain. Berpisah dengan Ramadhan adalah perpisahan dengan suasana ruhani yang sangat kental dan menguatkan iman. Itulah yang membuat airmata harus menetes. Menetes bukan karena kesedihan murahan, yang datang dari sentuhan emosional belaka. Melainkan menetes kerena kesedihan yang memancar dari gelora iman. Menetes karena takut bila setelah Ramadhan suasana keimanan itu melemah kembali tergerogoti dosa-dosa. Takut kalau lidah kita ini berat kembali bertasbih dan membaca Al Qur’an. Takut kalau malam-malam kita kembali diwarnai tawa dan hiburan yang melalaikan. Takut kalau hati ini kembali keras dan sulit menerima sentuhan ayat-ayat Al Qur’an. Karena itu kita berdoa, semoga kita bisa bertemu lagi dengan Ramadhan di tahun yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi apapun, tanggal 1 Syawal telah datang. Kita harus menerima kenyataan. Hari Raya adalah hari kegembiraan bagi setiap yang beriman. Gembira karena telah berhasil melepaskan dosa-dosa selama Ramadhan. Gembira karena telah menang terhadap setan dan hawa nafsu. Karena itu kegembiraan ini jangan disambut dengan gelora nafsu belaka. Ingat bahwa setan seringkali masuk melalui nafsu makan. Karena itu, bila nafsu makan dibuka, setan selalu menang menguasai manusia. Oleh sebab itu, begitu Ramadhan pergi, pemandangan durjana seringkali begitu mudah bermunculan. Allah swt. dalam surah An Nashr mengingatkan, bahwa kemenangan tidak pantas disambut dengan tawa dan nafsu. Kemenangan harus disambut dengan tasbih, tahmid, tahlil, dan istighfar. Benar kita harus menyebut kemenagan fitri ini dengan tasbih tahmid, tahlil dan istighfar. Dengarkan Allah berfirman: fasabbih bihamdika rabbika wastaggfir, innahuua kaana tawwabaa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, 1 Syawal bukan hari pembebasan sebebas-bebasnya. Melainkan hari pertama kita mulai terjun ke medan pertarungan melawan hawa nafsu dan setan, seteleh sebulan penuh kita berbekal iman dan kekuatan ruhani. Karena itu kita harus menang. Kita harus kendalikan nafsu itu ke arah yang positif, bukan malah dikendalikan nafsu ke arah yang buruk. Kita harus bergegas dalam kebaikan-kebaikan seperti kita dalam suasana Ramadhan. Bila kita kalah berarti perbekalan kita selama Ramadhan tidak maksimal. Tidak sungguh - sungguh. Tidak sedikit dari saudara-saudara kita seiman, yang langsung KO justru pada tanggal 1 Syawal. Artinya, begitu mereka masuk bulan Syawal seketika itu mereka terperosok dalam gelimang dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi saw. tidak ingin kita kalah lagi. Itulah rahasia mengapa kita disunnahkan menambah puasa lagi minimal 6 hari di antara bulan Syawal. Nabi bersabda: bahwa siapa yang menambah puasa 6 hari di bulan Syawal, ia akan mendapatkan pahala puasa setahun, seperti pahala puasa yang didapat umat-umat terdahulu. Mengapa puasa Syawal? Ini suatau isyarat bahwa kita harus terus mempertahnkan diri seperti dalam suasana Ramadhan. Suasana di mana kita tetap dekat kepada Allah swt. Sebab seorang yang menahan nafsunya, tidak akan didekati setan. Bila setan menjauh maka malaikat mendekatinya. Bila malaikat mendekatinya otomatis ia akan semakin dekat kepada Allah. Ingat bahwa seorang yang dekat kepada Allah, ia akan mendapat keutamaan yang luar biasa: tidak saja doa-nya mustajab, melainkan lebih dari itu ia akan dijauhkan dari rasa sedih dan galau. Allah befirman: “alaa inna awliyaa Allahi laa khawfun ‘alaihim walaa hum yahazanuun (ketahuilah bahwa orang-orang yang dekat kepada Allah mereka tidak akan mendapatkan rasa takut atau kekhawatiran dan tidak akan pernah dirundung kesedihan).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, pada 1 Syawal kali ini marilah kita sama-sama membuka hati, buang jauh segala penyakit dengki dan hasud di hati, bersihkan jiwa kita dari berbagai beban penyakit, sayangi diri kita dengan meningkatkan iman bukan dengan memanjakan diri dalam dosa-dosa. Mari kira saling mengucapakan: Selamat hari raya, taqabbalahhu minnaa waminkum shaalihal a’maali, wa kullu ‘aamin wa antum bikhairin (semoga Allah menerima amal-amal baik kita, dan semoga dalam semua hari-hari sepanjang tahun kita selalu dalam kebaikan). Amin. Wallahu a’lam bishshowab.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-5171679329069624942?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/5171679329069624942/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=5171679329069624942' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/5171679329069624942'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/5171679329069624942'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2008/10/rahasia-1-syawal.html' title='Rahasia 1 Syawal'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-7496580522128274240</id><published>2008-10-07T12:06:00.003+07:00</published><updated>2008-10-07T12:13:35.435+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><title type='text'>Keutamaan Puasa Enam Hari Bulan Syawal</title><content type='html'>Puasa enam hari bulan Syawal selepas mengerjakan puasa wajib bulan Ramadhan adalah amalan sunnat yang dianjurkan bukan wajib. Seorang muslim dianjurkan mengerjakan puasa enam hari bulan Syawal. Banyak sekali keutamaan dan pahala yang besar bagi puasa ini. Diantaranya, barangsiapa yang mengerjakannya niscaya dituliskan baginya puasa satu tahun penuh (jika ia berpuasa pada bulan Ramadhan). Sebagaimana diriwayatkan dalam sebuah hadits shahih dari Abu Ayyub Radhiyallahu 'Anhu bahwa Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam bersabda:&lt;br /&gt;"Barangsiapa berpuasa pada bulan Ramadhan lalu diiringinya dengan puasa enam hari bulan Syawal, berarti ia telah berpuasa setahun penuh." (HR. Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa'i dan Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah telah menjabarkan lewat sabda beliau:&lt;br /&gt;"Barangsiapa mengerjakan puasa enam hari bulan Syawal selepas 'Iedul Fitri berarti ia telah menyempurnakan puasa setahun penuh. Dan setiap kebaikan diganjar sepuluh kali lipat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah riwayat berbunyi:&lt;br /&gt;"Allah telah melipatgandakan setiap kebaikan dengan sepuluh kali lipat. Puasa bulan Ramadhan setara dengan berpuasa sebanyak sepuluh bulan. Dan puasa enam hari bulan Syawal yang menggenapkannya satu tahun." (HR. An-Nasa'i dan Ibnu Majah dan dicantumkan dalam Shahih At-Targhib).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Khuzaimah meriwayatkan dengan lafazh:&lt;br /&gt;"Puasa bulan Ramadhan setara dengan puasa sepuluh bulan. Sedang puasa enam hari bulan Syawal setara dengan puasa dua bulan. Itulah puasa setahun penuh."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ahli fiqih madzhab Hambali dan Syafi'i menegaskan bahwa puasa enam hari bulan Syawal selepas mengerjakan puasa Ramadhan setara dengan puasa setahun penuh, karena pelipat gandaan pahala secara umum juga berlaku pada puasa-puasa sunnat. Dan juga setiap kebaikan dilipat gandakan pahalanya sepuluh kali lipat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu faidah terpenting dari pelaksanaan puasa enam hari bulan Syawal ini adalah menutupi kekurangan puasa wajib pada bulan Ramadhan. Sebab puasa yang kita lakukan pada bulan Ramadhan pasti tidak terlepas dari kekurangan atau dosa yang dapat mengurangi keutamaannya. Pada hari kiamat nanti akan diambil pahala puasa sunnat tersebut untuk menutupi kekurangan puasa wajib.&lt;br /&gt;Sebagaimana sabda Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam : &lt;br /&gt;"Amal ibadah yang pertama kali di hisab pada Hari Kiamat adalah shalat. Allah Ta'ala berkata kepada malaikat -sedang Dia Maha Mengetahui tentangnya-: "Periksalah ibadah shalat hamba-hamba-Ku, apakah sempurna ataukah kurang. Jika sempurna maka pahalanya ditulis utuh sempurna. Jika kurang, maka Allah memerintahkan malaikat: "Periksalah apakah hamba-Ku itu mengerjakan shalat-shalat sunnat? Jika ia mengerjakannya maka tutupilah kekurangan shalat wajibnya dengan shalat sunnat itu." Begitu pulalah dengan amal-amal ibadah lainnya." (HR. Abu Dawud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a'lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-7496580522128274240?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/7496580522128274240/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=7496580522128274240' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/7496580522128274240'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/7496580522128274240'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2008/10/keutamaan-puasa-enam-hari-bulan-syawal.html' title='Keutamaan Puasa Enam Hari Bulan Syawal'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-7441216444167310031</id><published>2008-09-11T11:26:00.001+07:00</published><updated>2008-09-11T11:29:05.439+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Ramadhan'/><title type='text'>Kat Kiat Mengisi Ramadhan</title><content type='html'>&gt; Memperlambat sahur dan mempercepat berbuka puasa&lt;br /&gt;&gt; Banyak melakukan infaq sodaqoh&lt;br /&gt;&gt; Tilawatul Qur'an (membaca Qur'an) serta mempelajarinya (tadabbur)&lt;br /&gt;&gt; Tingkatkan pemahaman agama dengan membaca tulisan-tulisan atau buku-buku agama&lt;br /&gt;&gt; Meningkatkan disiplin dan muroqobatullah (perasaan bahwa Allah mengawasi kita)&lt;br /&gt;&gt; Hidupkan malam dengan shalat tarawih dan Qiyamullail&lt;br /&gt;&gt; Menjauhkan diri dari sebab-sebab yang dapat mendekatkan diri pada kemaksiatan seperti pergaulan, bacaan, tontonan&lt;br /&gt;&gt; Memberikan makanan berbuka kepada orang-orang yang melakukan puasa, terutama bagi mereka yang kesulitan seperti fakir miskin, orang-orang yang berada dalam perjalanan&lt;br /&gt;&gt; Berdzikir pada setiap kesempatan (duduk, berdiri, dan berbaring)&lt;br /&gt;&gt; Membuat skala prioritas segala aktivitas yang dapat mendekatkan diri pada Allah&lt;br /&gt;&gt; Perbanyaklah aktivitas yang berhubungan dengan kegiatan amal yang bersifat sosial bagi orang-orang yang lemah, fakir miskin, anak yatim, kegiatan dakwah, dll&lt;br /&gt;&gt; Berusaha untuk saling menjaga hati dan sikap untuk menyempurnakan puasa kita, menjaga pandangan dan bagi wanita diharapkan untuk berpakaian lebih tertutup minimal selama bulan Ramadhan&lt;br /&gt;&gt; Beri'tikaf (berdiam diri dengan tujuan mendekatkan diri pada Allah dan menyempurnakan amal ibadah kita) terutama pada 10 malam terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Note : Apabila mungkin tundalah aktivitas-aktivitas yang tidak berhubungan dengan kegiatan ukhrawi di sepuluh terakhir Ramadhan dan prioritaskan waktu-waktu ini untuk banyak melakukan ibadah dengan penuh kekhusyuan.Mengambil cuti kantor akan lebih baik pada hari-hari di sepuluh terakhir Ramadhan sehingga ibadah dan bermunajat kepada Allah dapat diperhebat atau untuk ber'itikaf di masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kita mengetahui keistimewaan yang begitu besar yang diberikan oleh Allah pada bulan Ramadhan, kita berharap dapat bersama-sama mengisi Ramadhan dengan segala aktivitas yang dapat bernilai ibadah disisi Allah, karena Ramadhan hanya datang sekali dalam setahun dan siapakah yang dapat menjamin bahwa kita masih diberi kesempatan oleh Allah untuk bisa menikmati Ramadhan-Ramadhan yang akan datang, mungkin saja ramadhan ini adalah ramadhan terakhir bagi kita, untuk itu janganlah kita lewatkan kesempatan yang berharga ini, janganlah Ramadhan ini lewat dengan sia-sia, tanpa memberikan arti bagi kita, sebagaimana yang dikatakan oleh Rasulullah : "Mereka tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan dahaga".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita terhindar dari apa yang diisyaratkan Rasulullah tersebut.&lt;br /&gt;(Wallahu'alam bishowab).&lt;br /&gt;Alhaqqu mirrobik falaa takuu nanna minal mumtarin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-7441216444167310031?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/7441216444167310031/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=7441216444167310031' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/7441216444167310031'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/7441216444167310031'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2008/09/kat-kiat-mengisi-ramadhan.html' title='Kat Kiat Mengisi Ramadhan'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-2794123578126839395</id><published>2008-09-11T11:24:00.002+07:00</published><updated>2008-09-11T11:31:26.513+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Bebas'/><title type='text'>The True Power Of Water</title><content type='html'>Dan Kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup." (Q.S. Al Anbiya:30)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitab-kitab tafsir klasik, ayat tadi diartikan bahwa tanpa air semua akan mati kehausan. Tetapi di Jepang, Dr. Masaru Em oto dari Universitas Yokohama dengan tekun melakukan penelitian tentang perilaku air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air murni dari mata air di Pulau Honshu didoakan secara agama Shinto, lalu didinginkan sampai -5oC di laboratorium, lantas difoto dengan mikroskop elektron dengan kamera kecepatan tinggi. Ternyata molekul air membentuk kristal segi enam yang indah. Percobaan diulangi dengan membacakan kata, "Arigato (terima kasih dalam bahasa Jepang)" di depan botol air tadi. Kristal kembali membentuk sangat indah. Lalu dicoba dengan menghadapkan tulisan huruf Jepang, "Arigato". Kristal membentuk dengan keindahan yang sama. Selanjutnya ditunjukkan kata "setan", kristal berbentuk buruk. Diputarkan musik Symphony Mozart, kristal muncul berbentuk bunga. Ketika musik heavy metal diperdengarkan, kristal hancur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika 500 orang berkonsentrasi memusatkan pesan "peace" di depan sebotol air, kristal air tadi mengembang bercabang-cabang dengan indahnya. Dan ketika dicoba dibacakan doa Islam, kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan. Subhanallah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Emoto akhirnya berkeliling dunia melakukan percobaan dengan air di Swiss, Berlin, Prancis, Palestina, dan ia kemudian diundang ke Markas Besar PBB di New York untuk mempresentasikan temuannya pada bulan Maret 2005 lalu. Ternyata air bisa "mendengar" kata-kata, bisa "membaca" tulisan, dan bisa "mengerti" pesan. Dalam bukunya The Hidden Message in Water, Dr. Masaru Emoto menguraikan bahwa air bersifat bisa merekam pesan, seperti pita magnetik atau compact disk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetak di air. Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain. Barangkali temuan ini bisa menjelaskan, kenapa air putih yang didoakan bisa menyembuhkan si sakit. Dulu ini kita anggap musyrik, atau paling sedikit kita anggap sekadar sugesti, tetapi ternyata molekul air itu menangkap pesan doa kesembuhan, menyimpannya, lalu vibrasinya merambat kepada molekul air lain yang ada di tubuh si sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuh manusia memang 75% terdiri atas air. Otak 74,5% air. Darah 82% air. Tulang yang keras pun mengandung 22% air. Air putih galon di rumah, bisa setiap hari didoakan dengan khusyu kepada Allah, agar anak yang meminumnya saleh, sehat, dan cerdas, dan agar suami yang meminum tetap setia. Air tadi akan berproses di tubuh meneruskan pesan kepada air di otak dan pembuluh darah. Dengan izin Allah, pesan tadi akan dilaksanakan tubuh tanpa kita sadari. Bila air minum di suatu kota didoakan dengan serius untuk kesalehan, insya Allah semua penduduk yang meminumnya akan menjadi baik dan tidak beringas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. bersabda, "Zamzam lima syuriba lahu", "Air zamzam akan melaksanakan pesan dan niat yang meminumnya". Barangsiapa minum supaya kenyang, dia akan kenyang. Barangsiapa minum untuk menyembuhkan sakit, dia akan sembuh. Subhanallah ... Pantaslah air zamzam begitu berkhasiat karena dia menyimpan pesan doa jutaan manusia selama ribuan tahun sejak Nabi Ibrahim a.s.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita renungkan berpuluh ayat Al Quran tentang air, kita akan tersentak bahwa Allah rupanya selalu menarik perhatian kita kepada air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa air tidak sekadar benda mati. Dia menyimpan kekuatan, daya rekam, daya penyembuh, dan sifat-sifat aneh lagi yang menunggu disingkap manusia. Islam adalah agama yang paling melekat dengan air. Shalat wajib perlu air wudlu 5 kali sehari. Habis bercampur, suami istri wajib mandi. Mati pun wajib dimandikan. Tidak ada agama lain yang menyuruh memandikan jenazah, malahan ada yang dibakar. Tetapi kita belum melakukan zikir air. Kita masih perlakukan air tanpa respek. Kita buang secara mubazir, bahkan kita cemari. Astaghfirullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ilmuwan Jepang telah merintis. Ilmuwan muslim harus melanjutkan kajian kehidupan ini berdasarkan Al Quran dan hadis.&lt;br /&gt;Wallahu a'lam ...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-2794123578126839395?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/2794123578126839395/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=2794123578126839395' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/2794123578126839395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/2794123578126839395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2008/09/true-power-of-water.html' title='The True Power Of Water'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-3639532938175591226</id><published>2008-09-11T11:18:00.003+07:00</published><updated>2008-09-11T11:30:14.010+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><title type='text'>Nasyid "Cengeng" Bikin Aktivis Mellow..???</title><content type='html'>Glek! Nah lo?! Ah yang bener??!! Masa sich??!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ehm..Ehm...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well...Well...Ok Fren, topik bahasan qta kali ni adalah NASYID! Siapa yang suka nasyid?? Hayooo acungkan jariii...!! 1, 2, 3, 10, 100....Wah ternyata banyak juga ya yang suka nasyid..!! Suka menyenandungkan ato dengerin doank??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuupz! nasyid dibuat sebagai sarana mensosialisasikan nilai-nilai Islam. Kenapa nasyid?? Karena nasyid bisa dilakukan di mana saja, kapan saja, dan oleh siapa saja! Saat dalam perjalanan, rebahan di kamar, sambil masak, jaga toko, nunggu angkot, ngetik, dan lain sebagainya! Asal jangan di kamar mandi ato pas lagi da kajian (halaqoh, liqo', ta'lim...en semua majlis ilmu) karna yang didenger bisa nggak nyambung tuh. Dari yang tua sampe yang muda, yang kaya sampe yang miskin, cewek or cowok, semua boleh bernasyid! (eit! khusus buat akhwat/cewek, dilarang bertralala-trilili di depan ikhwan/cowok, karena suara anti tuh aurat Mbak! Kalo di depan Bokap, Paman, Saudara kandung laki2, ato suami sich gak masalaaaah...suit..suit!).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, dengan nasyid, islam mudah tersebar di berbagai kalangan. Masyarakat qta yang notabene senang ngadain acara-acara hajatan, seperti: walimahan, khitanan, aqiqahan, en peringatan-peringatan laennya, cenderung menggunakan musik sebagai hiburan. Qta nich (para Da'i) belum bisa memaksa mereka untuk diam tanpa bunyi-bunyian ato memutar murottal terus-terusan. dari pada yang diputar lagu-lagu bernuansa jahili yang menebar aroma kemungkaran en kesyirikan (misal: dangdutan! watthhaaawww....!! nggak bangettz deehh...), akhirnya dipilihlah nasyid sebagai alternatif sekaligus sarana mensyi'arkan nilai-nilai Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama tempoe doeloe pun menggubah sya'ir yang kemudian disenandungkan (nadzom) untuk mengemas ilmu-ilmu yang sulit dihafalkan. Ada Muhatul i'rab, Al 'imrithi, Alfiyah Ibnu Malik (dalam ilmu nahwu), Alfiyah 'Iraqi dan Alfiyah As Suyuthi (dalam ilmu hadist), dan Matan Zubad (dalam ilmu fiqh). Meskipun ada perbedaan pendapat di kalangan ulama dalam hal musik, tapi bukan itu yang akan qta bahas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, lanjuut...Di belantara musik anak negeri, nasyid pun gak ketinggalan ikut ambil bagian. Berbagai tema nasyid bermunculan. Ada yang menceritakan keagungan Allah SWT, keindahan alam ciptaan-Nya, Ma'rifatullah, Tauhidullah, Iman kepada Malaikat, Kitab-kitab Allah, Cinta Rasul, Dzikrul Maut, Ukhuwah, Akhlaq, dsb, dst, dll. Jenis aliran musik yang dipake pun bervariasi. Dari yang aliran garis keras (nuansa haroki) sampe yang aliran slow down baby (ops! sowri jiddan, maksud ana Pop), bahkan ada yang nge-Rapp, Hip-Hop ato R &amp;amp; B. But, ada juga nasyid yang memilih tidak diiringi musik (acapella). Sayangnya, sekarang dah jarang banget tuh yang pake acapella, dah banyak yang hijrah ke alat musik karena dirasa kurang efektif, padahal kreatif!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fren, tau nggak, ternyata jenis musik yang qta sukain bisa memengaruhi sikap en karakter pribadi seseorang. Nggak percaya??! Seorang mahasiswa psikologi di sebuah PTN (Suchi Ramadhani) mengadakan sebuah penelitian mengenai pengaruh musik terhadap perilaku. Ia mengamati seorang gadis cilik berusia 15 tahun, Ummy. Gadis ini sejak kecil suka sekali mendengarkan musik sekaligus menyanyi. Hanya saja ia berani mengekspresikan lagu dimulai dari umur 13 tahun. Karena jenis-jenis musik banyak, ia lebih suka musik Rock. Musik Rock cenderung mempengaruhi emosi yang tinggi dan lebih pantas yang menyukai musik ini adalah laki-laki. Karena ia seorang gadis, maka hampir seluruh tingkah laku dan penampilannya menyerupai laki-laki. Contoh : Ketika ia menyetir motor sambil mendengarkan musik Rock, pasti mengendarai motornya kencang. Sebaliknya ketika ia sambil mendengarkan musik yang slow mengendarai motornya melambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HASIL : Musik dapat berpengaruh dari berbagai aspek yaitu :&lt;br /&gt;1. Dapat mempengaruhi tingkah laku dan kepribadian&lt;br /&gt;2. Dapat mempengaruhi tingkat emosional&lt;br /&gt;3. Dapat mempengaruhi perkembangan kosa kata pada anak usia 1-5 tahun&lt;br /&gt;4. Dapat mempengaruhi penampilan&lt;br /&gt;5. Dapat melatih kepekaan pendengaran&lt;br /&gt;6. Musik sebagai tempat pelampiasan emosional&lt;br /&gt;7. Dapat menyeimbangkan antara fungsi otak kanan dan kiri, sehingga menjadi cerdas dalam berkreativitas&lt;br /&gt;8. Berfungsi sebagai taktik dalam mencari keuntungan pada sebuah restoran yang menggunakan musik-musik yang slow atau romantis, sehinggga para pengunjung merasa nyaman dan menjadi banyak pengunjung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kang Asep Syamsul M. Romli dalam bukunya, "Kembalikan Nasyid pada Khittahnya" juga bermisi mengembalikan nasyid menjadi nasyid sejati, yakni nasyid yang memotivasi para mujahid di medan dakwah dan jihad, motivasi amal saleh, mendekatkan diri pada Allah Swt, seperti nasyid yang ada pada masa Rasulullah Saw. Buku ini sebagai “gugatan” bagi nasyid-nasyid kontemporer yang “cengeng” dan banyak “bertema asmara” layaknya lagu pop! Misalnya nich, tema-tema nasyid percintaan dalam bingkai pernikahan yang sering didengar ikhwan akhwat yang belum merit, akibatnya mereka jadi ngebet pengen nikah padahal belum ada bekal en persiapan untuk menuju ke jenjang walimah. Nah lo??! Kan Gaswat tuh! akibatnya akan ngefek pada kerja dakwahnya. Virus Merah Jambu semakin menyebar. Coba kalo yang didengerin nasyid haroki-nya Shoutul Harokah, maka yang nyebar bukan lagi VMJ tapi VMS (Virus Merah Saga)! Allahu Akbarr!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well..Well..Singkatnya, karakter seseorang itu, salah satunya, bisa dilihat dari jenis musik yang ia sukai. Kalo yang sering didenger tuh jenis nasyid haroki penambah semangat, karakternya cenderung ke militan en semangat pula. Sebaliknya, kalo yang dia sukai nasyid-nasyid cengeng en mellow, maka kemungkinan besar tipe-nya pun melankolis. Trus, kalo dua-duanya suka? Hmm...Maka bisa jadi aktivis LemPer "Lembut Tapi Perkasa!", kayak ana! (lho..lho..lho..). Gimana Fren, sepakat nggak sama pendapat ana?? (Nggaaaakkk!!). Terserah deh! Sepakat ato nggak, pokoknya harus sepakat!! (hehe..mokso!), nggak ding...tu cuma analisis ana aza koq. Toh semua boleh berpendapat...Up to u!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi gini Fren, bukannya ana ngelarang antum/na semua dengerin nasyid mellow, tapi mbok ya dikurangin porsinya. Ojo berlebih! Kan masih banyak tuh tema2 nasyid yang bisa bikin qta tambah deket lagi ma Allah, bikin mengingat akhirat, bikin semangat jihad, bikin semangat menegakkan Al Haqq, bikin hidup lebih hidup! Yaaah...dengerin sie boleeeh, sekali-kali. Sekadarnya aja lah. Kata Raihan kan, "berhibur tiada salahnya/kerna hiburan itu indah/hanya pabila salah memilihnya/membuat kita jadi merana".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasyid kami adalah pelita&lt;br /&gt;Penerang kegelapan dunia&lt;br /&gt;Penyinar jiwa-jiwa mujahadah&lt;br /&gt;Melangkah tegak gapai syahadah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasyid kami adalah bara api&lt;br /&gt;Pembakar peradaban jahili&lt;br /&gt;Penyinar jiwa-jiwa mukmin sejati&lt;br /&gt;Segera menunaikan tugas suci&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kibarkan panji Islam agar ia meninggi&lt;br /&gt;Tebar cahyanya di muka bumi&lt;br /&gt;Lantangkan seruannya agar membahana&lt;br /&gt;Jangan engkau terpedaya kilau cahaya dunia&lt;br /&gt;Keindahannya tipuan semata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Nasyid kami, Izzatul Islam)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-3639532938175591226?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/3639532938175591226/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=3639532938175591226' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/3639532938175591226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/3639532938175591226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2008/09/nasyid-cengeng-bikin-aktivis-mellow.html' title='Nasyid &quot;Cengeng&quot; Bikin Aktivis Mellow..???'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-2833331335799808189</id><published>2008-09-11T11:09:00.004+07:00</published><updated>2008-09-11T11:31:59.420+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Bebas'/><title type='text'>Penyakit Yang Sering Dialami Cewek</title><content type='html'>&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;strong&gt;Nangisuitis&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;Akibat terlalu sensitif. Gejalanya bibir cemberut,mata kedip-kedip. Efek sampingnya mata bengkak, saputangan banjir, hidung meler, bawaannya ngurung diri atau terkena penyakit Curhatitis A. Penyakit ini bisa diobati dengan obat Tegaridol, OBH (Obat Berhati Hamba).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Curhatitis B&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Bawaanya pengen nyerocos, efek samping rahasia orang bisa bocor, terkena Nangisuitis,Penyakit ini bisa diarahkan positif jika ia bercuhatitisnya ke orang yang tepat, apalagi sama Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Shooping Syndrome&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Gejalanya pengen jalan mulu, mata melotot, efek sampingnya lidah ngiler, mulut nganga, dompet jadi tipis. Jika sudah masuk stadium 4 (parah banget) dompet cowoknya ikut tipis. Coba minum hematcold atau tablet PD (Pengendalian Diri).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Cerewetisme&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Lebih parah dari Curhatitis B, tidak mengandung titik koma. Efek samping muncrat, telinga tetangga budek, dada cowoknya bisa jadi lebih halus karena sering mengelus. Lebih cepat makan pil dengar dan minum tablet bicara lebih diperlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Lamanian Dandanitos&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pengennya diem depan cermin. Tangan kiri gatel-gatel pengen pegang sisir, tangan kanan kram-kram pengen teplok-teplok pipi pake bedak. Efek samping: menor, telat, cowoknya berkarat, gak kebagean makanan. Minum segera Sari Bawak (Bagi Waktu) dan Taperi (tambah percaya diri). Buat cowok minum Toleransikipil 230 sendok sehari sesudah dan sebelum mandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Cemburunotomy&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Gejala muka lonjong, tangan mengepal, ali menukik. Coba cegah dengan obat sirup prasangka baik tiga sendok sehari, Pil pengertian dan tablet selidiki dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Ngambekilation&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Gejala hampir sama dengan Cemburubotomy. Minum Sabaron dan Bersyukurinis.&lt;br /&gt;^_^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-2833331335799808189?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/2833331335799808189/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=2833331335799808189' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/2833331335799808189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/2833331335799808189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2008/09/penyakit-yang-sering-dialami-cewek.html' title='Penyakit Yang Sering Dialami Cewek'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-3624302014970775544</id><published>2008-09-11T10:57:00.004+07:00</published><updated>2008-09-11T11:32:25.761+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Bebas'/><title type='text'>Kenali Wanita Dari Cara Berjalannya</title><content type='html'>Percaya gak percaya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips dari Kanjeng Pengeran Harya Tjakraningkrat dari buku bertajuk "Bethaljemur Addamakna". Menurutnya setiap gerakan wanita ketika berjalan, melambangkan keperibadiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;1. Bila berjalan, dari belakang kelihatan seperti tidak memijak tanah.&lt;/span&gt; Golongan wanita yang jalannya berginjat, konon wanita ini adalah wanita yang tidak jujur, bila berbohong, mulutnya laser dan menyinggung perasaan orang lain. Wanita yang berjalan seperti ini juga terkenal dengan sikap egonya. Lebih parah, wanita ini biasanya pemboros atau suka membazir uang tanpa berpikir sebelum berbelanja. Padahal, uangnya itu masih banyak kegunaannya. Tapi jangan berkecil hati, kerana wanita seperti ini biasanya menjadi pujaan lelaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;2. Bila berjalan, sering menoleh ke kanan and kiri.&lt;/span&gt; Wanita seperti ini biasanya pandai menyimpan rahsia. Walaupun ramai yang menganggap wanita seperti ini tidak jujur, suka menipu teman sendiri, dan merugikan temannya, namun, byk lelaki yang berusaha untuk menaklukan hatinya. Konon wanita seperti ini senang diatur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;3. Bila berjalan suka menunduk.&lt;/span&gt; Cara berjalan melambangkan wanita seperti ini memiliki sifat yang tertutup. Ia hanya akan berbicara dengan orang-orang yang dekat dengannya dan dpt dipercaya untuk menyimpan rahasianya. Wanita seperti ini biasanya sukar untuk ditakluk hatinya. Disamping sikapnya yang dingin, wanita seperti ini tidak peduli dengan kehidupan cinta. Namun, jika ada lelaki yang berhasil menawan hatinya, dijamin akan mendapat kebahagiaan. Sebab, wanita jenis ini sangat setia, dan dia tidak akan mengkhianati lelaki yang dicintainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;4. Bila berjalan menatap lurus ke depan.&lt;/span&gt; Wanita seperti ini biasanya memiliki pendirian yang teguh. Jangan sekali-sekali menentang apa yang pernah dikatakannya, jika anda tidak mau mendengar dia bicara panjang lebar. Meski pendiriannya teguh, tapi selalu berselisih pendapat. Jangan heran jika wanita seperti ini hanya mau bicara dengan orang yang berpengetahuan luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;5. Bila berjalan badan bergerak ke kanan dan kiri.&lt;/span&gt; Wanita yang berjalan dengan gaya yang sedemikian tidak perduli dengan masalah yang berlaku. Apa pun masalah yang ada dihadapannya, dianggap kecil. Padahal masalah itu sebenarnya memerlukan kebijaksanaan dalam menyelesaikannya. Kerana sifatnya yang suka ambil gampangnya ini, banyak persoalan yang akhirnya tidak dapat diselesaikan dan akibatnya merugikan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#339999;"&gt;6. Bila berjalan badan tampak tegak.&lt;/span&gt; Wanita ini tegas menentukan sikapnya sendiri. Dia tidak mau urusan pribadinya dicampuri orang lain. Gaya bicaranya serius, menunjukkan dia memiliki pendirian teguh. Yang menarik dari wanita ini, ia bertanggungjawap terhadap apa yang pernah dilakukannya. Dia menyenangi lelaki yang mandiri tanpa meninggalkan sifat-sifat romantisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;7. Bila berjalan seperti Jerapah.&lt;/span&gt; Maksudnya, ketika melangkahkan kaki, kelihatan bergerak ke depan dan ke belakang. Wanita jenis ini sangat lemah perasaannya. Dia seorang yang mudah terasa dan mudah ersinggung. Jadi, saat anda bicara dengannya cobalah menjaga perasaannya agar tidak tersinggung, wanita ini mudah mengeluarkan air mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#999900;"&gt;8. Bila berjalan sambil cengar-cengir, senyam-senyum tanpa alasan&lt;/span&gt; jelas ini wanita gila, agak kurang waras jgn didekati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;9. Bila berjalan sambil nyanyi trus bawa kecrekan.&lt;/span&gt; Berarti dia WARIA, bukan wanita asli..banyak pria yang takut padanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#003333;"&gt;10. Bila berjalan sambil sesekali memamerkan barisan gigi2nya yang putih&lt;/span&gt; HATI HATI dia belom di suntik rabies !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;11. Bila berjalan, dari belakang kelihatan seperti tidak memijak tanah.&lt;/span&gt; Mungkin dia syetan....lariiiiii......hahahhaha......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc66cc;"&gt;12. Kalo ada wanita bisa jalan di air&lt;/span&gt;, wuah... itu pasti zhang zi yi! :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;13. Kalo ada wanita berambut panjang menutup muka dan keluar merangkak dari TV anda&lt;/span&gt;, maka itu Sadako.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Avoid at all cost!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-3624302014970775544?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/3624302014970775544/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=3624302014970775544' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/3624302014970775544'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/3624302014970775544'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2008/09/percaya-gak-percaya.html' title='Kenali Wanita Dari Cara Berjalannya'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-5998774681144423158</id><published>2008-09-11T10:51:00.003+07:00</published><updated>2008-09-11T11:32:51.676+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><title type='text'>Jadilah Seperti Pohon Kelapa..!!!</title><content type='html'>Sesungguhnya engkau wahai Muhammad berbudi pekerti yang luhur” QS Al-Qalam (68) :4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin judul ini membuat anda menggigit gigi geraham kuat-kuat, sobat. Masa anda yang diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna dan paling OK aransemennya disuruh menjadi pohon kelapa yang tidak punya akal dan pikiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masya Allah, bukan itu maksud judul ini sobat, tapi....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat kalau kita melakukan sebuah observasi terhadap pohon kelapa, pasti kita akan mendapati bahwa pohon kelapa itu super berkhasiat alias semua ‘anggota’ pohon kelapa itu bermanfaat bagi manusia. Mulai dari daunnya yang dibuat tikar dan sapu lidi, buahnya yang dimakan, batangnya yang dibuat bahan bangunan, dan akarnya yang konon bisa dibuat obat atau paling tidak dijadikan kayu bakar. Bahkan ‘bluluknya’ bisa dibuat mainan anak-anak. Masyaallah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa hubungannya dengan perintah menjadi pohon kelapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat, begitulah semestinya kita. Kita harus berakhlaqul karimah dengan senantiasa berbuat untuk orang lain. Jangan sampai keberadaan kita di suatu lingkungan masyarakat itu bagaikan sampah dan penyakit yang memuakkan. Kita sebagai umat Muhammad sas. harus menunjukkan bahwa orang Islam itu luhur budi pekertinya. Jangan sampai karena ulah kita Islam itu direndahkan dan tidak dimaui orang di sekitar kita, meski takdir di tangan Allah. Tapi sebaliknya, semua tingkah laku kita hendaknya menarik simpati masyarakat agar mereka mau memeluk agama Islam ini, agama para nabi dan rasul , meski -sekali lagi- hidayah di tangan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amirul Mukminin ‘Umar bin Khaththab ra., telah memberikan suri tauladan kepada kita, bahwa sebagai pemimpin tertinggi muslimin, ia sangatlah tinggi budi pekertinya. Dia amat ramah tamah dengan rakyatnya, meskipun non muslim. Sehingga karena budi pekertinya, seorang Yahudi masuk Islam dan mewaqafkan tanah sekaligus rumahnya untuk pembangunan masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya... memang itulah sifat insan beriman. Di manapun ia berada dan apapun jabatannya dia akan berusaha memberikan manfaat bagi orang di sekitarnya, di rumah sebagai orang tua atau anak, di sekolah sebagai murid atau guru, di tempat pengajian sebagai peserta atau pembicara, di tempat bekerja sebagai bos atau karyawan dan di manapun dia berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat, untuk menjadi insan beriman yang berbudi pekerti luhur alias berakhalaqul karimah sehingga selalu mendatangkan manfaat bagi masyarakat di sekitar kita, kita musti pelajari pedomannya. What is that? Sebagaimana ayat yang telah ane sebut di depan, Rasulullah sas. adalah orang yang sangat luhur budi pekertinya. Ummul Mukminin ‘Aisyah ra. berkata bahwa akhlaq Rasulullah adalah Al-Qur’an. Maka dengan itu, kita musti mempelajari Al-Qur`an dan menelusuri liku-liku kehidupan beliau yang tertuang dalam hadits-hadits beliau dan sirah nabawiyah, agar kita menjadi insan yang berbudi luhur alias berakhlaqul karimah dan berguna bagi masyarakat. Selamat berjuang!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-5998774681144423158?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/5998774681144423158/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=5998774681144423158' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/5998774681144423158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/5998774681144423158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2008/09/jadilah-seperti-pohon-kelapa.html' title='Jadilah Seperti Pohon Kelapa..!!!'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-7458861876160073009</id><published>2008-09-11T10:43:00.003+07:00</published><updated>2008-09-11T11:33:14.192+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><title type='text'>Muslimah Hebat Dambaan Umat</title><content type='html'>&lt;span style="color:#660000;"&gt;Menjadi perempuan adalah anugrah. Menjadi perempuan yang beriman dan berislam, itu jauh lebih indah lagi. Mau tahu kenapa? Karena menjadi perempuan muslimah itu merupakan sebuah berkah yang tidak dialami oleh semua perempuan di dunia. Dan berkah ini akan menjadi lebih sempurna ketika sebagai muslimah, kita menyadari akan keistimewaan ini. Kenapa bisa begitu? Karena ternyata di luar sana, banyak banget mereka yang mengaku dirinya muslimah namun masih bingung dengan jati dirinya sendiri. Mereka akhirnya berusaha mencari jawaban kebingungan itu dengan mengambil jalan lain yang nggak ada benernya sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan lain ini seringnya sok menjadi pahlawan kesiangan bagi perempuan sehingga seakan-akan perempuan sendiri merasa diistimewakan. Salah satunya adalah ide feminisme yang (katanya) memperjuangkan kesetaraan hak antara laki-laki dan perempuan. Tapi muslimah cerdas nggak bakal dong terjebak dengan ide yang jelas-jelas bertentangan dengan Islam ini. Sebab, bukannya menjadi mulia, feminisme justru membawa perempuan kepada keterpurukan yang makin parah dalam semua sendi kehidupan (tema ini akan dibahas khusus di edisi berikutnya, insya Allah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus, gimana dong supaya kamu, saya, dan kita semua bisa menjadi perempuan mulia dan hebat dunia-akhirat? Pasti dong ada langkah-langkah jitu untuk mencapainya. Ikuti terus yuk bahasannya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Muslimah itu harus cerdas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Poin ini selalu saya tujukan bagi perempuan siapa pun dia adanya dan di mana pun dia berada. Why? Karena perempuan cerdas itu indah. Ia nggak mudah dibohongi oleh apa pun atau siapa pun, baik oknum itu berupa sosok bernama laki-laki ataupun sosok bernama ideologi. Laki-laki di sini yang dimaksud adalah laki-laki yang nggak beriman dong. Karena kalo yang beriman, otomatis ia pasti memuliakan perempuan. Sedangkan sosok bernama ideologi utamanya kapitalisme dan sosialisme, akan mudah mempecundangi perempuan nggak cerdas dengan banyak cara. Eksploitasi perempuan adalah salah satunya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Perempuan cerdas nggak akan mudah terpesona dengan bujuk rayu nggak bermutu ini. Ia memahami bahwa kecerdasan perempuan itu bukan hanya aksesori semu di atas panggung semata. Perempuan cerdas itu terwujud dalam karya nyata. Ia berprestasi dalam bidang yang memang benar-benar memaksimalkan peran otak dan akal, bukan sekadar akal-akalan saja. Memang ada? Banyak malah. Tuh lihat aja kontes puteri atau miss apalah itu namanya, menjadikan otak alias brain sebagai pajangan asal pantas. Soalnya tanpa kriteria brain, si panitia takut kalo masyarakat akan menganggap lomba-lomba semacam itu hanya bisa mengandalkan tubuh seksi perempuan semata. Padahal mah kenyataannya iya banget. Naif banget kalo kamu masih percaya kecerdasan turut diperhitungkan dalam kontes semacam ini. Sumpeh deh lo!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Perempuan cerdas itu langsung terasa efeknya ke masyarakat. Selain mengukir prestasi dalam bentuk kemampuan akademis yang oke, kecerdasan pun bisa juga diraih dalam bentuk lain. Salah satunya adalah kecerdasan dalam menyikapi fakta yang tersaji di depan mata lalu berusaha menicarikan solusi cerdas atas semua masalah yang ada. Misalnya dalam menyikapi harga BBM yang semakin mahal. Perempuan cerdas langsung memahami bahwa itu semua terjadi gara-gara diterapkan sistem Kapitalisme yang jadi kiblat pemerintah saat ini. Negara menjadi macan ompong yang nggak mampu menjamin kesejahteraan rakyatnya. Negara cuma berperan sebagai pedagang untuk mengambil keuntungan sebanyak-banyaknya dengan dalih pengurangan subsidi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Sayangnya, sekolah yang ada saat ini sangat tidak mencerdaskan muridnya terutama kaum perempuan. Diperparah dengan liberalisasi pendidikan alias pemerintah sudah nggak mau bertanggung jawab terhadap pendidikan rakyatnya, jadilah sekolah-sekolah itu disulap menjadi barang mewah yang mahal dan tak terjangkau. Klop banget untuk menjadikan perempuan jauh dari kecerdasan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Tapi sebenarnya yang namanya kecerdasan, bisa ditempuh dan diasah dalam ranah kehidupan yang lain. Sekolah kehidupan internasional adalah solusinya. Apa itu? Yaitu sebuah sekolah yang menjadikan kurikulum universal sebagai materi pelajarannya, dengan standar Islam sebagai patokan. Laboratoriumnya juga canggih karena langsung terjun ke masyarakat tanpa harus nunggu program KKN yang biasa ada di perguruan tinggi. Muslimah jenis ini, sudahlah cerdas otaknya, cerdas pula empatinya. Top banget dah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Berakhlak mulia juga harus dong!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Non, selain cerdas, perempuan itu kudu berakhlak islami. Percuma aja punya kecerdasan kalo ternyata nggak bermoral dan akhlaknya rusak. Banyak banget tuh kejadian ayam kampus atau ayam abu-abu (sebutan untuk pelacur yang masih kuliah atau SMA) yang berotak brilian namun jangan ditanya soal akhlak. Mereka obral diri hanya demi gepokan rupiah. Tentu bukan seperti ini gambaran perempuan mulia dan hebat itu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Akhlak bisa ada pada diri perempuan bila ia beriman. Karena sesungguhnya standar akhlak sendiri adalah bagian dari syariat Islam dalam rangka menjalankan perintah Allah dan menjauhi laranganNya. Dan hal ini berkaitan banget dengan akidah yang dianut seseorang. Misal nih, kamu mempunyai akhlak dengan sifat jujur. Bukan semata-mata karena jujur itu baik, tapi seharusnya kamu sadar bahwa jujur itu baik karena Allah bilang jujur itu baik. Dan kalau Allah bilang itu baik maka itu artinya perbuatan itu akan memperolah nilai dan pahala di hadapanNya.&lt;br /&gt;Pada satu momen, ketika Allah bilang jujur nggak baik ya kita harus nurut bahwa jujur itu nggak baik. Ada tiga kondisi dalam Islam yang memperbolehkan seseorang untuk berlaku tidak jujur. Pertama adalah dalam hubungan suami istri untuk membahagiakan pasangan, kedua adalah dalam peperangan, dan ketiga adalah ketika mendamaikan dua orang yang bermusuhan. Jadi, dalam kejujuran pun standar yang kita pake jelas banget yaitu Islam saja. Hal ini berlaku juga untuk bentuk-bentuk akhlak lainnya semisal ramah, baik hati, tidak sombong, suka menabung, patuh pada orang tua dll (hihi, kayak dasadarma pramuka yah).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Kecantikan diri patut dijaga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Kecantikan adalah sebuah hal yang secara alami ada pada diri tiap perempuan. Yakinlah, tak ada istilah perempuan berparas buruk. Bila ada yang mempunyai pendapat seperti ini, sungguh pada saat yang sama ia telah menghina Allah Ta’ala yang menciptakan paras tersebut. Cantik atau jelek kan cuma masalah selera. Yang dianggap paras kurang cantik bagi orang Asia, eh….ternyata digandrungi sama orang bule di daratan Eropa sana. Eksotis, katanya…ciee.Terlepas dari itu semua, kecantikan yang ada pada diri perempuan kudu dijaga sebagai bentuk amanah kita pada Sang Pencipta. Menjaga kecantikan nggak harus ke salon tiap hari. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Merawat kecantikan nggak harus juga luluran merata ke seluruh tubuh biar kinclong, mandi berjam-jam karena harus memakai berbagai macam krim untuk tubuh, menikur en pedikur atau apa pun namanya yang jelas-jelas itu semua hanya menghamburkan uang dan waktu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Jangan sampai karena pedulinya kamu sama kecantikan sehingga membuat sebagian besar waktu dan uangmu habis untuk hal ini saja. Merawat kecantikan yang ideal itu sebetulnya adalah ketika tubuh kita bisa beraktivitas secara maksimal karena sehat. Percuma juga tubuh cantik bagai porselen kalo ternyata malas beraktivitas dengan dalih takut bedak luntur, misalnya. Percuma juga langsing kayak tiang listrik kalo penyakitan karena diet yang ketat.&lt;br /&gt;Intinya, mempertahankan kecantikan diri cukup dengan standar Islam saja yang sangat menyukai kebersihan. Mandi minimal dua kali sehari, sikat gigi teratur, jaga kebersihan rambut dan anggota tubuh yang lain juga.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Last but not least, kecantikan itu bagaimana pun bentuknya, standarnya kudu Islam saja. Percuma juga cantik kalo ternyata nggak menutup aurat. Percuma juga kulit mulus kalo ternyata nggak pernah sholat. Ih….naudzhubillah. Karena ternyata kecantikan hakiki itu adalah gabungan dari kecerdasan otak dan akhlak yang nantinya memancar pada sikap dan perilaku seseorang sebagai bukti ketaatan pada hukum syara’ yang telah ditetapkan aturannya oleh Allah Swt.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Adakah sosok idaman itu?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Hmm…pertanyaan yang nggak mudah untuk dijawab. Kalo saya mau angkat tangan, kesannya kok narsis banget (hehehe..). Biar adil, saya akan menunjuk seseorang lain yang memenuhi kriteria di atas itu. Seorang perempuan, yang pasti muslimah dong, cerdas, berakhlak bagus dan cantik. Ia kuliah di salah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia, jurusannya pun terkenal sangat sulit ditembus oleh orang yang berotak pas-pasan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Sampai di sini, jelas banget kalo muslimah ini punya otak dan kecerdasan di atas rata-rata. Tidak itu saja, pemahaman keislamannya pun top banget. Kalo saya mengatakan paham, itu beda dengan ‘tahu’. Artinya, ia mengamalkan Islam dengan maksimal. Ia ramah dan supel, baik hati, tidak sombong, suka menabung dan patuh pada orang tua. Hapalan al-Qurannya top, kemampuan bahasa Arab dan bahasa Inggrisnya juga oke.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Dari segi kecantikan, subhanallah. Ia dikaruniai Allah fisik yang sempurna. Nggak ada orang yang bilang ia jelek. Saya aja sesama cewek, juga ikut tersepona dengan kecantikanya yang inner dan outer itu. Apa inti dari ‘sharing’ saya ini? Maksudnya ingin saya tunjukkan bahwa sosok muslimah ideal dan idaman umat itu ada. Hanya saja ia ada dalam jumlah dan stok yang terbatas. Why?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Setangkai bunga yang indah akan tumbuh dengan sempurna bila tanah dan iklimnya bagus serta sesuai. Begitu juga dengan muslimah idaman umat. Sosok-sosok ini akan tumbuh bila iklim alias lingkungan yang ada mendukungnya untuk berkembang dengan sempurna. Tapi apa fakta yang ada? Sistem yang diberlakukan kepada kita saat ini sungguh iklim rusak yang penuh noda. Sekulerisme yang diterapkan saat ini meniadakan peran agama dalam kehidupan. Kapitalisme yang mendewakan materi sebagai sumber kebahagiaan hidup pun juga dipuja-puja.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Lihat tuh, para perempuan cantik yang seksi mengumbar aurat di tempat umum, teryata sholatnya rajin juga. Bahkan saya sempat terkecoh dengan salah satu teman yang ketika berangkat ke kampus berkerudung rapat padahal hari-hari biasanya nggak. Saya pun mengucapkan selamat padanya. Bukankah kebaikan itu harus disyukuri dan diucapkan selamat padanya agar berkesinambungan? Ternyata ia mengatakan bahwa berkerudungnya itu karena ia habis menghadiri rapat sebuah perkumpulan mahasiswa muslim. Ia menyebutnya fleksibel karena itu artinya ia bisa berada di mana-mana. Rapat tentang Islam oke yang itu artinya ia berbaju muslimah. Dugem pun ayo aja yang itu artinya pake baju buka-bukaan. Waduh, jadinya baju muslimah itu dipakai hanya sekedar dress code aja yah? Capee deh.. ngikutin jalan pikiran kayak elo!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Dari kedua sosok di atas, sudah bisa dipastikan bahwa contoh kedua-lah yang paling banyak ditemui di sekeliling kita. Islam tidak lagi diakui sebagai the way of life. Namun Islam hanya sebagai mode dan gaya yang kebetulan lagi tren. Apalagi diperparah dengan ide demokrasi yang sangat mengagungkan kebebasan berekspresi termasuk dalam hal pakaian, jadilah baju muslimah dianggap sebagai salah satu pilihan yang bisa dipilih suka-suka. Kalo suka ya dipake, kalo nggak ya dilipat aja dalam lemari. Waduh!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Nggak bisa dibayangkan wajah bangsa ini ke depan, bila perempuannya plin-plan kayak gini. Tapi sangat bisa diprediksi sehebat apakah suatu kaum apabila perempuannya sekaliber contoh pertama di atas. Dan itu telah dibuktikan oleh Islam yang gilang-gemilang selama 13 abad dengan kualitas perempuan yang mulia dan hebat. Kalo sudah ada bukti cemerlangnya peradaban dalam naungan Islam, so buat apa kita butuh peradaban lain semacam demokrasi dan Kapitalisme? Jadi, tak ada pilihan lain untuk menciptakan generasi muslimah hebat dambaan umat kecuali kita campakkan bersama-sama semua ide yang rusak dan merusakkan. Setuju? Akur dong! &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-7458861876160073009?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/7458861876160073009/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=7458861876160073009' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/7458861876160073009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/7458861876160073009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2008/09/muslimah-hebat-dambaan-umat.html' title='Muslimah Hebat Dambaan Umat'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1006472226207556932.post-4517375600160074857</id><published>2008-09-09T15:43:00.000+07:00</published><updated>2008-09-09T15:46:16.674+07:00</updated><title type='text'>WELCOME</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"Rasulullah senantiasa berwajah ceria, beliau pernah besabda, "Janganlah terlalu membebani jiwamu dengan segala kesungguhan hati. Hiburlah dirimu dengan hal-hal yang ringan dan lucu, sebab bila hati terus dipaksakan memikul beban-beban yang berat, ia akan menjadi buta"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1006472226207556932-4517375600160074857?l=al-khansa94.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-khansa94.blogspot.com/feeds/4517375600160074857/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1006472226207556932&amp;postID=4517375600160074857' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/4517375600160074857'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1006472226207556932/posts/default/4517375600160074857'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-khansa94.blogspot.com/2008/09/welcome.html' title='WELCOME'/><author><name>Ratna '08</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05649867473803788892</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_cuIyJctS6Cw/ShJAtDSGspI/AAAAAAAAADY/JeyML19KHSE/S220/Copy+of+Iman+Mutiara+Hati1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
